Prestasi Menggembirakan dari Siswa Aceh di Japan-ASEAN Youth Summit 2026
Nayyara Ash Shafa Fauzan, seorang siswi SMAN Modal Bangsa, berhasil meraih prestasi yang membanggakan dengan terpilih mengikuti Japan-ASEAN Youth Summit (JAYS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada tanggal 30 Maret hingga 2 April 2026. Ia menjadi satu-satunya pelajar asal Aceh yang terpilih dalam ajang internasional tersebut dan bergabung bersama total 10 siswa perwakilan Indonesia yang lolos melalui proses seleksi nasional yang sangat ketat.
Seleksi Ketat Berbahasa Inggris
Sebelum resmi terpilih sebagai delegasi, Nayyara harus melewati berbagai tahapan seleksi. Proses ini dimulai dari verifikasi administrasi, penulisan esai argumentatif, hingga wawancara yang seluruhnya dilakukan dalam bahasa Inggris. Seleksi ini bertujuan untuk menjaring pelajar yang memiliki kemampuan kepemimpinan, pemikiran kritis, serta komunikasi internasional yang baik.
Tim Indonesia Tampil di Hadapan Dubes Jepang
Dalam rangkaian kegiatan summit, tim Indonesia yang diikuti oleh Nayyara juga berhasil terpilih untuk mempresentasikan hasil diskusi dan gagasan kebijakan di hadapan Duta Besar Jepang untuk Malaysia. Kesempatan ini menjadi momen penting bagi para delegasi untuk menyampaikan ide serta solusi yang dirancang selama summit, sekaligus menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan diplomasi generasi muda Indonesia di forum internasional.
Dukungan Sekolah
Kepala SMAN Modal Bangsa, Misra, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian Nayyara. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan guru, serta lingkungan sekolah yang mendorong pengembangan kepemimpinan dan wawasan global.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Nayyara. Keikutsertaannya di forum internasional ini membuktikan bahwa siswa Aceh mampu bersaing di tingkat dunia. Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan berani mengambil peluang global,” ujarnya.
Menumbuhkan Generasi Pemimpin Muda
Penyelenggara summit menegaskan bahwa salah satu prinsip utama program adalah “nurture the next generation of leaders”, yaitu membina generasi pemimpin masa depan. Melalui Japan-ASEAN Youth Summit, para pemuda dari Jepang dan negara-negara ASEAN dipertemukan untuk memperoleh pembinaan, sumber daya, serta pendampingan dalam mengembangkan inisiatif sosial di komunitas masing-masing.
Program ini juga bertujuan membangun jejaring pemimpin muda yang mampu berkontribusi bagi masa depan kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara.
Platform Kolaborasi Pemuda ASEAN dan Jepang
Kegiatan ini melanjutkan keberhasilan Japan-ASEAN Youth Summit 2025 yang sebelumnya digelar di Jakarta pada Maret 2025 dan diikuti 47 pelajar dari sembilan negara ASEAN serta Jepang. Dalam summit tersebut, peserta mengikuti dua subkomite utama:
- Lingkungan dan Pembangunan
- Kesehatan
Wakil kepala Bid Humas SMA Mosa Mawardi.S.Ag M.Si menyampaikan para peserta memperdalam pengetahuan melalui tugas awal, kuliah pakar, kunjungan lapangan, serta diskusi kelompok untuk merancang proposal kebijakan dan proyek nyata. Diskusi bersama para ahli juga membahas isu penting seperti tantangan lingkungan, sistem kesehatan, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kebanggaan bagi Aceh
Keikutsertaan Nayyara Ash Shafa Fauzan menjadi kebanggaan bagi Aceh sekaligus menunjukkan bahwa pelajar daerah mampu bersaing di tingkat global. Partisipasinya di forum internasional ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk aktif berkontribusi, memperluas wawasan global, serta mengambil peran dalam membangun masa depan kawasan ASEAN.











