Kunjungan Menteri Maruarar Sirait ke Situ Sangiang
Situ Sangiang, sebuah danau alami yang terletak di kaki Gunung Ciremai, menjadi tempat yang menarik perhatian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, bersama istrinya, Shinta Triastuti. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana tenang dan sejuk, yang menggambarkan pesona alam yang dimiliki oleh kawasan wisata ini.
Kunjungan itu dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka Eman Suherman dan istrinya, Iim Maemunah, yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Majalengka. Bersama-sama, mereka berkeliling untuk menikmati keindahan danau serta pemandangan alam yang memukau.
Di tepi danau, keempatnya tampak bergantian memberikan makanan kepada ikan-ikan yang hidup di danau. Dalam hitungan detik, ratusan ikan dari berbagai jenis dan ukuran mendadak bergerombol menghampiri bibir dermaga, memecah ketenangan air danau dengan riak yang berkejaran. Fenomena ini menciptakan suasana yang penuh kekaguman dan antusiasme.
Ara, sapaan akrab Menteri Maruarar Sirait, bersama istri terlihat beberapa kali tersenyum sambil memperhatikan ikan-ikan besar yang berebut pakan. Begitu pula dengan Bupati Eman dan Hj. Iim yang turut bergantian memberi makan sambil menikmati panorama alam di sekitar danau.
“Terimakasih Pak Bupati, pemandangan alam Majalengka memang luar biasa,” ujar Ara di sela kunjungannya.
Momen tersebut menjadi salah satu pengalaman menarik dalam kunjungan Ara ke Majalengka. Pasalnya, ikan-ikan di Situ Sangiang dikenal masyarakat setempat sebagai ikan “legendaris” yang keberadaannya dijaga dan dihormati.
Keunikan Situ Sangiang
Situ Sangiang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Majalengka yang terletak di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran. Danau alami ini berada di kawasan hutan lindung Taman Nasional Gunung Ciremai dan terkenal dengan nuansa asri, udara sejuk, serta panorama hutan yang masih alami.
Bupati Eman Suherman menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk “Hayu ramaikan destinasi wisata Majalengka.”
Selain menyuguhkan wisata alam, Situ Sangiang juga menyimpan cerita sejarah dan legenda yang kuat di tengah masyarakat. Kawasan ini dipercaya berkaitan dengan kisah Kerajaan Talaga Manggung, kerajaan kuno yang konon hilang secara misterius dan meninggalkan jejak berupa danau yang kini dikenal sebagai Situ Sangiang.
Tradisi dan Nilai Budaya
Masyarakat sekitar meyakini bahwa ikan-ikan yang hidup di danau tersebut tidak boleh ditangkap karena dianggap memiliki nilai historis dan spiritual yang berkaitan dengan legenda kerajaan masa lampau.
Dengan perpaduan keindahan alam, cerita sejarah, serta suasana mistis yang masih terasa, Situ Sangiang terus menjadi magnet wisata yang memikat pengunjung dari berbagai daerah.
Kunjungan Menteri Maruarar Sirait pun menambah daftar tokoh nasional yang terpukau oleh pesona wisata alam Majalengka, sekaligus mempertegas potensi daerah tersebut sebagai destinasi unggulan di wilayah Jawa Barat.










