Wanita Muda Diamankan di Depan Istana Merdeka
Seorang wanita muda berinisial JSLP (20) membuat heboh di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, lantaran gerak-geriknya mencurigakan. Diduga, wanita tersebut hendak mengakhiri hidupnya. Kejadian ini terjadi tepat di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/3/2026) malam.
Awalnya, petugas Paspampres melihat gerak-gerik mencurigakan dari JSLP sekitar pukul 23.35 WIB. Mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke posko. Selanjutnya, personel Brimob dan Polsek Metro Gambir segera menuju lokasi untuk menangani situasi tersebut.
Korban sempat menjauh saat didekati oleh tim medis, tetapi setelah dilakukan pendekatan persuasif, akhirnya berhasil diamankan pada pukul 00.56 WIB. Ia kemudian dibawa ke Posko Pengamanan Polri untuk pemeriksaan awal. Sekitar pukul 01.16 WIB, JSLP digiring ke Polres Metro Jakarta Pusat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kompol Rita Oktavia, Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami motif serta kondisi psikologis korban. “Yang bersangkutan saat ini sudah dalam penanganan lebih lanjut. Kami akan melakukan pendalaman terkait latar belakang serta kondisi kejiwaannya,” ujarnya.
Hingga kini, polisi berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan tepat terhadap korban. Saat ini, JSLP sedang dalam pengawasan intensif dan diperiksa secara menyeluruh.
Halalbihalal di Istana Negara Dipadati Warga
Sebelum kejadian tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar acara halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Acara ini berlangsung hangat dan terbuka, tidak hanya dihadiri pejabat negara, tetapi juga masyarakat umum.
Sejak pagi hari, ribuan warga dari berbagai wilayah Jabodetabek sudah memadati kawasan Istana. Antrean panjang terlihat mengular hingga puluhan meter di depan pintu masuk, bahkan banyak warga yang datang sejak subuh usai melaksanakan salat Id.
Seorang warga asal Bogor, Hardi (30), mengaku telah mengantre sejak pukul 07.00 WIB setelah salat Id di Masjid Istiqlal. Meski harus menunggu hingga siang hari saat gerbang dibuka, antusiasme warga tidak surut.
Selain ingin bersilaturahmi langsung dengan Presiden, sebagian warga juga mengaku tertarik dengan informasi adanya pembagian sembako dan jamuan makanan. Di dalam kompleks Istana, pemerintah menyiapkan beragam hidangan khas Nusantara seperti opor ayam, ketupat, sate, siomay, bakso, hingga aneka jajanan pasar dan minuman segar.
Suasana semakin meriah dengan alunan musik khas Lebaran yang menghibur para pengunjung. Tak hanya itu, anak-anak yang hadir juga mendapat hadiah berupa mainan seperti mobil-mobilan dan boneka, menambah keceriaan suasana Idul Fitri di Istana.
Sekitar pukul 15.00 WIB, Presiden Prabowo hadir langsung menyapa masyarakat di tenda utama. Didampingi putranya, Didit Hediprasetyo, Prabowo disambut sorak sorai warga yang antusias ingin berjabat tangan dan berfoto.
“Pak Prabowo! Pak Prabowo!” teriak warga yang berusaha mendekat untuk mengabadikan momen langka tersebut. Bahkan, teriakan “Hidup Pak Prabowo!” menggema saat Presiden berkeliling menyapa masyarakat.
Selain masyarakat umum, acara halalbihalal juga dihadiri tokoh penting nasional, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Kedatangan keduanya disambut langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
Suasana penuh keakraban terlihat saat para pemimpin bangsa tersebut saling bersalaman dan berbincang hangat dalam suasana Lebaran. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta keluarga juga turut hadir, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara.
Menariknya, kehadiran kucing peliharaan Presiden, Bobby Kertanegara, turut mencuri perhatian publik. Bobby yang berada di dalam stroller khusus menjadi objek foto favorit para pengunjung.
Bagi banyak warga, kesempatan memasuki Istana Kepresidenan menjadi pengalaman tak terlupakan. Meski harus mengantre sejak dini hari, mereka mengaku terkesan dengan suasana hangat dan pelayanan yang diberikan.
Acara halalbihalal ini menjadi simbol keterbukaan dan kedekatan antara pemimpin negara dengan rakyat, sekaligus mempererat tali silaturahmi dalam suasana Hari Raya Idul Fitri.











