Perkenalan Identitas Visual Baru dan Komitmen Keamanan Jetour Indonesia
Jetour Indonesia resmi memperkenalkan evolusi identitas visual mereknya sekaligus mengumumkan komitmen untuk mendukung keamanan konsumen menjelang musim mudik Lebaran 2026. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat eksistensinya di pasar otomotif nasional melalui filosofi Travel+, yang menekankan semangat eksplorasi dan perjalanan.
Penyegaran identitas visual ini menampilkan monogram baru bertuliskan “JT” dengan desain modern. Logo tersebut terinspirasi dari karakter Tiongkok “行” (xing) yang memiliki makna melangkah maju dalam perjalanan. Filosofi tersebut menggambarkan visi Jetour sebagai merek otomotif yang lahir dari semangat mobilitas, serta ingin mendukung konsumen untuk menjelajahi berbagai pengalaman baru di setiap perjalanan.
President Director PT Jetour Sales Indonesia, Caroline Ling, menyampaikan bahwa pembaruan identitas visual ini merupakan bagian dari komitmen global perusahaan untuk terus berinovasi. Inspirasi dari karakter tersebut mencerminkan visi Jetour sebagai merek otomotif yang lahir dari semangat perjalanan.
Identitas visual baru ini nantinya akan diterapkan secara bertahap pada berbagai aspek perusahaan, mulai dari unit kendaraan terbaru, jaringan diler, hingga platform digital resmi Jetour.
Filosofi Travel+ dan Strategi Merek
Melalui evolusi identitas visual tersebut, Jetour ingin memperkuat pendekatan merek yang berfokus pada gaya hidup perjalanan. Konsep Travel+ yang diusung perusahaan tidak hanya menempatkan kendaraan sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman eksplorasi. Jetour menilai bahwa konsumen Indonesia memiliki minat tinggi terhadap gaya hidup petualangan, baik untuk perjalanan jarak jauh, wisata keluarga, maupun eksplorasi berbagai destinasi baru.
Dengan identitas merek yang lebih modern dan dinamis, perusahaan berharap dapat membangun hubungan emosional yang lebih kuat dengan para pelanggan di Indonesia.
Jetour T2 Tunjukkan Ketangguhan Struktur Bodi
Selain memperkenalkan identitas visual baru, Jetour Indonesia juga menyoroti ketangguhan salah satu model andalannya, yaitu Jetour T2. SUV ini dibangun menggunakan struktur hardtop cage body monocoque yang memanfaatkan material baja berkekuatan tinggi hingga 80 persen.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kendaraan yang diproduksi Jetour. Bagi Jetour, safety bukan sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi fondasi utama.
Struktur rangka kendaraan tersebut diklaim memiliki kemampuan menahan beban statis hingga 300 kilogram serta kekakuan torsi mencapai 31.000 Nm per derajat. Kekuatan ini memberikan stabilitas yang lebih baik bagi kendaraan saat melintasi berbagai kondisi jalan, termasuk perjalanan jarak jauh selama musim mudik.
Fitur Keselamatan dan Teknologi Canggih
Jetour T2 juga dibekali berbagai teknologi modern yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan serta kenyamanan berkendara. Salah satu fitur unggulan adalah 540° Jetour Surround Vision, yang menghadirkan tampilan visual menyeluruh di sekitar kendaraan. Teknologi ini bahkan dilengkapi tampilan sasis transparan, sehingga pengemudi dapat memantau kondisi di bawah kendaraan secara real-time ketika bermanuver di area sempit atau medan yang sulit.
Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi wading radar yang mampu mendeteksi kedalaman air secara akurat. Fitur tersebut memungkinkan Jetour T2 melintasi genangan air hingga 700 mm, didukung dengan ground clearance setinggi 220 mm yang membuatnya lebih siap menghadapi berbagai kondisi jalan.
Di sektor keselamatan aktif, Jetour T2 menggunakan ADAS Bosch Suite yang menghadirkan sistem bantuan pengemudi level dua. Teknologi ini memanfaatkan radar generasi kelima serta kamera generasi ketiga untuk menjaga jarak aman kendaraan serta membantu menjaga stabilitas selama berkendara.
Tantangan Perjalanan Mudik di Indonesia
Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, turut memberikan pandangannya mengenai tantangan perjalanan mudik di Indonesia. Menurutnya, perjalanan mudik memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena volume kendaraan yang sangat besar serta durasi perjalanan yang panjang.
Jika melihat karakter perjalanan mudik di Indonesia, tantangan utamanya adalah volume kendaraan yang sangat besar dalam waktu bersamaan serta durasi perjalanan yang panjang. Ia menambahkan bahwa banyak pemudik harus menempuh perjalanan ratusan bahkan ribuan kilometer tanpa jeda yang cukup, sehingga meningkatkan risiko kelelahan.
Selain itu, kondisi jalan yang beragam, mulai dari jalan tol hingga jalan pedesaan, juga menuntut kesiapan kendaraan dan pengemudi agar perjalanan tetap aman.
Program Free Check-Up untuk Konsumen
Menjawab kebutuhan tersebut, Jetour Indonesia meluncurkan program free check-up bagi para pemilik kendaraan. Layanan pemeriksaan gratis ini tersedia di 12 jaringan diler resmi Jetour di Indonesia dan berlangsung pada 13 hingga 17 Maret 2026. Program ini mencakup pemeriksaan kendaraan untuk beberapa model Jetour seperti:
- Jetour T2
- Jetour Dashing
- Jetour X70 Plus
Melalui program ini, konsumen dapat memastikan kondisi kendaraan tetap optimal sebelum memulai perjalanan mudik.
Bengkel Siaga Selama Libur Lebaran
Selain pemeriksaan awal kendaraan, Jetour juga menyiapkan bengkel siaga selama periode puncak libur Lebaran. Layanan perbaikan ringan ini akan beroperasi mulai 18 hingga 24 Maret 2026, dengan jam operasional dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Dengan adanya layanan ini, Jetour berharap konsumen dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan percaya diri.
Keunggulan SUV Jetour untuk Perjalanan Jauh
Beberapa keunggulan yang ditawarkan SUV Jetour untuk perjalanan jarak jauh antara lain:
- Struktur bodi kuat dengan baja berkekuatan tinggi
- Fitur keselamatan aktif ADAS Bosch Suite
- Teknologi 540° surround vision
- Kemampuan melintasi genangan air hingga 700 mm
- Ground clearance tinggi untuk berbagai medan
Kombinasi fitur tersebut membuat kendaraan Jetour dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi perjalanan, termasuk perjalanan mudik yang menantang.
Evolusi identitas visual yang diperkenalkan Jetour Indonesia menjadi langkah penting dalam memperkuat positioning merek di pasar otomotif nasional. Melalui filosofi Travel+, perusahaan ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga mendukung gaya hidup eksplorasi konsumen. Didukung teknologi keselamatan canggih pada model seperti Jetour T2 serta program layanan purna jual menjelang mudik Lebaran 2026, Jetour berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pengguna. Komitmen ini menegaskan bahwa bagi Jetour, setiap perjalanan pelanggan bukan sekadar mencapai tujuan, tetapi juga menciptakan pengalaman yang bermakna.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











