Pola Kunjungan Pasien di IGD RSUD dr Soedarso Pontianak Pasca Lebaran
Setiap tahun, terutama setelah perayaan Idul Fitri, terjadi peningkatan jumlah pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso Pontianak. Hal ini menjadi pola yang sering terjadi dan telah diamati oleh pihak rumah sakit.
Direktur RSUD dr Soedarso Pontianak, Hary Agung Tjahyadi, menjelaskan bahwa sebelum Lebaran, jumlah pasien di IGD biasanya menurun. Dalam rentang tujuh hari sebelum Lebaran, rata-rata jumlah pasien berkisar antara 50 hingga 60 orang per hari. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kondisi normal sebelumnya, yang mencapai 90 hingga 100 pasien per hari.
Namun, setelah Lebaran, angka kunjungan kembali meningkat. Pada hari ketiga setelah Lebaran, jumlah pasien mulai naik kembali menjadi sekitar 70 orang per hari. Bahkan, pada hari ketujuh setelah Lebaran, jumlah pasien bisa mendekati angka 100 orang per hari.
Hary Agung menyebutkan bahwa peningkatan ini terkait dengan perubahan pola makan selama liburan. Banyak pasien datang dengan keluhan gangguan pencernaan seperti nyeri perut dan diare. Selain itu, ada juga beberapa kasus kecelakaan yang masuk dalam daftar penyakit utama di IGD pasca Lebaran.
Selain penyakit akut, IGD RSUD dr Soedarso tetap melayani pasien dengan penyakit kronis seperti gagal ginjal, penyakit jantung, pneumonia, dan tuberkulosis. Untuk memastikan ketersediaan tempat tidur, rumah sakit memiliki kapasitas 24 tempat tidur di IGD. Namun, pihak rumah sakit juga menyiapkan tempat tidur cadangan jika terjadi lonjakan pasien.
“Jika terjadi peningkatan pasien, kami masih bisa menampung hingga sekitar 60 pasien dengan memanfaatkan tempat tidur cadangan,” ujar Hary Agung.
Layanan IGD juga didukung oleh berbagai fasilitas penunjang diagnostik yang beroperasi selama 24 jam. Fasilitas tersebut termasuk radiologi, laboratorium, dan layanan kefarmasian. Hal ini memastikan bahwa pasien dapat segera mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Meski dalam suasana Lebaran, pelayanan di IGD tetap berjalan normal. Pengaturan jadwal petugas sudah dilakukan sebelumnya, sehingga jumlah petugas di IGD tetap sama baik sebelum maupun sesudah Lebaran.
Data Kunjungan Pasien di IGD
Berdasarkan data kunjungan selama tujuh hari sebelum dan setelah Lebaran, terlihat adanya peningkatan jumlah pasien setelah hari raya. Dalam tujuh hari sebelum Lebaran, jumlah kunjungan pasien berkisar antara 52 hingga 70 pasien per hari.
Pada tanggal 13 Maret 2026, tercatat 63 pasien. Jumlah tersebut kemudian sedikit turun menjadi 62 pasien pada 14 Maret, lalu meningkat menjadi 70 pasien pada 15 Maret. Pada 16 Maret, jumlah pasien tercatat 60 orang, 69 pasien pada 17 Maret, 52 pasien pada 18 Maret, dan 57 pasien pada 19 Maret.
Setelah Lebaran, jumlah pasien mulai meningkat secara bertahap. Pada 20 Maret, tercatat 56 pasien. Jumlah tersebut naik menjadi 69 pasien pada 21 Maret dan 71 pasien pada 22 Maret.
Lonjakan lebih signifikan terjadi beberapa hari berikutnya. Pada 23 Maret, tercatat 81 pasien. Jumlah ini meningkat tajam menjadi 96 pasien pada 24 Maret. Meski sempat sedikit menurun menjadi 87 pasien pada 25 Maret, jumlah kunjungan kembali naik menjadi 91 pasien pada 26 Maret.











