My WordPress Blog
Bisnis  

IHSG Siap Naik, BMRI hingga ANTM Jadi Pilihan Top

Perkembangan IHSG dan Prediksi Analis

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Rabu (12/11) menunjukkan potensi perbaikan setelah sebelumnya mengalami penurunan sebesar 0,29% menjadi 8.366. Penurunan ini disertai dengan tekanan jual yang cukup tinggi. Namun, beberapa analis memprediksi bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk kembali menguat dalam waktu dekat.

Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas Indonesia menyatakan bahwa IHSG berpotensi naik ke rentang area 8.487–8.539. Ia menyarankan para investor untuk memperhatikan area 8.279–8.332 sebagai titik koreksi berikutnya. Menurutnya, level support terletak di 8.332 dan 8.276, sementara resistance terdekat berada di 8.488 dan 8.532.

Pengertian Support dan Resistance

Support adalah area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada suatu waktu. Ketika harga menyentuh level ini, biasanya akan kembali naik karena daya beli saham meningkat. Sebaliknya, resistance merupakan tingkat harga saham yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya terjadi aksi jual besar-besaran hingga laju kenaikan harga terhambat.

Rekomendasi Saham oleh MNC Sekuritas

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi “buy on weakness” untuk beberapa saham. Contohnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) direkomendasikan untuk dibeli dalam rentang harga Rp 4.430–Rp 4.640 dengan target harga di Rp 4.740–Rp 4.940. Level stop loss diberikan di bawah Rp 4.350.

Sementara itu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) disarankan untuk dibeli pada area Rp 3.250–Rp 3.500 dengan target harga Rp 3.640–Rp 3.870. Stop loss ditetapkan di bawah Rp 3.120. Untuk PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), rekomendasi adalah speculative buy pada level Rp 2.790–Rp 2.870 dengan target harga Rp 3.060 dan Rp 3.220. Stop loss diberikan jika harga turun di bawah Rp 2.740.

Prediksi Henan Putihrai Sekuritas

Henan Putihrai Sekuritas menyebut bahwa IHSG berpotensi mengalami technical rebound di kisaran 8.350–8.420. Fokus mereka adalah pada saham-saham teknologi dan perbankan tertentu (selective banking plays). Sentimen global dinilai netral menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat, sedangkan pasar domestik masih didukung oleh narasi window dressing rally menjelang akhir tahun.

Rekomendasi dari Henan Putihrai meliputi PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang direkomendasikan untuk dibeli di atas Rp 1.115 dengan target harga Rp 1.185–Rp 1.215 dan stop loss di Rp 1.045. Selain itu, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) juga direkomendasikan untuk dibeli di atas Rp 150 dengan target harga Rp 164–Rp 172 dan stop loss di Rp 130.

Pandangan Phintraco Sekuritas

Berbeda dengan riset lainnya, Phintraco Sekuritas menilai bahwa pergerakan IHSG masih berpotensi terkoreksi hari ini. Mereka memprediksi bahwa indikator Stochastic RSI membentuk death cross di area overbought. Kondisi ini diperkuat oleh meningkatnya volume penjualan serta pergerakan garis Accumulation/Distribution (A/D) yang menunjukkan distribusi saham.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham seperti PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Gozco Plantation Tbk (GZCO), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).

Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *