My WordPress Blog
Hukum  

Kapolsek Nusaniwe Bimbing 150 Pemuda GPM Rehoboth, Tekankan Anti Hoaks dan Tawuran serta Balap Liar

Kapolsek Nusaniwe Berikan Edukasi Kepada Pemuda GPM Rehoboth

Kegiatan edukasi dan imbauan tentang pentingnya menjaga keamanan dan kesadaran hukum terhadap generasi muda kembali dilakukan oleh jajaran kepolisian di Kota Ambon. Kali ini, Kapolsek Nusaniwe, AKP. Johan Anakotta, turun langsung memberikan materi kepada ratusan pemuda peserta katekisasi Jemaat GPM Rehoboth.

Kegiatan berlangsung di Gedung Gereja GPM Rehoboth Batu Gantung, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, pada hari Kamis (26/2/2026), pukul 19.30 WIT. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang peran mereka dalam menjaga situasi keamanan serta menanamkan kesadaran hukum sejak dini.

Membangun Kesadaran Hukum Sejak Dini

Sebanyak 150 pemuda-pemudi peserta katekisasi mengikuti kegiatan yang dimulai dengan doa oleh pengajar katekisasi, Yan Tutuboy. Hadir juga para pengajar katekisasi lainnya, seperti Min Papilaya, Nitha Siahaya, Anto Talakua, dan Reni Iraratu.

AKP. Johan Anakotta menyampaikan bahwa dirinya bukan hanya sebagai Kapolsek, tetapi juga pernah menjadi guru di SPN Polda Maluku. Ia menekankan bahwa dirinya terbiasa membina generasi muda. “Saya hadir di sini bukan hanya sebagai Kapolsek Nusaniwe, tetapi juga sebagai pendidik. Menjaga keamanan bukan hanya tugas Polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga menyoroti perkembangan teknologi yang membuat generasi muda cepat mengakses informasi melalui telepon genggam. Namun, ia mengingatkan agar kemudahan tersebut tidak disalahgunakan. “Gunakan media sosial untuk hal positif. Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum tentu benar, apalagi yang bisa memicu konflik,” pesannya.

Nusaniwe Aman karena Kolaborasi

Kapolsek menyebut bahwa situasi Kecamatan Nusaniwe saat ini relatif aman dan kondusif. Namun menurutnya, kondisi tersebut bukan semata karena kinerja polisi, melainkan hasil kerja sama dan kesadaran seluruh masyarakat, termasuk para pemuda gereja.

“Saya sudah lebih dari lima tahun bertugas di Nusaniwe. Saya terus merangkul pemuda agar wilayah ini tetap aman, damai, dan nyaman untuk kita semua,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa generasi muda adalah ujung tombak Kamtibmas. Karena itu, mereka harus menjadi contoh yang baik di lingkungan masing-masing.

Tegas Soal Tawuran, Narkoba dan Balap Liar

Dalam edukasinya, Kapolsek Nusaniwe secara tegas mengingatkan sejumlah hal penting kepada para peserta katekisasi, di antaranya:

  • Tidak menyebarkan konten yang memancing konflik.
  • Tidak membawa masalah pribadi menjadi konflik kelompok.
  • Segera melapor jika terjadi keributan atau perkelahian.
  • Tidak melindungi pelaku kejahatan.
  • Menjauhi narkoba dan pergaulan negatif.

Ia juga memperingatkan soal balap liar yang kerap meresahkan masyarakat. “Jika kedapatan balap liar, kendaraan akan kami amankan dan bisa ditahan sampai Tahun Baru sebagai efek jera,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak para pemuda menjaga toleransi antar umat beragama selama bulan suci Ramadan. “Mari kita saling menghargai saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa. Tunjukkan bahwa pemuda Nusaniwe menjunjung tinggi persaudaraan,” katanya.

Call Center 110, Polisi Siap Datang 10 Menit

Kapolsek juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 Polresta Ambon jika terjadi gangguan keamanan. “Layanan ini gratis. Polisi akan datang ke lokasi maksimal 10 menit. Tapi saat membuat laporan, sertakan informasi dan bukti yang jelas agar proses cepat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Polsek Nusaniwe tidak main-main dalam penegakan hukum, namun tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. “Polisi tidak anti kritik. Kami memiliki kewenangan, tetapi tidak bertindak sewenang-wenang. Mari bersama menjaga Nusaniwe tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Apresiasi dari Pengajar Katekisasi

Usai penyampaian materi, kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari para pengajar katekisasi yang diwakili Min Papilaya. Ia menyampaikan apresiasi atas kesediaan waktu dan perhatian Kapolsek Nusaniwe dalam memberikan pembinaan kepada para pemuda gereja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Jemaat GPM Rehoboth dapat menjadi pelopor perdamaian, tidak mudah terprovokasi, serta aktif menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Nusaniwe dan Kota Ambon secara umum.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *