Fakta Terkini tentang Longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
Longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menimpa sekitar 30 rumah pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa ini terjadi di Kampung Pasirkuning RT 05 RW 11 dan Kampung Pasirkuda RT 01 RW 10. Sejak saat itu, operasi pencarian korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Pada hari ke-2 operasi pencarian, yaitu Minggu (25/1/2026), Tim SAR gabungan berhasil menemukan 14 jenazah. Sampai dengan sore hari, total korban yang sudah dievakuasi mencapai 25 kantong jenazah. Sementara itu, sebanyak 80 orang masih dalam pencarian. Operasi pencarian akan dilanjutkan pada Senin (26/1/2026).
Gubernur Jawa Barat Unggah Momen Pelangi di Lokasi Longsor
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunggah momen pelangi yang muncul di lokasi longsor Cisarua melalui akun Instagramnya. Ia menyampaikan pesan harapan bahwa pelangi tersebut menjadi tanda perubahan dari kesedihan menuju optimisme dan kebahagiaan bagi warga setempat.
Unggahan tersebut mendapat respons positif dari warganet. Beberapa komentar menyampaikan doa dan harapan agar bencana ini bisa menjadi pelajaran berharga. Contohnya, @resaaprilia* menulis: “Bahkan di tengah kesedihan pun allah menunjukkan keindahan nya semoga ada hikmah di balik semua ini semangatt”. Sementara @elsa*** berkomentar: “Sehat2 bapak. Kerjaan banyak pisan di tambah ada bencana. Semoga semua korban bisa di temukan, dan tidak ada lagi bencana yg lainnya. Aamiin.”
Data Korban dan Upaya Penanganan Bencana
Menurut laporan dari Posko Bencana Desa Pasirlangu, hingga Minggu (25/1/2026), jumlah korban longsor mencapai 113 orang. Dari jumlah tersebut, 21 orang berhasil selamat, 10 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 84 orang masih dalam pencarian. Termasuk dalam daftar tersebut adalah 15 personel Marinir yang hingga kini belum ditemukan.
Pemerintah terus melakukan upaya tanggap darurat, termasuk pencarian dan evakuasi korban, serta penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak. Anggota DPR RI Atalia Praratya juga mengunggah kondisi lokasi longsor Cisarua melalui akun Instagramnya. Ia menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini dan menyebarkan informasi mengenai kronologi bencana.
Proses Pencarian Korban dan Tantangan yang Dihadapi
Berdasarkan data Kantor SAR Bandung hingga pukul 16.00, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 14 jenazah. Rinciannya adalah 7 jenazah ditemukan di worksite A1, 6 di worksite A2, dan satu jenazah di worksite B1. Total korban yang ditemukan saat ini mencapai 25 bodypack (kantong jenazah), 23 korban selamat, dan sekitar 80 orang masih dalam pencarian.
Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan alat berat, pencarian manual, dan penggunaan drone UAV. Namun, tim SAR gabungan menghadapi beberapa tantangan, seperti cuaca yang sempat turun hujan dan medan yang sulit di lokasi pencarian. Selain itu, jalur yang terjal membuat petugas harus melakukan estafet sebelum jenazah dimasukkan ke mobil ambulans.
Doa dan Harapan untuk Warga Terdampak
Selama proses pencarian, sejumlah warga yang merupakan keluarga korban turun menyaksikan proses evakuasi. Namun, mereka harus menunggu hasil identifikasi untuk memastikan jenazah anggota keluarganya.
Atalia Praratya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik melalui doa, tenaga, maupun kepedulian. Ia berharap doa terbaik terus dikirimkan bagi para korban dan keselamatan bagi seluruh petugas di lapangan.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











