Pemkot Manado Menggunakan Drone Thermal untuk Mencari Buaya di Perairan Manado
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggunakan fasilitas drone thermal dalam pencarian buaya di perairan Manado. Kerjasama ini dilakukan dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia. Kepala BPBD Manado, Donald Sambuaga, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan asosiasi tersebut untuk memantau pergerakan buaya.
Drone mengudara dari kawasan Malalayang Beach Walk (MBW) hingga ke seputaran Marina Plaza. Cuaca yang baik saat pemantauan memungkinkan penggunaan drone untuk mengamati area yang sulit dijangkau. Drone sempat memantau pergerakan buaya di perairan depan kawasan pohon kasih. Petugas juga dapat melihat pergerakan buaya tersebut melalui ponsel mereka.
Persiapan Kerangkeng untuk Menangkap Buaya
Pemkot Manado menyiapkan kerangkeng untuk menangkap buaya yang berkeliaran di perairan Selat Manado. Kerangkeng tersebut berada di salah satu lokasi di kawasan Mega Mas, Manado. Kawasan ini merupakan pusat perekonomian kota. Jaraknya sekitar 4 kilometer dari kantor Walikota Manado dan 12 kilometer dari Bandar Udara Manado.
Kerangkeng memiliki panjang sekitar 5 meter dan lebar 1 meter lebih. Terbuat dari besi kuat dengan warna hitam, kerangkeng terlihat kokoh. Pada Selasa siang, kerangkeng tersebut segera dipindahkan ke air. Sebuah traktor disiapkan untuk mengangkutnya ke laut. Cuaca saat itu terik.
Kaban BPBD Manado, Donald Sambuaga, menjelaskan bahwa kerangkeng akan dipasangi umpan ayam untuk memancing kedatangan buaya. Ketika buaya masuk, pintu kerangkeng langsung tertutup. Ia menyebutkan bahwa penangkapan buaya melalui kerangkeng sudah terbukti berhasil di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Buaya Kembali Muncul di Perairan Manado
Buaya kembali muncul di perairan Manado pada Selasa (3/2/2026) pagi jelang siang. Drone dari Pemkot Manado sempat menangkap pergerakan buaya itu di perairan depan pohon kasih Mega Mas. Kawasan Mega Mas berjarak sekitar 4 kilometer dari kantor Wali kota Manado.
Sejumlah petugas di Mega Mas mengaku melihat buaya itu muncul di perairan depan Sun Bae. “Dia muncul di situ,” kata seorang petugas. Buaya tersebut ukurannya besar, dengan panjang mencapai 3 meter. “Ia bergerak lumayan cepat ke arah barat,” tambahnya. Kemunculan buaya membuat sejumlah tukang las kapal di depan kawasan Sun Bae berhamburan ke tepi.
Imbauan Pemkot Manado untuk Masyarakat
Pemkot Manado mengeluarkan imbauan untuk tidak melakukan aktivitas di perairan kota Manado menyusul kemunculan kembali buaya di sana. Hewan predator ini terpantau tengah berada di perairan depan Marina Plaza Manado, Minggu (1/2/2026). Kaban BPBD Manado, Donald Sambuaga, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan buaya di perairan Manado.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di perairan Manado demi keselamatan bersama. “Jangan dulu berenang, memancing dan menyelam di perairan Manado,” katanya. Penampakan buaya kembali hebohkan warga Manado. Minggu (2/2/2026), seekor buaya terinformasi muncul di perairan di kawasan Marina Plaza, Selat Manado. Buaya ini terekam kamera tengah berenang di air. Posisinya tak jauh dari perisir.
“Besar sekali,” kata pihak yang merekam. Rekaman itu pun tersebar di medsos. Perairan Marina Plaza hanya berjarak ratusan meter dari pasar 45 Manado. Kawasan itu juga dekat dengan jalan Pierre Tendean yang adalah pusat ekonomi di kota Manado.
Kejadian Serupa di Masa Lalu
Pada November tahun lalu, buaya juga menampakkan diri di selat Manado. Kala itu, buaya terpantau di sejumlah lokasi, antaranya Manado Bay. Kemunculan buaya kala itu membuat semua pihak siaga. Imbauan pun dilayangkan Pemkot Manado kepada warga serta nelayan untuk jangan dulu beraktivitas di laut.
Pengejaran pun dilakukan oleh BPBD Pemkot Manado serta Basarnas. Namun buaya itu menghilang. Seperti raib ditelan bumi. Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng menuturkan, pihaknya telah menerima informasi itu. “Informasinya sudah kami terima,” katanya Minggu (1/2/2026). Untuk langkah selanjutnya, kata dia, pihaknya masih melakukan koordinasi.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











