Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 Diperpanjang Hingga 4 Maret
Pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 telah diperpanjang hingga tanggal 4 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Perpanjangan ini dilakukan agar para calon peserta dapat menyelesaikan proses pendaftaran dengan benar dan memastikan seluruh data yang diunggah sesuai dengan ketentuan.
Proses pendaftaran ini dilakukan secara daring melalui laman resmi https://span.ptkin.ac.id. Sebelumnya, masa pendaftaran dijadwalkan berakhir pada 28 Februari 2026, namun kini diberikan tambahan waktu agar siswa yang belum menyelesaikan proses bisa mengajukan diri dengan lebih tenang.
Jalur Masuk Tanpa Ujian Tertulis
SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional yang berbasis prestasi akademik. Berbeda dengan ujian masuk berbasis tes, seleksi ini tidak mengharuskan peserta mengikuti ujian tertulis. Penilaian dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik lain yang dituangkan dalam bentuk portofolio.
Seluruh proses seleksi dilaksanakan serentak oleh 59 PTKIN di Indonesia, termasuk Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). Proses seleksi dilakukan dengan prinsip adil, transparan, serta tanpa diskriminasi atas dasar apa pun. Seluruh biaya seleksi ditanggung pemerintah, sehingga peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran.
Sebagai alternatif jalur masuk, tersedia juga Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) yang menggunakan mekanisme ujian tertulis.
Ketentuan Umum Peserta
Beberapa ketentuan utama dalam SPAN-PTKIN 2026 antara lain:
- Seleksi dilakukan tanpa ujian tertulis.
- Sekolah yang dapat mendaftarkan siswa meliputi MA, MAK, SMA, SMK, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah, Mu’adalah Muallimin, serta Mu’adalah Salafiyah yang memiliki izin resmi.
- Peserta wajib didaftarkan oleh kepala satuan pendidikan masing-masing.
Persyaratan Pendaftaran
Calon peserta harus memenuhi syarat berikut:
- Siswa kelas terakhir tahun 2026.
- Memiliki prestasi akademik sesuai ketentuan PTKIN tujuan.
- Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
- Memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 yang telah diisikan di PDSS dan/atau nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum mendaftar, siswa perlu menyiapkan dokumen berikut:
- NPSN dan NISN.
- Tanggal lahir.
- Email aktif.
- Pas foto formal terbaru berlatar merah (maksimal 500 KB).
- Scan nilai rapor per semester (PDF maksimal 500 KB).
- Sertifikat prestasi (opsional, maksimal 1 MB).
- Bukti hafalan Alquran (opsional).
- Pilihan dua PTKIN dan masing-masing dua program studi.
Tahapan Pendaftaran Online
Berikut alur pendaftaran SPAN-PTKIN 2026:
- Membuat akun melalui menu “Pendaftaran Akun”.
- Login menggunakan NISN dan password yang dikirim ke email.
- Mengunggah pas foto (tidak dapat diubah setelah diunggah).
- Mengisi biodata lengkap beserta data orang tua.
- Memeriksa dan mengonfirmasi nilai rapor.
- Mengunggah dokumen rapor per semester dalam format PDF.
- Memilih dua PTKIN dan masing-masing dua program studi sesuai prioritas.
- Mengunggah maksimal dua prestasi (opsional).
- Mengisi survei pendaftaran.
- Melakukan finalisasi dan mencetak kartu peserta.
Perlu diperhatikan, setelah proses finalisasi dilakukan, data tidak dapat diubah kembali. Karena itu, peserta diminta memastikan seluruh informasi telah benar sebelum mengakhiri pendaftaran.
Jadwal Penting SPAN-PTKIN 2026
- Pendaftaran PDSS: 5 Januari – 9 Februari 2026
- Pengisian/Verifikasi/Finalisasi PDSS: 5 Januari – 10 Februari 2026
- Pendaftaran Siswa: 11 Februari – 28 Februari 2026 (diperpanjang hingga 4 Maret 2026)
- Pengumuman Hasil Seleksi: 7 April 2026
- Verifikasi dan Daftar Ulang: Mengikuti ketentuan masing-masing PTKIN
Perpanjangan masa pendaftaran ini menjadi peluang terakhir bagi siswa yang ingin masuk PTKIN melalui jalur prestasi tanpa ujian tertulis.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











