Kritik Tirta terhadap Mohan: Meski Teman, Ia Tetap Membela Korban
Dokter dan pegiat media sosial Tirta Mandir Hudhi dikenal sebagai sosok yang tidak ragu untuk menyampaikan pendapatnya, bahkan jika itu melibatkan teman dekat. Dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Mohan Hazian, Tirta tetap kritis meskipun sebelumnya ia mengenal Mohan dengan baik. Alasannya adalah karena ia ingin membela para korban yang merasa tidak adil.
Tirta menegaskan bahwa ia sudah memberi peringatan awal kepada Mohan tentang tindakan yang dianggapnya tidak pantas. Namun, kata Tirta, Mohan justru mengabaikan saran tersebut. Hal ini membuat Tirta semakin marah dan akhirnya memutuskan untuk memviralkan cerita para korban di media sosialnya.
Perkembangan Kasus dan Respons dari Tirta
Isu tentang Mohan mulai ramai setelah akun X (Twitter) @aarummanis menceritakan pengalamannya sendiri. Setelah itu, beberapa wanita lain juga ikut bersuara. Tirta langsung merespons isu tersebut dengan memberikan dukungan pada para korban dan menyoroti pentingnya kejujuran dalam menjawab tuduhan.
Meskipun Tirta memiliki hubungan dekat dengan Mohan, ia tetap kritis. Bahkan, ia sempat menelpon Mohan berkali-kali agar mengakui kesalahannya. Namun, Mohan justru lebih memilih mendengarkan masukan dari teman-temannya yang cenderung menyangkal.
Setelah klarifikasi pertama dari Mohan, Tirta merasa kecewa. Ia menilai respons Mohan tidak cukup jujur dan masih terkesan menolak tanggung jawab. Tirta kemudian memutuskan untuk mengkritik secara terbuka di media sosialnya.
Klarifikasi Ketiga dan Penyesalan Mohan
Akhirnya, setelah klarifikasi kedua yang dianggap tidak memadai, Mohan akhirnya mengeluarkan klarifikasi ketiganya. Dalam klarifikasi tersebut, Mohan akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada para korban. Tirta merasa lega karena akhirnya Mohan mengambil langkah yang benar.
“Setidaknya klarifikasi ini jujur jauh lebih proper daripada klarifikasi sebelumnya yang cenderung menyangkal,” ujar Tirta dalam unggahan Instagramnya. Ia menilai bahwa klarifikasi ketiga ini lebih tepat karena Mohan akhirnya mengakui perbuatannya dan siap bertanggung jawab.
Namun, Tirta juga menilai bahwa klarifikasi ini terlalu telat. Ia berharap Mohan bisa mengambil langkah yang sama sejak awal saat korban mulai menyampaikan keluhannya. “Seandainya Mohan berpikir bijak, ga menyalahgunakan power ke model, Mohan bisa mengontrol nafsu, dan Mohan selektif memilih teman, maka hal ini ga akan terjadi,” tulis Tirta.
Klarifikasi yang Dilakukan Mohan
Mohan Hazian telah melakukan tiga kali klarifikasi terkait isu pelecehan seksual yang dialamatkan padanya. Berikut adalah ringkasan dari klarifikasi tersebut:
-
Klarifikasi Pertama:
Mohan membantah telah melakukan pelecehan seksual. Respons ini dinilai oleh banyak pihak sebagai kurang jelas dan tidak cukup untuk memenuhi harapan para korban. -
Klarifikasi Kedua:
Dalam klarifikasi ini, Mohan tidak secara langsung mengakui kesalahannya. Responsnya dinilai tidak cukup jelas dan justru menimbulkan kontroversi. -
Klarifikasi Ketiga:
Pada akhirnya, Mohan mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka. Dalam klarifikasi tersebut, ia menyatakan penyesalan mendalam atas tindakan yang dilakukannya dan mengundurkan diri dari jabatan profesional yang ia emban.
Penutup
Kasus ini menjadi contoh bagaimana pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam menjawab tuduhan. Tirta menekankan bahwa meskipun ia memiliki hubungan dekat dengan Mohan, ia tetap memilih untuk membela korban dan menuntut keadilan. Dengan demikian, kasus ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih waspada dan tidak menyalahgunakan kekuasaan atau posisi yang dimiliki.











