Kematian Sopiah yang Mencengangkan
Sopiah, seorang gadis dari Desa Sungai Pinang, Kabupaten Musi Rawas, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di jurang Liku 9, Jalan Lintas Gunung Kepahiang, Bengkulu, pada Selasa (10/3/2026). Kejadian ini mengejutkan seluruh masyarakat, terlebih karena korban ditemukan dalam kondisi hamil tua. Keluarga korban sangat terpukul dan meminta dilakukan autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian Sopiah.
Keluarga korban tidak bisa menerima kenyataan bahwa putrinya meninggal dengan cara yang tidak wajar. Rusila, ibu korban, menyampaikan rasa sedihnya dengan suara bergetar. Ia mempertanyakan nasib anaknya dan memohon kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus tersebut.
Penyelidikan oleh Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Kepahiang masih melakukan penyelidikan intensif. Mereka juga menunggu hasil autopsi jenazah untuk memastikan penyebab kematian korban. Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yuda Gama, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kepahiang untuk mendapatkan rekaman CCTV.
Rekaman CCTV tersebut didapatkan dari dua titik lokasi yang diduga relevan dengan kejadian. Namun, pihaknya belum dapat mengungkap detail isi rekaman CCTV yang telah diamankan tersebut. Hasil visum awal maupun autopsi dari dokter juga belum dikeluarkan.
Pemeriksaan Saksi dan Tes DNA
Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian sudah memeriksa sekitar delapan orang saksi yang berasal dari berbagai daerah. Delapan saksi ini ada warga dari Musi Rawas dan Kota Lubuk Linggau. Selain itu, pihaknya juga melakukan tes DNA terhadap dua pria. Sampel DNA yang diambil dari korban, ibu, dan anak akan dicocokkan untuk menentukan siapa ayah dari anak korban.
Namun demikian, pihaknya belum dapat memberikan keterangan terkait keterlibatan saksi, modus, dan motif karena masih dalam proses penyelidikan. Untuk yang mengarah ke calon tersangka sampai saat ini masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan.
Rekaman CCTV Terakhir
Sebelumnya, video rekaman CCTV terakhir Sopiah dibagikan oleh akun Facebook Atin pada Sabtu (14/3/2026). Dalam unggahan tersebut, terlihat beberapa orang sedang beraktivitas di dalam ruangan yang diduga merupakan tempat pencabutan bulu ayam. Di bagian tengah, dua orang terlihat duduk di lantai sambil mengolah atau membersihkan ayam. Sementara itu, di sisi kanan tampak seorang berdiri di dekat tumpukan besar potongan ayam atau sisa hasil pemotongan.
Sejumlah ember dan wadah besar berwarna hitam dan biru juga terlihat tersebar di lantai, yang diduga digunakan untuk menampung air atau bahan. Di bagian depan, terlihat seorang perempuan duduk di atas sepeda motor sambil memegang sesuatu, diduga sedang menunggu atau beristirahat. Ruangan tersebut memiliki pintu terbuka di bagian belakang yang mengarah ke ruangan lain, dengan kondisi dinding yang terlihat lembap di bagian bawah. Pada bagian atas kiri video terlihat timestamp kamera bertuliskan 03-05-2026 Thu 03:06:07, sementara di kanan bawah terdapat tulisan Camera 03, yang menandakan rekaman tersebut diambil pada dini hari, Kamis (5/3/2026).
Awal Hilangnya Sopiah
Ayah korban, Sahamin, mengungkapkan bahwa sebelum hilang, Sopiah sempat berpamitan kepada ibunya untuk pergi ke Kota Lubuk Linggau guna menjalani suntik pada kakinya yang sakit. Namun sejak Kamis (5/3/2026), Sopiah tidak pernah kembali ke rumah. Saat sahur, ia bekerja di tempat pembubutan ayam, mencabut bulu ayam biasanya balik sekitar jam 08.00 WIB, dari hari Kamis dia tidak pulang.
Dugaan Kekerasan dari Hasil Awal Autopsi
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk menjalani autopsi pada Rabu (11/3/2026). Sepupu korban, Remo, mengungkapkan adanya dugaan kekerasan berdasarkan analisa awal tim medis. Ia menyebut terdapat retakan pada bagian kepala korban dengan ukuran sekitar 5 sentimeter yang diduga akibat benturan benda tumpul. Kekerasan tersebut ditemukan di beberapa bagian kepala, termasuk belakang, kiri dan kanan atas, serta di area pelipis.
Bahas Gaun Pengantin
Kasus ini semakin menjadi sorotan publik setelah berbagai informasi bermunculan di media sosial. Salah satunya, unggahan yang menyebut Sopiah sempat membahas gaun pengantin beberapa bulan sebelum kejadian. Dalam unggahan akun Facebook Erick Ibrahim pada 13 Maret 2026, disebutkan bahwa korban pernah menanyakan soal baju pengantin kepada penyedia jasa pelaminan. Unggahan tersebut kembali memicu reaksi publik yang mempertanyakan siapa sosok pria yang disebut dalam cerita tersebut.
Hingga kini, kasus kematian Sopiah masih dalam penanganan pihak kepolisian.











