My WordPress Blog
Daerah  

53 Makam di Eks Terminal Andalas Akan Dipindahkan Pemkot Gorontalo ke Tapa

Pemindahan 53 Makam di Eks Terminal Andalas untuk Pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo

Sebanyak 53 makam yang berada di kawasan eks Terminal Andalas akan dipindahkan ke lokasi baru di Tapa. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rencana pembangunan kantor wali kota Gorontalo yang baru. Proses pemindahan ini telah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga dan diharapkan dapat berjalan dengan lancar.

Persetujuan Keluarga dan Progres Lahan

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memastikan bahwa seluruh proses pemindahan makam telah melalui tahapan komunikasi dan mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga. Hal ini menjadi penting agar tidak menimbulkan konflik atau penolakan dari masyarakat sekitar.

Pembangunan kantor wali kota yang baru direncanakan berdiri di atas lahan seluas 4,8 hektar. Meskipun luas lahan cukup besar, masih diperlukan penataan lanjutan, termasuk pembebasan lahan di beberapa titik. Pemkot Gorontalo juga sedang menyiapkan lokasi baru untuk pemindahan makam tersebut, yaitu di Tapa.

Proses Pembongkaran Berjalan Kondusif

Proses pembongkaran kawasan eks Terminal Andalas kini memasuki hari kedua pada Minggu (12/4/2026). Di balik proses perataan bangunan tersebut, terdapat satu tahapan penting yang menjadi perhatian, yakni rencana pemindahan puluhan makam yang berada di area lahan.

Puluhan makam tersebut terletak di bagian depan lahan yang menghadap langsung ke ruas Jalan John Ario Katili. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyebutkan bahwa total terdapat 53 makam yang akan direlokasi. Selain itu, ia memastikan rangkaian pembongkaran yang berlangsung sejak kemarin berjalan aman dan kondusif tanpa adanya penolakan atau keluhan dari warga. Bahkan, sebagian warga diperbolehkan memanfaatkan material sisa bongkaran yang masih layak pakai.

  • Beberapa warga meminta seng atau kayu dari hasil bongkaran.
  • Proses pembongkaran terus berlangsung hingga sore hari, dengan alat berat aktif merobohkan bangunan.
  • Truk-truk silih berganti mengangkut puing sisa material.
  • Petugas mengumpulkan sisa material di berbagai titik, sementara warga menyaksikan dari kejauhan.

Target Pembangunan Kantor Wali Kota Baru

Adhan Dambea berharap pembangunan kantor wali kota yang baru dapat selesai tepat waktu. “Target saya, jika Allah mengizinkan, tahun 2029 sudah bisa peresmian,” tambahnya.

Fokus pembongkaran hari ini berada di sisi timur kawasan, setelah sebelumnya bagian barat telah lebih dulu diratakan. Beberapa bangunan di bagian tengah masih menunggu penyelesaian administrasi pembebasan lahan sebelum dibongkar.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Adhan Dambea didampingi oleh Sekretaris Daerah Ismail Madjid serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pengelolaan Aset Kantor Wali Kota Lama

Sementara itu, untuk aset kantor wali kota yang lama, Pemkot Gorontalo belum menetapkan langkah pasti. Pemkot memilih menunggu pihak investor yang berminat mengajukan penawaran. Menurut Adhan, mekanisme ini lebih menguntungkan secara nilai ekonomi.

“Untuk kantor wali kota lama, kita menunggu penawaran. Kalau kita yang menawarkan lebih dulu untuk dijual, harganya bisa jadi lebih murah,” pungkasnya.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *