My WordPress Blog

Kaget! Keluarga Tak Menyangka Toni Meninggal dalam Kecelakaan di Semparuk

Kehilangan yang Mendalam

Kepulangan Toni, korban kecelakaan di Jalan Raya Geresik, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya. Salah satu keponakan korban, Zubair, mengungkapkan rasa sedih dan keterkejutan yang dialaminya setelah mengetahui kabar tersebut.

Pengalaman Zubair Saat Mengetahui Kecelakaan

Zubair menceritakan bagaimana ia langsung menuju RS Pemangkat setelah mendapat kabar dari istri korban. Ia mengatakan bahwa saat itu, ia hanya mengira kondisi korban dalam keadaan baik-baik saja. Namun, ketika tiba di rumah sakit, ia merasa terkejut karena korban telah meninggal dunia akibat luka parah di kepala.

“Awalnya saya kira kondisinya biasa-biasa saja jadi saya langsung menuju Rumah Sakit Pemangkat. Ternyata saat saya sampai di rumah sakit, beliau sudah meninggal karena luka parah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan ke rumah sakit dilakukannya dengan mobil karena kondisi hujan yang lebat. Zubair mengaku datang ke rumah sakit selepas salat Dzuhur. Ia menyebutkan bahwa korban memiliki luka goresan di tubuhnya, terutama di bagian kepala yang cukup parah dan mengeluarkan darah.

Kronologi Kecelakaan

Menurut keterangan Zubair, korban Toni berkendara bersama temannya, namun menggunakan sepeda motor yang berbeda. Korban awalnya berada di belakang temannya dari arah Singkawang menuju Tekarang. Di Jalan Raya Geresik, korban tiba-tiba menyalip temannya. Dari depan muncul mobil putih yang hendak menyalip bis dari arah berlawanan.

“Temannya itu posisinya di belakang dia pakai motor sendiri. Tiba-tiba korban ini menyalip temannya dan tak terasa dari depan juga ada mobil yang sedang melintas nyalip untuk nyalip bis,” katanya.

Zubair menduga bahwa korban kaget lalu mengerem mendadak hingga tergelincir. Akibatnya, korban jatuh di tengah jalan dan tertabrak mobil putih. Mobil putih itu kemudian terpental dan tertabrak bis lagi, sehingga kejadian tersebut menjadi lebih parah.

Sosok Toni yang Baik

Selain menceritakan kronologi kecelakaan, Zubair juga mengungkapkan sosok Toni sebagai pribadi yang baik. Menurutnya, Toni adalah sosok yang sangat baik di mata keluarga. Ia juga menjelaskan bahwa Toni selalu menjaga ibadah meskipun bekerja sebagai tukang kayu.

“Walaupun pekerjaannya tukang sinsaw kayu, menebang kayu, tapi dia tetap menjaga salat. Bahkan anak-anaknya ini lulusan pesantren, pondok, anaknya juga Hafizah,” ujarnya.

Zubair juga menyebutkan bahwa anak Toni yang sedang menempuh pendidikan di pesantren sudah datang diantar oleh pihak pondok. Ia mengaku sangat kehilangan sosok Toni yang selalu memberi contoh baik kepada keluarga.

Kehidupan Toni yang Berarti

Toni juga dikenal sebagai orang yang bertanggung jawab dan suka membantu sesama. Menurut Zubair, Toni sering membawa madu dari tempat kerjanya di Putussibau untuk dibagikan kepada keluarga.

“Dia biasa kerja ke Putussibau membawa madu balik dari sana. Dia bawakan saya madu, saya sering dikasihnya. Sosok yang bertanggung jawab untuk keluarga,” ujarnya.

Selain itu, Toni juga aktif dalam pembangunan masjid dan surau. Zubair menegaskan bahwa Toni merupakan sosok yang gigih dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan keagamaan.



Semoga informasi ini bermanfaat.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *