–
Perkembangan properti kini tidak lagi hanya sekadar membangun bangunan, tetapi menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Dengan meningkatnya risiko iklim, urbanisasi yang pesat, dan tekanan terhadap sumber daya alam, pengembangan properti harus berfokus pada pembangunan komunitas yang tangguh, inklusif, dan selaras dengan ekosistem. Hal ini membutuhkan tata kelola yang kuat, solusi berbasis alam, serta perencanaan jangka panjang agar mampu bertahan dan berkembang di masa depan.
Di Asia ESG Summit 2025, Sime Darby Property (SDP) memperkenalkan strategi pembangunan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). Visi tersebut disampaikan oleh Dr. Yasmin Rasyid, General Manager Sustainability Sime Darby Property, dalam forum Asia ESG Summit 2025. Dalam pidato utamanya berjudul “Fostering Resilient Communities: The Sime Darby Property Approach”, Yasmin menyoroti bahwa hampir 70% dari proyeksi populasi dunia yang mencapai sembilan hingga sepuluh miliar jiwa akan tinggal di kota pada 2025. Perubahan demografis ini menuntut perluasan perkotaan besar-besaran untuk menampung ratusan juta penduduk baru.
“Trajektori ini akan menempatkan tekanan luar biasa pada pusat-pusat metropolitan,” ujar Yasmin. Sektor properti sebagai konsumen besar semen, baja, dan energi, berada di tengah tantangan ini. Industri ini memiliki tanggung jawab penting untuk secara agresif mengelola penggunaan air dan mengurangi emisi karbon. Sebuah tantangan besar bagi sektor properti untuk merancang kota yang berkelanjutan sejak awal.
Menempatkan tata kelola di pusat keberlanjutan
Perubahan iklim dan urbanisasi cepat menuntut pendekatan baru dalam pembangunan perkotaan. Dr. Yasmin Rasyid menegaskan bahwa tata kelola (governance) adalah motor penggerak utama keberlanjutan. Tanpa kepemimpinan dan tata kelola yang kuat, agenda lingkungan dan sosial tidak akan berjalan konsisten. ESG harus diintegrasikan sejak perencanaan, bukan dipasangkan belakangan.
Pendekatan SDP menempatkan “G” sebagai fondasi memastikan keputusan strategis, pengelolaan risiko, dan kebijakan jangka panjang selaras dengan tujuan lingkungan dan sosial.
Merancang kota yang tangguh: contoh konkret dari lapangan
SDP tidak hanya berbicara secara teori saja. Dalam beberapa proyek, perusahaan menerapkan desain yang menambah ketahanan sekaligus kualitas hidup warga. Risiko banjir, cuaca ekstrem, dan tekanan terhadap sumber daya alam dipertimbangkan sejak tahap desain awal. Salah satu contoh konkritnya yakni Bandar Bukit Raja Town Park yang selain menjadi ruang terbuka hijau, juga berfungsi sebagai retensi air skala besar untuk mengurangi risiko banjir di musim hujan, yang mampu menampung hingga 50.000 meter kubik air saat hujan lebat.
“Solusi berbasis alam harus dibangun sejak awal, bukan ditambahkan kemudian. Risiko iklim kini menjadi salah satu perhatian tertinggi bagi bank dan investor,” ujar Yasmin, sambil menyorot penggunaan pemodelan iklim dan alat ilmu perairan oleh SDP untuk menilai kerentanan di seluruh kawasan, melindungi baik warga maupun lingkungan.
Koridor Keanekaragaman Hayati Perkotaan Elmina di City of Elmina, proyek restorasi sungai yang memulihkan konektivitas habitat satwa di kawasan urban. Program penanaman dan pemantauan lebih dari puluhan spesies pohon asli yang membantu memulihkan habitat dan memperbaiki kualitas hidup lingkungan setempat.
Langkah-langkah ini menunjukkan bagaimana solusi berbasis alam (nature-based solutions) dapat dimasukkan dalam masterplan kawasan untuk mitigasi iklim dan manfaat sosial.
Keanekaragaman hayati sebagai aset, bukan biaya
Sime Darby Property memandang pelestarian alam sebagai nilai strategis bukan sekadar biaya operasional. Alih penggunaan lahan terdegradasi (contohnya seperti bekas perkebunan) dan restorasi habitat menjadi pilihan untuk meminimalkan dampak ekologis sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan. Keterlibatan komunitas melalui program edukasi menjadi kunci agar manfaat pelestarian terjaga secara berkelanjutan.
“Nilai sejati keanekaragaman hayati baru terlihat jika komunitas ikut terlibat,” tambah Yasmin.
Menyatukan profit dan purpose: perspektif lintas generasi
SDP mengadopsi prinsip People-Profit-Purpose, merancang kawasan dengan horizon 3-4 generasi. Model ini memastikan bahwa pengembalian finansial tidak dipisahkan dari tanggung jawab sosial dan lingkungan, melahirkan aset yang tahan guncangan baik secara ekonomi maupun ekologis. Yasmin bersikap realistis mengenai fondasi keberlanjutan: “Keberlanjutan tidak berjalan hanya dengan sinar matahari dan udara segar. Perusahaan harus menguntungkan, tetapi keuntungan itu juga harus dialokasikan untuk membangun komunitas yang lebih kuat.”
Pelajaran utama bagi Indonesia dan pengembang lokal
Apa artinya bagi Indonesia dan pengembang lokal? Pelajaran utama yang bisa diambil pelaku properti dan pemerintah daerah di Indonesia adalah:
- Integrasikan tata kelola ESG sejak desain masterplan;
- Gunakan solusi berbasis alam untuk mitigasi risiko iklim;
- Libatkan komunitas sejak dini untuk menjaga keberlanjutan jangka panjang;
- Anggap keanekaragaman hayati sebagai aset strategis yang menambah nilai properti.
Model SDP dapat menjadi referensi adaptif bagi proyek-proyek di kawasan tropis dengan tantangan serupa: urbanisasi cepat, banjir, dan tekanan terhadap sumber daya alam.
Menjadi Tolok Ukur Kota Berkelanjutan di Asia
Asia ESG Summit 2025 menegaskan bahwa upaya keberlanjutan yang paling efektif adalah yang menggabungkan kebijakan, teknologi, dan partisipasi masyarakat. Sime Darby Property mencontohkan bahwa dengan tata kelola yang baik, investasi hijau tidak hanya mungkin, tetapi juga menguntungkan.
“Tujuan kami sederhana,” kata Yasmin. “Membangun ruang di mana manusia dan alam hidup berdampingan, dan di mana generasi mendatang dapat berkembang.” Tambahnya. Bukan sekadar membangun properti, SDP membangun ekosistem hidup di mana manusia dan alam dapat tumbuh berdampingan. Sebuah model kota masa depan yang tidak hanya menjawab tantangan hari ini, tetapi juga menjaga warisan bagi generasi mendatang.
Ingin tahu lebih jauh tentang praktek dan proyek SDP? Kunjungi situs resmi Sime Darby Property untuk studi kasus dan inisiatif keberlanjutan:
https://www.simedarbyproperty.com











