Prestasi Bank Sumut di BIFA 2025 dan Tantangan Berikutnya
Penghargaan yang diraih oleh Bank Sumut dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2025 tidak hanya sekadar kemenangan dalam kompetisi. Penghargaan ini memiliki makna yang lebih dalam, yaitu harapan besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Sumatera Utara. Pencapaian ini layak disyukuri, tetapi juga menjadi awal dari tantangan baru yang harus dihadapi.
Bank Sumut, sebagai bank daerah dengan visi agresif, telah membuktikan kemampuannya dalam mengembangkan inovasi produk dan layanan yang mendukung UMKM. Dengan predikat “Regional Development Bank with Product Service Innovation for MSMEs”, Bank Sumut menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memberikan dukungan nyata kepada pelaku usaha lokal.
Tantangan di Masa Depan
Tantangan yang dihadapi Bank Sumut bukanlah hal mudah. Kepemimpinan perbankan harus mampu menjawab harapan pelaku UMKM yang semakin tinggi. Mereka menantikan program-program baru yang lebih inovatif, kreatif, dan mutakhir. Hal ini sejalan dengan upaya Bank Sumut untuk tetap menjadi bank yang peduli terhadap UMKM.
Di tahun 2026, Bank Sumut akan menghadapi tantangan yang lebih berat. Perlu adanya program-program segar yang dapat memastikan konsistensi dalam pemberdayaan UMKM. Program-program tersebut harus mampu membangun ekosistem digital yang kuat, sehingga pelaku usaha bisa bersaing secara global.
Digitalisasi dan Literasi Keuangan
Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan UMKM. Bank Sumut harus mampu memperkuat aspek digitalisasi, termasuk pendampingan dalam penggunaan teknologi informasi. Misalnya, Bank Sumut telah meluncurkan aplikasi mobile banking bernama New SUMUT Mobile yang dilengkapi fitur-fitur seperti:
- Pocket untuk manajemen rekening
- Top up e-wallet
- QRIS
- Fitur keamanan seperti fingerprint, password, dan perlindungan data transaksi hingga dua tahun
Fitur-fitur ini sangat penting karena nasabah sering khawatir tentang keamanan data mereka saat menggunakan layanan digital. Ancaman seperti skimming atau penipuan melalui tautan palsu masih menjadi ancaman nyata. Untuk mengatasi ini, Bank Sumut bekerja sama dengan PT Multipolar Technology Tbk untuk memperkuat sistem keamanan melalui modul Fraud Detection System (FDS). Sistem ini memberikan notifikasi real-time kepada nasabah melalui email, Telegram, atau WhatsApp.
Kolaborasi sebagai Kunci Sukses
Kolaborasi menjadi senjata utama dalam menciptakan strategi yang efektif. Gubernur Sumut Bobby Nasution telah menggaungkan slogan “Kolaborasi Sumut Berkah”. Formasi antara perbankan, pelaku UMKM, dan pemerintah bisa menjadi kunci sukses dalam mengembangkan produk UMKM ke pasar global.
Dalam ilustrasi catur, pelaku UMKM bisa ditempatkan di e4, perbankan di d3, dan pemerintah di c2. Strategi ini menciptakan pertahanan yang kuat dan memungkinkan produk UMKM berkembang dengan aman dan percaya diri.
Harapan untuk Masa Depan
Bank Sumut harus tetap konsisten dalam menjaga prestasi di sektor UMKM. Dengan perubahan jajaran direksi di awal tahun, Bank Sumut memiliki kesempatan untuk memperkuat lini bisnis, mempercepat digitalisasi, dan meningkatkan kualitas layanan. Semoga pada tahun 2026, Bank Sumut tetap menjadi mitra yang andal bagi pelaku UMKM di Sumatera Utara.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











