Kasus Pembunuhan Jeon Sang Ho dalam “Phantom Lawyer”
Dalam episode ketiga serial drama “Phantom Lawyer”, pengacara Shin Yi Rang (diperankan oleh Yoo Yeon Seok) kembali menangani kasus yang menarik perhatian publik. Kasus ini berkaitan dengan pembunuhan seorang peneliti berbakat bernama Jeon Sang Ho (diperankan oleh Yoon Na Moo), yang diduga dilakukan oleh istrinya sendiri. Namun, kebenaran di balik kasus ini ternyata lebih rumit dari yang terlihat.
Shin Yi Rang tidak hanya berusaha membela klien mereka, tetapi juga berupaya keras untuk mengungkap siapa sebenarnya pelaku pembunuhan tersebut. Ia bekerja sama dengan Han Na Hyun (diperankan oleh Esom), yang sedang membela Kim Su Jeong (diperankan oleh Jung Ga Hee). Mereka saling mendukung dalam upaya mengungkap fakta sebenarnya.
1. Kim Su Jeong Didakwa dalam Kasus Pembunuhan
Pada awalnya, Jeon Sang Ho dan Kim Su Jeong digambarkan sebagai pasangan yang harmonis. Sang suami sukses sebagai peneliti cerdas, sementara sang istri dikenal bijak dan fokus pada keluarga. Namun, kehidupan bahagia itu tiba-tiba berakhir setelah Jeon Sang Ho ditemukan tewas.
Kim Su Jeong ditangkap sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan tersebut. Jasad korban belum ditemukan, sehingga penyelidikan dimulai setelah orang tua Jeon Sang Ho melaporkan kehilangan anak mereka. Polisi menemukan darah di ubin ruang tamu, yang memicu perubahan status kasus dari hilang menjadi pembunuhan.
Kesaksian tetangga serta riwayat kejiwaan Kim Su Jeong membuat polisi percaya bahwa ia adalah pelaku utamanya. Bahkan, ada laporan tentang pertengkaran antara pasangan tersebut sebelum kejadian. Namun, hal itu disebut hanya sebagai cekcok biasa antar pasangan.
2. Kim Tae Jun Dicurigai sebagai Kaki Tangan

Meski begitu, ada beberapa hal yang mencurigakan dalam kasus ini. Kim Su Jeong tampak memiliki kaki tangan, meskipun ia mengaku telah melakukan pembunuhan sendirian. Hal ini membuat banyak pihak berspekulasi bahwa ada orang lain yang terlibat, dan Kim Su Jeong berusaha melindungi orang tersebut.
Beberapa petunjuk mengarah pada Kim Tae Jun (diperankan oleh Kim Hong Fa), ayah Kim Su Jeong yang bekerja sebagai ketua lab penelitian. Kecurigaan muncul karena Kim Tae Jun sangat berusaha mencari obat untuk istrinya. Selain itu, kecerdasan Jeon Sang Ho digunakan dalam penelitian, tetapi saat ia ingin menghentikan penelitian, rasa marah Kim Tae Jun menjadi motif pembunuhan.
Kim Su Jeong mengaku telah melakukan pembunuhan karena takut jika ayahnya akan dicurigai karena tidak memiliki alibi kuat.
3. Penemuan Pelaku Pembunuhan yang Sebenarnya

Berkat kerja sama antara Han Na Hyun dan Shin Yi Rang, kebenaran akhirnya mulai terungkap. Mereka menemukan keanehan dengan Kim Su Jeong yang tidur pulas hingga tidak mendengar suara yang terdengar oleh tetangga. Ternyata, Kim Su Jeong minum teh kamomil yang diberikan oleh rekan kerjanya, Gu Hyo Jung (diperankan oleh Uhm Jun Gi).
Gu Hyo Jung bekerja sebagai peneliti di laboratorium yang sama dengan Jeon Sang Ho. Ia diduga pernah menyukai Kim Su Jeong, namun perasaannya berubah setelah sang pujaan hati menikah dengan Jeon Sang Ho. Meski tubuhnya pendek dan kecil, Gu Hyo Jung sebenarnya memiliki tubuh yang cukup atletis. Han Na Hyun juga menyatakan bahwa pria ini tampak mengarahkan mereka pada Kim Tae Jun.
Hasil autopsi Jeon Sang Ho menunjukkan bahwa pukulan terjadi berulang kali pada titik yang tidak mematikan. Gu Hyo Jung dicurigai sebagai pelaku karena rabun dekatnya yang parah. Lokasi pembunuhan di kamar mandi memungkinkan kacamata berembun, sehingga sulit melihat dengan jelas. Selain itu, senjata pembunuhan yang diperkirakan digunakan oleh Gu Hyo Jung dalam penelitian hewan.
Untuk memastikan kecurigaan tersebut, Shin Yi Rang meminta bantuan Han Na Hyun dan kakak iparnya untuk menjebak Gu Hyo Jung. Meski sempat terjadi hal tak terduga, peneliti tersebut akhirnya mengakui perbuatannya. Kasus pembunuhan Jeon Sang Ho pun akhirnya terungkap.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











