My WordPress Blog

Awal mula cucu Mpok Nori bertemu mantan suami Irak yang membunuhnya

Awal Mula Kisah Cinta yang Berujung Tragedi

Dwintha Anggary (37), cucu dari komedian ternama Mpok Nori, ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) dini hari. Ia dibunuh oleh FTJ, mantan suaminya yang merupakan warga negara Irak. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, terlebih karena awal kisah cinta mereka berawal dari pertemuan di Malaysia.

Keluarga korban mengungkap bahwa Dwintha dan FTJ pertama kali bertemu saat adiknya bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Dian, kakak korban, menceritakan bahwa Dwintha pergi ke Malaysia pada tahun 2007 dan berkenalan dengan pria asal Irak tersebut. Setelah hampir empat tahun bekerja di sana, Dwintha pulang ke Indonesia. Namun, FTJ justru menyusul dan melamar Dwintha.

Keluarga akhirnya merestui pernikahan mereka pada 2019 karena melihat keduanya saling menyukai. Namun, rumah tangga mereka tidak berjalan dengan baik. Dian menyebut kemungkinan sikap keras dan cara bicara FTJ yang tinggi membuat adiknya tertekan secara mental. Meskipun tidak ada bukti KDRT seperti lebam-lebam, tekanan batin tersebut diduga memengaruhi kondisi Dwintha secara psikologis.

Keguguran Tiga Kali

Tekanan batin tersebut diduga berdampak besar pada kondisi Dwintha. Sehingga ia harus mengalami keguguran hingga tiga kali. “Almarhumah keguguran tiga… tiga kali keguguran. Yang pertama 3 bulan, 6 bulan, sama 8 bulan. Ya kalau enggak (stres), secara ini kan enggak mungkin anaknya keguguran sampai tiga kali,” ujar Dian.

Diketahui, Dwintha dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, berdampingan dengan makam Mpok Nori. Kurang dari 24 jam setelah tragedi berdarah tersebut, pelaku berhasil ditangkap polisi di rest area Tol Tangerang–Merak saat hendak kabur ke Sumatera.

Awal Mula Rumah Tangga Retak

Sebelum tewas dibunuh FD, mantan suaminya, Dwintha sempat terlibat cekcok. Keluarga mengungkap awal mula hubungan Dwintha dan FD mulai retak hingga terjadi pembunuhan, berawal dari momen Nisfu Syakban. “Jadi pas Nisfu Syakban itu mereka cekcok saja. Cekcok terus keluarlah kalimat talak dari pihak laki-laki (FD),” kata Dian, kakak korban, di daerah Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026).

Dian mengatakan, dalam pandangan keluarga, ucapan talak tersebut dianggap sebagai tanda berakhirnya hubungan, terlebih pernikahan keduanya dilakukan secara siri. “Nah, kalau dalam hukum Islam kan yang kita tahu kalau dia bilang talak ya berarti sudah selesai, sedangkan mereka hanya nikah siri kan. Jadi ya kita anggap dari keluarga ya sudah selesai. Tetapi dia berdalih dia hanya emosi,” lanjut Dian.

Namun, konflik tidak berhenti sampai di situ. Dian menyebut, mantan suami adiknya yang merupakan warga negara Irak itu tidak menerima perpisahan tersebut dan menolak untuk berpisah. “Terus enggak mau dipisahin,” ujar Dian.

Ancaman Bunuh Diri

Situasi semakin memanas hingga pihak keluarga memutuskan untuk memanggil polisi. Sebelum polisi datang, pelaku sempat melakukan aksi yang membuat keluarga panik. “Dia mengambil pisau mau bunuh diri ceritanya di depan kita. Karena ibu saya histeris kan, langsung memanggil polisi,” tutur Dian.

Saat polisi tiba di lokasi, pria tersebut justru melarikan diri. “Ketika polisi datang dia kabur. Nah, jadi makanya waktu itu dia pisah sudah tuh akhirnya, mau harus enggak mau,” ucap Dian.

Dian juga mengungkap bahwa setelah perpisahan tersebut, pelaku masih tinggal di sekitar lokasi yang tidak jauh dari tempat adiknya. “Ternyata dia kan mengontrak di depan,” ungkap Dian.

Penutup

Dwintha Anggary, cucu dari komedian Mpok Nori, ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada 21 Maret 2026 lalu. Korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh mantan suami sirinya berinisial FD. Saat ini kasus tersebut tengah dalam pemeriksaan Polda Metro Jaya. Sementara terduga pelaku berdasarkan informasi yang dihimpun sudah diamankan polisi.


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *