My WordPress Blog

Pencarian Kopilot Farhan Gunawan Diketahui dari Jejak Langkah di Smartwatch, Temukan Petunjuk Baru

Update Pencarian Farhan Gunawan

Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap Farhan Gunawan, seorang kopilot pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah hutan Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Pangkep, Sulsel. Dalam proses pencarian ini, tim menemukan beberapa petunjuk baru yang memberikan harapan bagi keluarga.

Pada Senin (19/1/2026), tim SAR menemukan tas berisi dokumen penting milik Farhan, termasuk KTP atas namanya. Tas tersebut ditemukan pada malam hari dan kemudian diserahkan ke posko SAR AJU Desa Tompobulu. Selain KTP Farhan, dalam tas juga ditemukan KTP atas nama Dwi Murdiono, yang diketahui sebagai bagian dari awak pesawat. Tidak hanya itu, ada pula dua kartu ID Card Airfast Indonesia dan Indonesia Air, serta beberapa kartu debit ATM dan uang rupiah. Di dalam tas juga ditemukan pistol flare gun berwarna orange hitam yang biasa digunakan dalam kondisi darurat untuk meminta bantuan.

Data Langkah Kaki dari Smartwatch

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah data langkah kaki yang terekam dalam smartwatch milik Farhan. Dari informasi yang diperoleh, ponsel milik Farhan sudah ditemukan dan diserahkan ke keluarga pada Minggu (18/1/2026). Dari ponsel tersebut, diketahui bahwa smartwatch milik Farhan masih aktif dan merekam pergerakan langkah kakinya setelah pesawat jatuh.

Pitri Keandedes Hasibuan, kakak dari pacar Farhan, mengungkapkan bahwa data dari smartwatch menunjukkan adanya pergerakan langkah kaki Farhan. Pada pukul 6 sore hari Minggu, tercatat 9 ribu langkah kaki. Pada pukul 10 malam, jumlahnya meningkat menjadi 13.647 langkah. Pitri menyebutkan bahwa pergerakan ini merupakan tanda-tanda bahwa Farhan masih hidup.

“Pergerakan kakinya makin lama makin bertambah,” ujarnya sambil menangis. Ia memohon agar tim pencari diperbanyak guna mencari Farhan secara lebih intensif.

Perkembangan Pencarian

Sayangnya, hingga hari keempat pencarian, yakni pada Selasa (20/1/2026), Farhan belum juga ditemukan. Tim SAR justru menemukan barang-barang lain milik Farhan yang tercecer di hutan. Meski begitu, keluarga tetap berharap bahwa Farhan masih hidup dan dapat segera ditemukan.

Farhan Gunawan adalah alumnus Sekolah Islam Athirah Makassar. Ia tercatat sebagai salah satu kru pesawat ATR 42-500 bernomor registrasi PK-THT yang hilang kontak sebelum akhirnya ditemukan jatuh di wilayah hutan Tompo Bulu.

Profil Farhan Gunawan

Farhan dikenal sebagai sosok yang aktif sejak masa sekolah. Ia pernah menjadi Ketua OSIS SMP Islam Athirah periode 2014-2015 dan Ketua OSIS SMA Islam Athirah periode 2016-2017. Setelah menamatkan pendidikan SMP pada tahun 2016, ia melanjutkan ke SMA Athirah. Setelah lulus, Farhan menempuh pendidikan di Akademi Penerbangan Indonesia dan tercatat sebagai alumni Taruna.

Kedatangan Keluarga

Keluarga Farhan, termasuk kedua orang tuanya, Capt Gunawan dan Hj Indah, telah tiba di Makassar. Mereka berangkat dari Malili, Kabupaten Luwu Timur, setelah insiden hilangnya kontak pesawat. Kedatangan mereka bertujuan untuk menunggu kabar pasti tentang anaknya yang masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Setelah dua hari pencarian, lokasi pesawat yang ditumpangi 10 orang, termasuk Farhan, mulai dipetakan. Tim SAR gabungan telah menemukan serpihan puing pesawat di sejumlah titik lereng Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan. Saat ini, Basarnas masih bekerja di lokasi tersebut.

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *