My WordPress Blog

Dokter Richard Lee Langgar Pemeriksaan Polisi, Malah Live TikTok Sebelum Ditahan

Penahanan Dokter Influencer Kecantikan Richard Lee

Richard Lee, seorang dokter sekaligus influencer kecantikan, ditahan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) malam setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar 10 jam. Penahanan ini dilakukan karena dianggap menghambat proses penyidikan dalam kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.

Sebelum penahanan, Richard Lee sempat mangkir dari pemeriksaan tambahan yang dijadwalkan pada 3 Maret 2026. Ketidakhadirannya tersebut tidak disertai dengan penjelasan yang jelas kepada penyidik. Bahkan, pada hari yang sama, ia justru melakukan siaran langsung di media sosial TikTok, yang menimbulkan berbagai reaksi dari warganet.

Proses Penahanan Richard Lee

Penahanan Richard Lee terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 21.50 WIB di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Sebelumnya, ia keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sekitar pukul 21.43 WIB dengan mengenakan kemeja putih.

Selama pemeriksaan, penyidik melontarkan sebanyak 29 pertanyaan terkait dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Pertanyaan-pertanyaan ini bertujuan untuk memperjelas peran Richard Lee dalam kasus yang sedang ditangani.

Alasan Penahanan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa penahanan dilakukan karena tindakan Richard Lee dinilai menghambat proses penyidikan. Ia menyatakan, “Berdasarkan pertimbangan tindakan tersangka DRL yang dinilai menghambat penyidikan, maka terhadap tersangka dilakukan penahanan.”

Perlu diketahui, kasus ini bermula dari laporan yang diajukan oleh Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) ke Polda Metro Jaya pada 2 Desember 2024. Laporan tersebut memiliki nomor LP/B/7317/XII/2024/SPKT Polda Metro Jaya. Doktif menuding Richard Lee tidak memiliki surat izin praktik (SIP) untuk operasional kliniknya di Palembang. Namun, dalam proses penyelidikan, Richard Lee kemudian menunjukkan bukti bahwa dirinya memiliki izin SIP untuk praktik tersebut.

Peristiwa Mangkir dan Live TikTok

Penyidik menyebutkan bahwa Richard Lee tidak hadir pada pemeriksaan tambahan yang dijadwalkan pada 3 Maret 2026. Ketidakhadiran tersebut tanpa memberikan keterangan yang jelas. Bahkan, pada hari yang sama, Richard Lee diketahui melakukan live di akun TikTok miliknya. Hal ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, karena dianggap kurang menunjukkan itikad baik terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Pengaruh Terhadap Publik

Penahanan Richard Lee semakin menyita perhatian publik, terutama setelah aksi-aksinya yang dianggap tidak sesuai dengan prosedur hukum. Kasus ini juga menjadi sorotan luas di berbagai media dan media sosial, sehingga membuat banyak orang memperhatikan perkembangan terbaru dari penahanan tersebut.

Kesimpulan

Penahanan Richard Lee menunjukkan bahwa aparat kepolisian akan mengambil langkah tegas jika ada indikasi adanya penghalangan terhadap proses penyidikan. Selain itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi para tokoh publik untuk lebih mematuhi prosedur hukum yang berlaku.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *