Peristiwa Arogan Ibu-ibu yang Menoyor Kepala Petugas Lalu Lintas di Palembang
Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di kota Palembang, Sumatera Selatan. Seorang ibu-ibu diduga melakukan tindakan arogan dengan menoyor kepala petugas lalu lintas saat sedang ditegur karena parkir di tengah kemacetan. Kejadian ini viral di media sosial dan menarik perhatian masyarakat luas.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/02/2026) di ruas Jalan Jenderal Sudirman KM 4.5, Kelurahan Ario Kemuning, tepat di depan SD Muhammadiyah 14 Palembang. Saat itu, Brigadir Renaldy Sandes, anggota Sat PJR Ditlantas Polda Sumsel, sedang melakukan pengaturan lalu lintas di titik rawan macet. Ia menemukan sebuah mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi BG 1583 ZO berhenti tepat di depan Halte Bus. Posisi kendaraan tersebut menyebabkan penyempitan jalur, sehingga arus kendaraan dari arah pasar menuju KM 5 mengalami hambatan serius.
Tindakan Petugas
Petugas mencoba memberikan edukasi dan menempelkan barcode konfirmasi pelanggaran sebagai bentuk penindakan. Namun, pengendara wanita tersebut justru keluar dari mobil dengan nada emosional. Bukannya kooperatif, pengendara tersebut justru melontarkan kata-kata yang tidak pantas dan melakukan kekerasan fisik atau menoyor kepala petugas.
Penjelasan Pengemudi
Pengemudi mobil tersebut berdalih bahwa ia tidak melakukan pelanggaran parkir di bahu jalan karena hanya “berhenti sebentar”. Namun, secara aturan dilarang keras berhenti di area halte bus karena sangat mengganggu fungsi transportasi publik dan kelancaran jalan. Petugas menegaskan bahwa posisi mobil tersebut jelas berada di depan halte bus, sehingga menyebabkan bottleneck.
Tindakan Hukum
Merasa tindakan pengendara tersebut sudah melampaui batas dan menghambat tugas kedinasan, Brigadir Renaldy Sandes resmi melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Laporan tersebut kini tengah diproses oleh Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan dengan nomor laporan: LP/B/292/II/2026/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN.
Tanggapan Masyarakat
Netizen berharap tindakan tegas dari kepolisian ini bisa memberikan efek jera, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi pengendara lain yang sering mengabaikan rambu-rambu lalu lintas.
Pengalaman Petugas
Brigpol Renaldi Sandes kini melaporkan seorang ibu pengendara mobil Daihatsu Sigra yang melanggar aturan saat berhenti di depan halte Sekolah Muhammadiyah, Jalan Jenderal Sudirman, KM 4,5, Palembang. Peristiwa itu terjadi pada 26 Februari 2026 kemarin saat ia sedang melakukan patroli.
Pasca kejadian, Sandes langsung membuat laporan sebab pengemudi tersebut melontarkan kata-kata kurang pantas serta mendorong kepalanya. Saat dikonfirmasi, Brigpol Renaldi Sandes menceritakan mulanya ia hendak mengarah ke simpang Trakindo untuk menghalau truk besar yang masuk kota.
Penyebab Macet
Menurutnya, mobil ibu pelanggar tersebut sudah ada di sana. Setelah melaksanakan giat terhadap truk fuso yang melintas, ia bersama rekannya kembali ke lokasi untuk menertibkan mobil yang setop di pinggir jalan. Ada lima hingga enam mobil yang sedang setop atau parkir di jalan tersebut sehingga ia mengambil tindakan tilang ETLE Mobile Handheld.
Reaksi Pengemudi
Kurang lebih 10 menit kemudian, Sandes kembali ke lokasi dan melihat ada sejumlah mobil yang setop atau parkir di depan halte Sekolah Muhammadiyah. Ada sekitar lima atau enam mobil yang parkir di sana, langsung kami ambil tindakan tilang ETLE Handheld. Tidak ada yang protes waktu dikasih stiker dan struk pelanggaran. Hanya ibu itu saja yang protes.
Komentar Dirlantas
Terpisah, Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol. Maesa Soegriwo, menyayangkan adanya aksi tidak terpuji dari seorang pelanggar terhadap anggotanya yang sedang melaksanakan tugas. Ia mengimbau agar masyarakat, baik pengendara roda dua maupun roda empat, tetap membudayakan tertib berlalu lintas.
Kesimpulan
Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Tindakan arogan seperti ini tidak hanya merugikan petugas, tetapi juga mengganggu kelancaran lalu lintas di kota Palembang. Semoga kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat umumnya.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











