My WordPress Blog
Bisnis  

Pemilik Rokok HS yang Kecelakaan Bersama Istri Dianugerahi Penghargaan Alumni Peduli

Kecelakaan Maut yang Melibatkan Bos Rokok HS

Seorang bos rokok HS, Muhammad Suryo, mengalami kecelakaan serius bersama istrinya di jalanan Yogyakarta. Dalam kejadian tersebut, Suryo dalam kondisi kritis sementara istrinya meninggal dunia di tempat kejadian.

Kecelakaan terjadi antara motor Harley Davidson yang dikendarai oleh Suryo dan istrinya, Anis Syarifah, dengan kendaraan Jupiter MX. Informasi mengenai kejadian ini beredar luas di media sosial. Salah satu unggahan yang viral adalah dari akun @Andreli_48 di Instagram.

Menurut keterangan seorang saksi bernama Pratman, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Awalnya, Muhammad Suryo mengendarai motor Harley Davidson dari arah timur menuju barat, sedangkan pengendara Jupiter MX yang belum diketahui identitasnya ingin menyeberang dari arah selatan ke utara.

“Harley-nya mau nyalip kendaraan di depannya (ambil kanan). Korban (Jupiter MX) dari selatan mau nyeberang, langsung ketabrak. Anak kecilnya (penumpang Jupiter MX) langsung terlempar ke selokan,” tulis Pratman dalam unggahannya.

Benturan yang sangat keras menyebabkan pembonceng Harley jatuh dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS Rizki Amalia. Sementara itu, Suryo dalam kondisi kritis dan dirujuk ke RS Jogjakarta International Hospital (JIH).

Sedangkan korban lainnya, pengendara Jupiter MX dan anaknya, mengalami luka patah kaki dan dirawat di RSUD Wates, Kulon Progo.

Penghargaan Alumni Peduli

Meskipun tengah menghadapi cobaan hidup, Muhammad Suryo menerima penghargaan alumni peduli dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Penghargaan diberikan saat perayaan Dies Natalis ke-67 pada Sabtu malam (13/12/2025).

Penghargaan diberikan karena Suryo dinilai peduli pada pembangunan nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan dukungan terhadap kegiatan UPN. Rektor UPN Jogjakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, memberikan penghargaan tersebut secara langsung.

“Alumni yang malam ini mendapatkan penghargaan kategori Alumni Peduli adalah mas Suryo (Muhammad Suryo). Kami menyampaikan terimakasih atas dedikasinya pada masyarakat dan pada UPN,” ujar Mohamad Irhas.

Suryo merasa tidak menyangka bisa menerima penghargaan tersebut. Ia mengingat bagaimana masa kuliahnya dulu yang sangat sederhana. “Saya tidak menyangka dapat penghargaan ini, karena dulu saat kuliah itu saya hanya mahasiswa biasa. Bahkan termasuk mahasiswa kategori kere yang untuk kuliah dan hidup sehari-hari sangat susah,” ucap Suryo seusai menerima penghargaan.

Perjalanan Hidup Suryo

Perjalanan hidup Suryo sangat sederhana. Ia merantau dari Bengkulu ke Yogyakarta pada tahun 2002. Saat itu, ia tinggal di kos-kosan berukuran 3×3 meter bersama tiga orang. Tidur beralaskan karpet karena tidak mampu membeli kasur. Untuk berangkat ke kampus, ia hanya mampu naik bus dan angkutan umum.

Selain bekerja paruh waktu sebagai penjual air galon isi ulang dan sopir rental, Suryo juga menjalani berbagai pekerjaan sambilan untuk bertahan hidup.

Saat ini, bisnis Suryo mencakup berbagai bidang seperti rokok HS, konstruksi, perkebunan, pertambangan, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya. Perusahaan ini memiliki lebih dari 3.000 karyawan dan menargetkan penambahan 10.000 karyawan baru di pabrik rokok HS pada 2026.




Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *