Bupati Bangka Berinisiatif Antar Pemudik yang Ketinggalan Kapal
Pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, terjadi momen yang menarik dalam acara pelepasan pemudik arus balik gratis yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan TNI Angkatan Laut (TNI AL). Saat kapal KRI Semarang-594 sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Belinyu menuju Jakarta, tiba-tiba sejumlah pemudik datang ke dermaga dan mengaku ketinggalan kapal.
Melihat situasi tersebut, Bupati Bangka, Fery Insani langsung bertindak tanpa perlu komando. Ia memutuskan untuk mengantarkan empat pemudik yang ketinggalan kapal tersebut. Tindakan cepat dan tanggap ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat.
Kejadian Awal: Dua Orang Pria Ketinggalan Kapal
Awalnya, dua orang pria dari Pangkalpinang datang ke dermaga. Salah satu di antara mereka menyampaikan bahwa istri dan anaknya sudah berada di dalam kapal, namun ia sendiri ketinggalan. Danlanal Babel, Kolonel Marinir Yulindo kemudian meminta prajurit TNI AL untuk mengantar pemudik menggunakan perahu AL. Namun, Bupati Fery Insani langsung menawarkan bantuan.
“Saya bilang, ayoklah saya antar,” ujarnya. Dengan bantuan ajudannya dan sejumlah prajurit TNI AL, dua orang pria tersebut akhirnya berhasil naik ke kapal KRI Semarang-594.
Kembali ke Dermaga, Dua Mahasiswi Juga Ketinggalan
Setelah berhasil mengantar dua orang pria itu, Bupati Fery Insani kembali ke dermaga. Di sana, ternyata ada dua mahasiswi yang juga mengaku ketinggalan kapal. Mereka berasal dari Belinyu, Kabupaten Bangka. Setelah diberi tahu alasan mereka ketinggalan, Bupati merasa kasihan.
“Mereka nyangkanya kapal berangkat jam 11. Padahal, kapal sudah berangkat lebih awal,” jelasnya. Ia pun memutuskan untuk mengantarkan kedua mahasiswi tersebut kembali ke kapal bersama prajurit TNI AL.
Ribuan Pemudik Dilepas oleh Gubernur dan Forkopimda
Acara pelepasan pemudik arus balik gratis ini turut dihadiri oleh Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, Danlanal Babel, Kolonel Marinir Yulindo, serta unsur Forkopimda Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka. Sebanyak lebih dari seribu pemudik mengikuti program mudik gratis yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Babel dan TNI AL.
KRI Semarang-594, yang sebelumnya membawa pemudik dari Pulau Bangka dan Pulau Belitung, kini kembali membawa penumpang kembali ke tanah rantau. Total ada sekitar 1000-an masyarakat yang ikut dalam program ini, termasuk 546 orang penumpang dan 6 kendaraan dari Dermaga Tanjung Batu Belitung, serta 474 orang penumpang dan 15 unit kendaraan roda dua dari Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu.

Peran Gubernur dan Danlanal dalam Program Mudik Gratis
Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah berjuang dalam penyelenggaraan program mudik gratis ini. Ia berharap dengan adanya program ini, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan terjangkau.
“Kami berharap para pemudik dapat kembali ke tempatnya masing-masing dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Danlanal Babel, Kolonel Marinir Yulindo menegaskan bahwa seluruh jajaran Lanal Babel telah dikerahkan untuk membantu proses verifikasi hingga pengamanan dermaga agar berjalan lancar. Ia menekankan komitmen TNI AL dalam memberikan pengabdian terbaik melalui alutsista yang dimiliki.
Program mudik gratis ini tidak hanya menjadi solusi transportasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah dan TNI AL terhadap kesejahteraan masyarakat. Tindakan cepat Bupati Fery Insani dalam mengantarkan pemudik yang ketinggalan menjadi contoh nyata dari dedikasi dan kepedulian seorang pemimpin.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











