My WordPress Blog

Film Perjalanan Remaja 90-an yang Menyenangkan dan Bahagia

Rekomendasi Film Coming of Age yang Ringan dan Melegakan

Jika kamu sedang mencari film coming of age yang ringan, tidak terlalu suram, dan akhirnya membahagiakan, maka kamu berada di tempat yang tepat. Banyak film coming of age memiliki pendekatan realistis yang sering kali menghadirkan nuansa gelap atau nihilistik. Namun, ada juga beberapa judul yang menawarkan pengalaman lebih menyenangkan dan melegakan. Berikut ini adalah rekomendasi film coming of age yang bisa menjadi pilihan untuk dinikmati.

1. Empire Records (1995)



Empire Records adalah film coming of age dari tahun 1995 yang bercerita tentang sekelompok anak muda yang bekerja di toko musik. Mereka memiliki rutinitas yang seru dan pertemanan yang sehat serta saling mendukung. Namun, keberadaan toko musik mereka terancam karena persaingan ketat dengan toko ritel lain. Untuk mencegah merger yang bisa menghilangkan kemerdekaan bisnis mereka, mereka membuat konspirasi. Film ini memiliki genre coming of age dan komedi, dibintangi oleh Liv Tyler dan Anthony LaPlagia, serta disutradarai oleh Allan Moyle.

2. Muriel’s Wedding (1994)



Dalam Muriel’s Wedding, kamu akan mengikuti petualangan absurd nan kocak seorang perempuan di usia 20-an yang ingin lepas dari kekangan orangtuanya. Meskipun caranya kurang etis dan tujuan awalnya hanya mencari validasi, Muriel akhirnya menemukan apa yang ia benar-benar butuhkan. Film ini berlatar Australia dan memiliki perspektif baru tentang cinta, pertemanan, dan relasi keluarga. Genre film ini adalah coming of age dan romcom, dibintangi oleh Toni Collette dan Rachel Griffiths, serta disutradarai oleh P. J. Hogan.

3. April Story (1998)



April Story adalah cerita tentang Uzuki, seorang gadis berusia 18 tahun yang pergi merantau ke Tokyo dari Hokkaido untuk kuliah. Premis film ini sederhana, mengikuti perjalanan Uzuki mulai dari kepindahannya ke Tokyo, proses menata kamar kos, hingga masuk kampus untuk pertama kalinya. Awalnya kesepian, Uzuki akhirnya menemukan teman dan menjalin koneksi dengan sosok dari masa lalunya. Film ini hanya berdurasi 67 menit, lebih sederhana dan ceria dibanding Lady Bird (2017), tetapi masih dalam tema yang sama. Genre film ini adalah coming of age dan drama, dibintangi oleh Takako Matsu dan Seiichi Tanabe, serta disutradarai oleh Shunji Iwai.

4. Haru (1996)



Judul Haru diambil dari nama samaran yang dipakai salah satu protagonis di film ini ketika berbicara dengan temannya di forum internet. Awalnya mereka hanya berbicara tentang film, namun lambat laun mulai membuka diri tentang fakta pribadi masing-masing, termasuk gender sebenarnya dan trauma masa lalu. Meski mengangkat isu duka cita, film ini tetap ringan dan akhirnya melegakan. Genre film ini adalah romance dan coming of age, dibintangi oleh Eri Fukatsu dan Seiyo Uchino, serta disutradarai oleh Yoshimitsu Morita.

5. Singles (1992)



Singles berkutat pada kehidupan anak-anak muda di sebuah gedung komunal. Profesi mereka beragam, begitu pula status ekonomi dan percintaan mereka. Ada barista yang cintanya bertepuk sebelah tangan pada sesosok musisi narsis. Ada juga pegawai kantor yang mencoba menjalin hubungan romantis setelah lama jomblo. Meski hidup mereka tidak selalu mulus, akhir filmnya optimistik. Pesan utama film ini adalah tentang self-discovery yang patut diapresiasi. Genre film ini adalah coming of age dan romcom, dibintangi oleh Bridget Fonda dan Campbell Scott, serta disutradarai oleh Cameron Crowe.

6. Whisper Of The Heart (1995)



Film coming of age Studio Ghibli memang tidak pernah gagal, termasuk Whisper Of The Heart yang memiliki sentuhan romantis. Film ini berkutat pada Shizuku, seorang siswa SMP yang ingin menjadi penulis. Karena itu, ia menjadi anggota tetap perpustakaan lokal. Suatu hari, Shizuku menemukan bahwa buku-buku yang dipinjamnya pernah dipinjam oleh seseorang yang sama. Dari situlah ia berkenalan dengan Seiji, seorang remaja sebaya. Bagaimana hubungan mereka berkembang? Genre film ini adalah coming of age dan romance, dibintangi oleh Yoko Honna dan Issey Takahashi, serta disutradarai oleh Yoshifumi Kondo.

7. Dazed And Confused (1993)



Tidak bertumpu pada satu karakter, Dazed And Confused dibuat oleh Richard Linklater dengan mengikuti beberapa tokoh sekaligus. Satu hal yang menyatukan mereka adalah latar waktu dan tempat. Mereka adalah remaja yang baru saja lulus SMA di Amerika Serikat pada 1970-an. Setelah lulus, berbagai opsi dan kemungkinan datang, tetapi mereka juga harus memikirkan risiko dan konsekuensinya. Pesan utamanya adalah untuk menikmati dan menjalani apa yang ada di depan mata. Genre film ini adalah coming of age dan komedi, dibintangi oleh Parker Posey dan Matthew McConaughey, serta disutradarai oleh Richard Linklater.

Tujuh film coming of age di atas mungkin berasal dari masa lalu, tetapi pesannya tetap relevan sampai sekarang. Mereka ringan, tidak terlalu suram, dan cocok untuk dinikmati saat membutuhkan obat suasana hati.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *