My WordPress Blog

Banjir Mentawir Terbesar dalam 26 Tahun, Ibu Pembuang Bayi Jadi Tersangka

Berita Terkini di Kalimantan Timur: Banjir, Kasus Pembuangan Bayi, dan Proyek Energi

1. Banjir Mentawir yang Masuk Kawasan IKN, Banjir Paling Besar dalam 26 Tahun Terakhir

Banjir yang terjadi di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 03.00 WITA, menjadi perhatian utama masyarakat. Wilayah ini termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga kejadian banjir ini menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas wilayah tersebut.

Menurut Lurah Mentawir, Nelva Susanti, banjir memang sering terjadi di wilayahnya, terutama pada akhir tahun dan awal tahun. Namun, kali ini merupakan banjir terbesar dalam 26 tahun terakhir. Berdasarkan catatan pihak kelurahan, sebanyak 15 rumah sempat terendam air dengan ketinggian mencapai 1,5 hingga 2 meter. Sementara sisanya hanya terkena air hingga kolong rumah.

Fakta-fakta penting mengenai banjir Mentawir:

  • Paling besar dalam 26 tahun terakhir

    Meski merupakan fenomena tahunan, Nelva menyatakan bahwa banjir kali ini adalah yang terbesar dalam 26 tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh pendangkalan di hulu sungai dan penyempitan di muara sungai.

  • Belum ada normalisasi sungai

    Pihak kelurahan telah beberapa kali meminta dinas terkait untuk melakukan normalisasi Sungai Mentawir, tetapi UPT tidak memiliki alat yang memadai untuk pengerukan.

  • Dampak banjir

    Hingga Jumat pagi (9/1/2026), tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sebanyak 54 rumah warga di 3 RT terdampak luapan sungai, dengan total 147 jiwa merasakan dampaknya.

  • Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 Wita

    Peristiwa ini terjadi setelah hujan berlangsung cukup lama dan merata. Wilayah yang terdampak meliputi RT 01, RT 02, dan RT 03 Kelurahan Mentawir.

  • Waspada potensi hujan

    Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan dan segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air di lingkungan sekitar.

  • Peringatan BMKG

    Sebelum kejadian, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem secara berturut-turut. Curah hujan tinggi yang berlangsung sejak pukul 17.00 WITA mengakibatkan daerah aliran sungai di Mentawir tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke permukiman warga.

  • Rencana normalisasi Sungai Mentawir

    Selain penanganan darurat, BPBD PPU juga berkoordinasi dengan pihak Otorita IKN terkait rencana usulan normalisasi Sungai Mentawir sebagai upaya pengurangan risiko banjir ke depan.

2. Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka Pembuang Bayi di Jl Gerilya Samarinda

Kepolisian menetapkan seorang wanita berinisial AF (18) sebagai tersangka kasus dugaan penelantaran bayi di Gang Mandiri, Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda. AF merupakan ibu kandung bayi laki-laki tersebut.

Bayi ditemukan oleh warga pada Kamis (8/1/2026) pagi pukul 05.30 WITA. Sedangkan ibu kandungnya ditangkap pada hari yang sama pukul 10.00 WITA. Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, menyampaikan bahwa status AF telah resmi dinaikkan menjadi tersangka.

Motif dan kondisi ibu kandung:
– AF mengaku melahirkan bayinya sendiri sekitar pukul 01.00 WITA.
– Dalam kondisi panik dan kalut, ia melakukan aksi nekat tersebut secara spontan.
– Ia meninggalkan bayinya di rumah warga karena keterbatasan ekonomi.

Kronologi kejadian:
– Peristiwa memilukan ini bermula pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.
– AF diketahui melahirkan bayinya sendiri di kamar mandi rumah.
– Alih-alih memberikan perawatan, ia diduga mencoba membungkam tangisan sang bayi dan meletakkannya di area terbuka di samping rumah.

Ancaman hukuman:
– AF terancam dijerat dengan Pasal 77B Jo Pasal 76B Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

3. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Pantau Proyek RDMP Balikpapan, Minta Perkuat Ketahanan Energi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meninjau proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Pertamina Balikpapan, Kamis (8/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional di sektor energi berjalan sesuai rencana.

Proyek RDMP Kilang Pertamina Balikpapan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompleksitas kilang agar mampu menghasilkan BBM berkualitas tinggi sesuai standar Euro V.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan pihaknya memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan standar yang ditetapkan.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *