Perkembangan Jaringan Perpustakaan di Kalimantan Timur
Provinsi Kalimantan Timur memiliki jaringan perpustakaan yang terus berkembang sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat. Keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, akses informasi, serta pengembangan pengetahuan bagi masyarakat di berbagai wilayah.
Berdasarkan data BPS Kaltim dalam publikasinya Provinsi Kalimantan Timur Dalam Angka 2026 yang diolah dari Perpustakaan Nasional, Kompilasi Data Perpustakaan Terakreditasi di Indonesia 2025, terdapat sejumlah daerah yang memiliki jumlah perpustakaan terakreditasi lebih banyak dibandingkan wilayah lainnya. Perpustakaan terakreditasi sendiri adalah perpustakaan yang telah melalui proses penilaian resmi oleh lembaga berwenang untuk memastikan bahwa layanan, koleksi, manajemen, serta fasilitasnya memenuhi standar tertentu. Akreditasi ini biasanya diberikan oleh lembaga nasional di bidang perpustakaan sebagai bentuk pengakuan kualitas pengelolaan.
Dalam data tersebut, jumlah perpustakaan dihitung berdasarkan empat kategori utama, yaitu Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Perguruan Tinggi, dan Perpustakaan Umum. Perpustakaan khusus merupakan jenis perpustakaan yang biasanya berada di lembaga tertentu seperti instansi pemerintah, perusahaan, atau organisasi dengan koleksi yang fokus pada bidang tertentu. Sementara itu, perpustakaan sekolah berada di lingkungan pendidikan dasar hingga menengah untuk mendukung proses belajar mengajar. Adapun perpustakaan perguruan tinggi merupakan fasilitas akademik yang berada di universitas atau institusi pendidikan tinggi yang menyediakan sumber referensi ilmiah bagi mahasiswa dan dosen. Sedangkan perpustakaan umum adalah perpustakaan yang terbuka bagi masyarakat luas dan biasanya dikelola oleh pemerintah daerah.
Total 382 Perpustakaan Terakreditasi di Kalimantan Timur
Secara keseluruhan, Kalimantan Timur memiliki 382 perpustakaan terakreditasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Jumlah tersebut terdiri dari:
- 9 perpustakaan khusus
- 313 perpustakaan sekolah
- 10 perpustakaan perguruan tinggi
- 50 perpustakaan umum
Data ini menunjukkan bahwa sektor pendidikan, khususnya sekolah, memiliki kontribusi paling besar dalam pengembangan jaringan perpustakaan di provinsi tersebut. Dominasi perpustakaan sekolah menandakan bahwa lembaga pendidikan menjadi pusat utama dalam penyediaan akses literasi dan sumber belajar bagi generasi muda di Kalimantan Timur. Selain itu, jumlah perpustakaan perguruan tinggi tercatat paling sedikit dibandingkan kategori lainnya, dengan total hanya 10 perpustakaan di seluruh wilayah provinsi.
Lima Daerah dengan Perpustakaan Terbanyak
Berdasarkan akumulasi dari seluruh kategori perpustakaan, berikut adalah lima daerah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Kalimantan Timur pada tahun 2025:
- Berau – Total 79 Perpustakaan
Kabupaten Berau menempati posisi pertama sebagai daerah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Kalimantan Timur. Secara keseluruhan, Berau memiliki 79 perpustakaan terakreditasi. Jumlah tersebut terdiri dari: - 0 perpustakaan khusus
- 68 perpustakaan sekolah
- 0 perpustakaan perguruan tinggi
- 11 perpustakaan umum
Dominasi terbesar berasal dari kategori perpustakaan sekolah, yang menunjukkan bahwa sektor pendidikan di daerah ini memiliki jaringan perpustakaan yang cukup kuat.
- Kutai Kartanegara – Total 74 Perpustakaan
Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Kutai Kartanegara dengan total 74 perpustakaan terakreditasi. Rinciannya meliputi: - 2 perpustakaan khusus
- 67 perpustakaan sekolah
- 1 perpustakaan perguruan tinggi
- 4 perpustakaan umum
Keberagaman jenis perpustakaan di wilayah ini mencerminkan kebutuhan yang beragam dalam pengembangan literasi.
- Bontang – Total 55 Perpustakaan
Kota Bontang berada di posisi ketiga dengan total 55 perpustakaan terakreditasi. Jumlah tersebut terdiri dari: - 1 perpustakaan khusus
- 48 perpustakaan sekolah
- 0 perpustakaan perguruan tinggi
- 6 perpustakaan umum
Sebagian besar perpustakaan di Bontang berasal dari sektor pendidikan, khususnya sekolah.
- Paser – Total 41 Perpustakaan
Kabupaten Paser menempati peringkat keempat dengan total 41 perpustakaan terakreditasi. Rinciannya adalah: - 1 perpustakaan khusus
- 25 perpustakaan sekolah
- 0 perpustakaan perguruan tinggi
- 15 perpustakaan umum
Paser memiliki jumlah perpustakaan umum yang cukup besar dibandingkan beberapa daerah lain.
- Penajam Paser Utara – Total 41 Perpustakaan
Posisi kelima ditempati oleh Kabupaten Penajam Paser Utara dengan jumlah 41 perpustakaan terakreditasi. Jumlah tersebut terdiri dari: - 0 perpustakaan khusus
- 36 perpustakaan sekolah
- 0 perpustakaan perguruan tinggi
- 5 perpustakaan umum
Penajam Paser Utara memiliki dominasi perpustakaan sekolah yang cukup tinggi.
Wilayah Lain di Kalimantan Timur
Selain lima daerah tersebut, terdapat beberapa wilayah lain di Kalimantan Timur yang juga memiliki perpustakaan terakreditasi meskipun jumlahnya lebih sedikit. Kota Balikpapan tercatat memiliki total 35 perpustakaan, yang terdiri dari satu perpustakaan khusus, 31 perpustakaan sekolah, dua perpustakaan perguruan tinggi, serta satu perpustakaan umum. Sementara itu, Kota Samarinda memiliki 32 perpustakaan terakreditasi, dengan rincian empat perpustakaan khusus, 17 perpustakaan sekolah, tujuh perpustakaan perguruan tinggi, dan empat perpustakaan umum. Samarinda menjadi wilayah dengan jumlah perpustakaan perguruan tinggi terbanyak di Kalimantan Timur, yakni sebanyak tujuh unit.
Di sisi lain, Kabupaten Kutai Timur memiliki 16 perpustakaan terakreditasi, sedangkan Kabupaten Kutai Barat memiliki 9 perpustakaan terakreditasi. Namun, Kabupaten Mahakam Ulu belum memiliki perpustakaan yang terakreditasi di semua kategori. Hal ini berarti wilayah tersebut belum tercatat memiliki perpustakaan yang memenuhi standar akreditasi nasional pada tahun 2025.
Perpustakaan sebagai Pilar Literasi
Keberadaan perpustakaan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya membaca dan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Selain menyediakan buku, banyak perpustakaan modern yang juga menyediakan akses internet, ruang diskusi, serta berbagai program literasi seperti pelatihan membaca, seminar pendidikan, dan kegiatan komunitas. Perkembangan jumlah perpustakaan terakreditasi di Kalimantan Timur menunjukkan adanya upaya dari pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta pengelolaan yang profesional, perpustakaan dapat menjadi pusat pembelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”










