Uya Kuya Menanggapi Tudingan Mengenai Dapur MBG
Uya Kuya, yang dikenal sebagai tokoh publik dan anggota Komisi IX DPR RI, menanggapi tudingan bahwa dirinya memiliki 750 dapur MBG. Informasi ini muncul dari unggahan di media sosial yang viral, termasuk di akun Instagram @panglimarakyatkonoha. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Uya Kuya mengelola ratusan dapur program pemerintah tersebut.
Selain jumlah dapur, unggahan itu juga menyertakan kutipan palsu yang seolah-olah berasal dari mulut Uya Kuya. Kutipan tersebut berbunyi, “MBG itu investasi jangka panjang untuk menuju Indonesia emas.” Informasi seperti ini memicu reaksi negatif dari netizen, terutama karena adanya kesan bahwa Uya Kuya meraup miliaran rupiah dalam sehari.
Beberapa unggahan lainnya menampilkan foto wajah Uya Kuya yang disandingkan dengan latar belakang aktivitas dapur penyiapan makanan. Tulisan yang menyertai foto tersebut menyatakan, “Uya Kuya dengan 750 dapur MBG. 750 × 6.000.000 = 4.500.000.000. Jadi hasilnya 4,5 miliar per hari. Nikmat mana lagi yang kalian dustakan!?”
Tuduhan ini dianggap sebagai fitnah oleh Uya Kuya sendiri. Ia langsung merespons dengan meninggalkan komentar tegas di akun tersebut. “Masih jaman bikin berita HOAX bos? HOAX dan FITNAH nih,” tulisnya.
Langkah Hukum yang Diambil
Tidak puas hanya dengan komentar, Uya Kuya memilih jalur hukum untuk menuntut pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu. Sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang berlatar belakang selebritas, ia melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut telah resmi diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada Sabtu (18/4/2026). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi adanya laporan yang dibuat oleh legislator tersebut terkait dugaan pelanggaran hukum di ruang digital.
“Ya benar (Uya Kuya membuat laporan) penyebaran berita bohong,” kata Budi Hermanto saat dihubungi, Minggu (19/4/2026).
Merasa Dirugikan oleh Narasi Hoaks
Berdasarkan uraian dalam laporan polisi, Uya Kuya menyatakan bahwa sejumlah akun sengaja mengunggah foto dirinya yang telah diedit dan dibumbui narasi menyesatkan mengenai kepemilikan ratusan dapur MBG. Ia menilai informasi tersebut adalah hoaks murni yang sangat merugikan nama baiknya dan berpotensi memicu disinformasi di tengah masyarakat luas.
Langkah hukum ini diambil guna memberikan efek jera sekaligus menjaga integritas program nasional yang tengah berjalan. “Atas kejadian itu, korban merasa dirugikan dan mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” bunyi penggalan uraian laporan polisi tersebut.
Penyelidikan oleh Pihak Kepolisian
Kasus ini kini tengah didalami oleh pihak kepolisian untuk mengidentifikasi pemilik akun-akun yang menyebarkan konten bermuatan berita bohong tersebut. Penyelidikan ini dilakukan guna memastikan keadilan dan menegakkan hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu.
Dengan langkah-langkah yang diambil, Uya Kuya menunjukkan komitmennya untuk melindungi reputasinya serta menjaga kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah yang sedang berjalan.











