Konflik Inara Rusli dan Wardatina Mawa Memanas
Pihak Inara Rusli merasa diinjak-injak lantaran Wardatina Mawa menolak diajak berdamai. Kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan, menyentuh status Wardatina Mawa yang dianggap tidak memiliki arti apa-apa tanpa Insanul Fahmi. Ia menilai tindakan hukum yang ditempuh justru memperkeruh suasana dan memperbesar persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Pusaran konflik antara Inara Rusli dan istri sah Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, kini semakin memanas. Kasus yang dilaporkan oleh Mawa resmi naik ke tahap penyidikan, membuat situasi semakin tegang. Keputusan Mawa membawa perkara ini ke ranah hukum dinilai sebagai langkah serius yang tak lagi bisa dianggap angin lalu.
Di sisi lain, kubu Inara Rusli tidak tinggal diam. Kuasa hukumnya, Lechumanan, melayangkan ultimatum keras kepada Wardatina Mawa. Ia menilai tindakan hukum yang ditempuh justru memperkeruh suasana dan memperbesar persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Menurut Lechumanan, langkah Mawa melaporkan suaminya sendiri dan Inara ke polisi dianggap sebagai bentuk pembesaran masalah. “Saya kurang senang sama M (Mawa) kurang nyaman saya, seolah-olah karyawan saya diinjak-injak gitu loh saya jadi kesel,” ujar Lechumanan dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (19/2/2026). Menurutnya, Mawa saat ini tengah menikmati mencari panggung di tengah masalah keluarga yang kini tengah dihadapainya.
Ia menilai bahwa Mawa kian menuai pujian seiring mencuatnya kasus yang juga melibatkan Insanul Fahmi. “Kau ini bukan siapa-siapa, Kau kalau tidak ada si Insanul, kemudian tidak ada lagi nama Inara Rusli, kau bukan siapa-siapa. Ada double nama inilah yang membuat namamu jadi bangkit dan harum,” ujar Lechumanan mengultimatum Mawa.
Lechumanan meminta agar permasalahan ini bisa diselesaikan damai secara kekeluargaan. “Aku kasih tau kau ini bulan puasa, bermaaf-maafan lebih bagus daripada menabu genderah perang tapi kalau itu pilihanmu kita ladenin, saya Lechumanan sejengkalpun tidak akan mundur, saya akan bela Inara sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.
Tak berhenti disitu, Lechumanan secara terang-terangan menyebut bahwa Mawa tidak bermoral. “Ini sampulnya aja bagus kalau saya lihat, tapinya hatinya ini nggak bermoral,” ucap Lechumanan. Menurutnya, jika Mawa benar memiliki hati yang baik, tak seharusnya membesar-besarkan masalah tersebut dan melaporkan suami sahnya, Insan serta Inara ke polisi. “Itu masih suami sahmu, itu urusan pribadi kalian, panggil dia, nyatakan sikap, bukan langsung tiba-tiba lapor polisi,” ungkapnya.
Laporan Naik Sidik
Lechumanan, kuasa hukum Inara Rusli, mengonfirmasi bahwa laporan polisi yang menyeret kliennya kini telah naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya. Dalam keterangannya, kuasa hukum menjelaskan bahwa status terlapor kini resmi melekat pada Inara Rusli dan suaminya, Insanul Fahmi. “Status terlapor melekat pada klien saya, Inara Rusli, dan satu lagi Insanul Fahmi terkait laporan di Polda Metro Jaya yang sudah naik sidik,” ujar sang pengacara kepada awak media.
Inti dari perseteruan ini diduga kuat bersumber dari akses data elektronik berupa rekaman CCTV. Namun, pihak Inara menekankan bahwa sebenarnya mereka telah lebih dulu melaporkan permasalahan CCTV tersebut ke Mabes Polri sebelum pihak Mawa bertindak. “Sebenarnya objeknya satu, yaitu terkait dengan CCTV. Laporan kami terkait CCTV itu sudah duluan naik ke tahap penyidikan di Mabes Polri. Jadi, alat bukti yang digunakan dalam laporan Saudara M itu sebenarnya sudah masuk dalam objek laporan kami yang lebih dulu diproses,” tegasnya.
Pihak Inara mengaku heran dengan langkah hukum yang diambil oleh Mawa yang terkesan terburu-buru. Ia menilai ada kesan pemaksaan agar proses hukum terhadap Inara dan Insanul berjalan cepat, padahal status pernikahan keduanya secara negara masih terikat pernikahan. “Saya agak bingung kenapa kedua laporan ini jadinya kejar-kejaran. Seolah-olah Saudara M ini mau cepat-cepat menghukum suaminya, padahal ini kan masih suami sah,” tambahnya.
Sementara, Polisi memastikan perkara yang dilaporkan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli dan suaminya, Insanul Fahmi sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Sebelumnya, Wardatina Mawa sebagai istri sah Insanul Fahmi melaporkan suaminya dan Inara Rusli atas kasus dugaan perzinaan ke Polda Metro Jaya. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengatakan, kenaikan status dari laporan konten kreator 25 tahun itu ditetapkan pada 10 Februari 2026. “Jadi, dapat kami sampaikan pada tanggal 10 Februari yang lalu, laporan WM terhadap terlapor IF dan IR telah dinaikkan prosesnya ke tahap penyidikan,” kata Andaru, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (18/2/2026).
Wardatina Mawa Menangis Ucap Syukur
Mawa menangis mengucap syukur laporannya terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi kini naik ke tahap penyidikan. Melalui Instagramnya, Mawa mengucap syukur akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba. “Iya Alhamdulillah udah naik sidik, ya Allah dari kemarin aku tunggu-tunggu momen ini dan beneran terjadi,” ujar Mawa dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (17/2/2026) malam. “Kepikiran sama Afnan di rumah, umurnya masih 5 tahun. Sebenarnya yang paling disedihin itu dia, karena dia cuman bisa bergantung pada aku, ibunya sendiri,” lanjutnya.
“Alhamdulillah aku dikaruniai anak laki-laki yang ke depan InsyaAllah bisa melindungin ibunya,” terang Mawa. Wanita berusia 26 tahun itu bersyukur bisa melewati semua proses hukum akibat skandal yang dilakukan sang suami. “Alhamdulillah, i did it, aku bisa melewatin semuanya,” ucap Mawa haru. “Makasih banyak kepada pihak kepolisian yang sudah mengawal kasus aku, terima kasih banyak untuk semua yang sudah support aku. Aku bersyukur banget, titik aku bener-bener ikhlas, Allah bener-bener dikabulkan Allah. Udah naik sidik artinya apa yang udah aku laporin kemarin udah gelar perkara. Tandanya itu semua udah terbukti dan udah bener,” jelas Mawa.
Terakhir, Mawa menyebut semua usahanya bentuk dukungan bagi semua wanita. Ia berharap semua perempuan tak merasakan seperti yang dia alami. Sebelumnya, di akhir tahun 2025 lalu, Inara Rusli dilaporkan oleh istri sah pengusaha Insanul Fahmi, konten kreator Wardatina Mawa atas dugaan perzinaan ke Polda Metro Jaya, Jakarta. Laporan itu dibuat setelah Wardatina Mawa mengetahui Insanul Fahmi diam-diam memiliki hubungan dengan Inara Rusli. Belum mereda perseteruan di antara ketiganya, Insanul Fahmi pun muncul ke hadapan publik dengan pengakuan soal dirinya telah menikahi Inara Rusli secara agama alias siri pada Agustus 2025. Pengakuan itu diberikan Insanul Fahmi saat dirinya menjadi bintang tamu podcast YouTube Dokter Richard Lee. “Kita sudah menikah, aku ada buktinya,” ujar Insanul Fahmi dalam podcast tersebut. Mendengar pengakuan suaminya itu, Mawa justru bersikukuh melanjutkan laporannya hingga kini telah masuk ke proses penyidikan.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











