Kinerja Dishub Siak dalam Pengembangan Transportasi Tahun 2025
Pemerintah Kabupaten Siak terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang aman, merata, dan inklusif. Pada tahun 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak mencatat capaian kinerja yang signifikan, mulai dari penguatan prasarana jalan hingga inovasi pelayanan publik yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, Junaidi, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolaboratif serta komitmen untuk menjadikan sektor perhubungan sebagai penggerak pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Transportasi bukan hanya masalah mobilitas, tetapi juga tentang keadilan akses, keselamatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik di perkotaan, pedesaan, maupun wilayah pesisir,” ujar Junaidi, Jumat (2/1/2026).
Anggaran dan Realisasi Program
Sepanjang tahun 2025, Dishub Siak mengelola total pagu anggaran sebesar Rp104,62 miliar. Dari jumlah tersebut, realisasi fisik mencapai 99,02 persen, sementara realisasi keuangan tercatat 64,26 persen. Anggaran tersebut digunakan untuk tiga program utama, yaitu:
- Penunjang urusan pemerintahan daerah
- Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan
- Pengelolaan pelayaran
Junaidi menekankan bahwa setiap program diarahkan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Penguatan Prasarana Jalan
Salah satu fokus utama Dishub Siak pada 2025 adalah pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan. Sepanjang tahun ini, telah dipasang:
- Marka jalan seluas 6.000 meter persegi
- Guardrail sepanjang 100 meter
- 145 unit rambu lalu lintas
- 538 unit road hump
- 2.976 unit lampu penerangan jalan umum (PJU)
Secara akumulatif hingga 2025, jumlah PJU yang telah terpasang mencapai 16.913 unit, sementara rambu lalu lintas sebanyak 3.866 unit. Ini penting untuk mendukung keselamatan pengguna jalan.
Layanan Angkutan Perairan Gratis
Dishub Siak juga terus menjalankan program angkutan perairan gratis pada rute Mengkapan–Teluk Lanus. Layanan ini menjadi urat nadi transportasi bagi masyarakat pesisir, baik untuk mobilitas harian, distribusi logistik, maupun akses layanan publik.
Sepanjang 2025, layanan ini telah melayani 4.951 penumpang dengan total 107 trip. Menurut Junaidi, keberadaan angkutan perairan gratis turut membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pesisir, terutama dalam menekan biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok.
Layanan Angkutan Sekolah Gratis
Di sektor pendidikan, Dishub Siak mengoperasikan angkutan sekolah gratis yang menjangkau wilayah Kandis, Siak–Mempura, dan Asik. Program ini melayani 650 siswa melalui 17 rute trayek. Tak hanya itu, Dishub Siak juga menghadirkan layanan khusus bagi pelajar berkebutuhan khusus melalui Angkutan Asik, dengan pendampingan langsung selama perjalanan.
“Angkutan sekolah kami rancang untuk menekan angka kecelakaan pelajar sekaligus meringankan beban biaya transportasi orang tua,” kata Junaidi.
Prestasi dan Penghargaan
Atas kinerja dan tata kelola yang baik, Dishub Siak meraih Predikat Terbaik I dalam Pengawasan dan Kearsipan Internal serta Arsip Dinamis Keuangan Kabupaten/Kota Tahun 2025 dengan kategori A (Memuaskan). Selain itu, Dishub Siak juga meraih Predikat Terbaik II pada Lomba Perpustakaan Khusus OPD tingkat Kabupaten Siak.
Dukungan Pemerintah Pusat
Dukungan pemerintah pusat turut memperkuat layanan perhubungan di Siak. Melalui program APBN, Dishub Siak memperoleh layanan angkutan jalan perintis yang kini menghubungkan 93 persen wilayah kecamatan dengan ibu kota kabupaten. Selain itu, Dishub Siak menerima hibah satu unit angkutan sekolah serta fasilitas marka jalur sepeda sepanjang 2,8 kilometer di Jalan Tengku Buang Asmara.
Arah Kebijakan 2026
Memasuki 2026, Dishub Siak menetapkan tiga arah kebijakan utama, yaitu:
- Pemerataan prasarana dan perlengkapan jalan
- Penambahan layanan angkutan sekolah
- Peningkatan pelayanan angkutan perairan perintis bagi wilayah terpencil dan pesisir
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan transportasi di Siak berlangsung berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan benar-benar menjangkau hingga ke kampung dan desa,” tutup Junaidi.
Dengan capaian tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Siak optimistis sektor perhubungan akan terus menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di tahun-tahun mendatang.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."











