My WordPress Blog
Daerah  

YPMAK Sosialisasi Kampung, Masyarakat Aparuka Usulkan Genset dan Kebun Pisang

Sosialisasi Program Kampung di Kampung Aparuka, Kabupaten Mimika

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) kembali melakukan sosialisasi program kampung di wilayah pesisir Kabupaten Mimika. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Kampung Aparuka, Distrik Mimika Barat, Provinsi Papua Tengah. Acara ini juga mencakup pembentukan Pokja (Kelompok Kerja) untuk tahun 2026 dengan anggaran sebesar Rp300 juta.

Program yang dicanangkan oleh YPMAK bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif. Dalam acara tersebut, masyarakat menyampaikan beberapa usulan, seperti pengadaan lima unit genset untuk lima RT dan pengembangan perkebunan pisang. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti program yang dirancang untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka.

Pelibatan Masyarakat dalam Program Kampung

Dalam pelaksanaan program kampung, YPMAK menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat. Salah satu staf Divisi Ekonomi YPMAK, Febri Sianipa, menjelaskan bahwa masa kerja Pokja dimulai dari Maret hingga Oktober 2026. Setelah itu, pengurus harus segera menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) sebelum akhir tahun 2026.

Selain itu, perempuan juga harus dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan dengan porsi minimal 40 persen. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua elemen masyarakat terlibat dalam proses pemberdayaan.

Anggaran dan Struktur Program

Untuk tahun 2026, anggaran program kampung di wilayah pesisir tetap sebesar Rp300 juta. Anggaran tersebut dibagi menjadi dua bagian: Rp240 juta untuk kegiatan program masyarakat dan Rp60 juta untuk biaya operasional. Pembagian ini bertujuan agar kegiatan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Kepala Kampung Aparuka, Yonas Kenaroke, menyatakan bahwa pemilihan pengurus Pokja harus melalui kesepakatan bersama masyarakat. Ia menekankan bahwa siapa saja bisa dipilih asalkan memiliki kemampuan untuk bekerja untuk kepentingan umum. Ia juga memberikan waktu kepada masyarakat untuk berkoordinasi sebelum menentukan pengurus.

Harapan Masyarakat dan Pengurus Pokja

Salah satu warga Kampung Aparuka, Antonius Kenaroke, berharap pengurus Pokja yang baru dapat bekerja dengan baik dan melibatkan seluruh aparat kampung serta tokoh masyarakat dalam pelaksanaan program. Ia berharap program yang sudah direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pokja Aparuka terpilih tahun 2026, Polce Maupati, menyatakan siap menjalankan amanah masyarakat dan melaksanakan program yang telah disepakati. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim YPMAK yang selalu hadir melihat kondisi masyarakat dan berkoordinasi dengan masyarakat kampung Aparuka untuk meningkatkan kemajuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Susunan Kepengurusan Pokja 2026

Kepengurusan Pokja Kampung Aparuka periode 2026 terdiri dari:
* Ketua: Polce Maupati

Sekretaris: Lukas Ewata

Bendahara: Kersensia Umaniyau

Anggota*: Alousius Utuma dan Yulianus Ewata

Dengan susunan ini, diharapkan Pokja dapat bekerja secara profesional dan berkolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat untuk mencapai tujuan program kampung yang telah ditetapkan.


Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *