My WordPress Blog

10 pasangan tidak sah ditangkap di kamar penginapan, polisi lakukan razia dini hari

Operasi Penertiban di Dramaga, 10 Pasangan Non-Pasutri Diamankan

Pada dini hari Minggu (12/4/2026), aparat kepolisian dari Polsek Dramaga melakukan operasi penertiban di wilayah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang bertujuan untuk menangani berbagai bentuk penyakit masyarakat.

Penggerebekan di Penginapan Diduga Jadi Tempat Keluar-Masuk Pasangan Bukan Suami Istri

Selama operasi tersebut, petugas menggerebek sebuah penginapan yang diduga sering menjadi lokasi keluar-masuk pasangan bukan suami istri. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 10 pasangan non-pasutri diamankan saat sedang berada di dalam kamar penginapan.

Kapolsek Dramaga, Iptu AM Zalukhu, menjelaskan bahwa razia dilakukan setelah menerima laporan dari warga yang merasa resah terhadap aktivitas mencurigakan di penginapan tersebut. “Penggerebekan ini berdasarkan aduan masyarakat yang melihat seringnya pasangan bukan suami istri keluar masuk penginapan itu. Menindaklanjuti laporan tersebut, kami langsung melakukan pemeriksaan,” ujar Zalukhu.

Penyelidikan Lebih Lanjut dan Pemeriksaan Terhadap Aktivitas Terlarang

Operasi ini tidak hanya fokus pada pasangan non-pasutri, tetapi juga mengantisipasi peredaran minuman keras, narkotika, dan obat-obatan terlarang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan unsur gabungan seperti personel dari pos militer setempat serta pihak kecamatan.

Saat penggerebekan berlangsung, petugas menemukan 10 pasangan di dalam kamar penginapan. Mereka berasal dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar wilayah Bogor. Rinciannya adalah dua pasangan dari Dramaga, dua pasangan dari Kemang, tiga pasangan dari Ciampea, satu pasangan dari Bekasi, serta dua pasangan lainnya dari Jakarta.

Seluruh pasangan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Dramaga untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan rekaman video yang beredar, para pasangan terlihat hanya bisa tertunduk saat digiring oleh petugas. Beberapa di antaranya tampak menutupi wajah dengan masker maupun kerudung.

Pembinaan dan Surat Pernyataan

Di kantor polisi, para pasangan diberikan pembinaan serta diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penegakan norma sosial sekaligus upaya preventif dari kepolisian.

“Setelah dilakukan pendataan dan pembinaan, mereka membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Selanjutnya kami kembalikan kepada keluarga masing-masing,” jelas Zalukhu.

Komitmen Polisi dalam Menjaga Ketertiban Masyarakat

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di wilayah Dramaga. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan aktivitas yang meresahkan di lingkungan sekitar.

Razia ini menjadi salah satu bentuk respons cepat aparat terhadap keluhan warga, sekaligus menunjukkan komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *