radaryogya.com – MANADO – Pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang cerdas menjadi krusial. Edukasi juga literasi keuangan bertajuk POV (Point of View) Generasi Cerdas Atur Keuangan Digital diselenggarakan guna memberikan wawasan terhadap generasi muda di mengatur keuangan secara lebih banyak bijak dan juga bertanggung jawab.
Acara ini menghadirkan narasumber dari bidang keuangan digital , termasuk Evita Soetjoadi, Director of Tokoscore (PT Semangat Digital Bangsa), dan juga Rahmat Adrian, Head of Regulatory & Compliance Easycash (PT Indonesia Fintopia Technology). Dalam diskusi yang tersebut interaktif, keduanya menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi finansial dengan bijak dan juga memahami sistem ekologi keuangan digital secara menyeluruh.
“Edukasi keuangan digital sangat penting, khususnya bagi generasi muda yang digunakan semakin terhubung dengan berbagai layanan keuangan berbasis teknologi. Memahami cara mengatur keuangan dengan baik akan membantu mereka pada mengambil langkah finansial yang dimaksud lebih lanjut cerdas dan juga aman,” kata Evita Soetjoadi, Hari Jumat (14/2/2025).
Rahmat Adrian menghadirkan penduduk lebih banyak memahami faedah dan juga risiko dari layanan keuangan digital. Dengan pengetahuan yang mana cukup, diharapkan bisa jadi memanfaatkannya secara optimal untuk mengupayakan keinginan finansial dia tanpa terjebak pada praktik yang mana merugikan.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan, acara ini juga menekankan pembaharuan terminologi dari “Pinjol” menjadi “PINDAR” (Pinjaman Daring). Hal ini sesuai dengan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).
Langkah ini bertujuan meningkatkan pemahaman publik terhadap layanan pinjaman berbasis teknologi yang mana legal kemudian terdaftar secara resmi. Acara ini mendapat sambutan antusias dari partisipan yang digunakan terdiri dari siswa dan juga publik umum.
Mereka ingin memahami lebih tinggi di tentang pengelolaan keuangan digital yang digunakan sehat melalui diskusi sama-sama para ahli kemudian praktisi di dalam bidang fintech juga ekosistemnya. Dengan edukasi yang digunakan berkelanjutan, diharapkan generasi muda semakin siap menghadapi tantangan keuangan di dalam era digital.









