My WordPress Blog

Ucapan Dosen yang Membuat Mahasiswi Jijik Sebelum Tewas

Kasus Kematian Mahasiswi Universitas Negeri Manado (UNIMA) yang Menyedihkan

Kasus kematian mahasiswi Universitas Negeri Manado (UNIMA), Evia Maria Mangolo, menjadi perhatian publik setelah ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar kosnya di kawasan Kaaten, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, pada Selasa (30/12/2025). Wanita berusia 21 tahun tersebut meninggal dalam kondisi yang menimbulkan banyak tanda tanya. Keluarga korban menyatakan adanya kejanggalan dalam kematian Maria, termasuk luka dan lebam di tubuhnya.

Surat Peringatan dari Maria

Sebelum ditemukan tewas, Maria sempat menulis surat yang menjadi bukti kuat mengenai pengalaman traumatis yang dialaminya. Surat itu ditulis pada 16 Desember 2025, dan isinya menceritakan kronologi pelecehan seksual yang dialaminya oleh seorang dosen bernama Mner Danny. Dalam surat tersebut, Maria menjelaskan bahwa ia merasa tertekan akibat tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh dosen tersebut.

Kronologi kejadian yang ditulis Maria dalam suratnya adalah sebagai berikut:

  • Pada hari Jumat tanggal 12 Desember, sekitar jam satu siang, Mner Danny mengirim pesan chat kepada Maria, meminta dia untuk memberikan pijatan.
  • Maria menolak karena merasa tidak kompeten dalam hal tersebut.
  • Di tengah percakapan, Mner Danny menyampaikan pesan yang membuat Maria merasa tidak nyaman.
  • Kebetulan, Maria sedang bersama temannya Deisye dan Refina Bawale di food court kampus.
  • Maria memperlihatkan pesan chat tersebut kepada temannya, namun mereka memperingatkan agar tidak pergi.
  • Meskipun begitu, Maria tetap pergi ke tempat parkiran kampus untuk menemui Mner Danny.
  • Sebelum pergi, Maria mengaktifkan fitur live location di grup WhatsApp miliknya.
  • Saat tiba di tempat parkiran, Mner Danny memintanya naik ke mobilnya.
  • Di dalam mobil, Mner Danny mulai melakukan tindakan tidak senonoh, termasuk menyentuh bagian tubuh Maria tanpa izin.
  • Maria mencoba menolak, tetapi Mner Danny terus memaksa.
  • Tidak hanya itu, Mner Danny juga mencium pipi Maria secara paksa.
  • Setelah itu, mobil melanjutkan perjalanan dan melewati beberapa area kampus.
  • Pada akhirnya, Maria merasa sangat takut dan ingin pulang, tetapi Mner Danny terus memaksa.
  • Akhirnya, Maria keluar dari mobil dan kembali ke kampus dengan rasa trauma dan ketakutan.

Kejanggalan dalam Kematian Maria

Keluaarga Maria semakin curiga setelah menemukan beberapa tanda-tanda yang tidak wajar di tubuh korban. Mulai dari adanya tanda biru di kaki, luka di pinggang kiri, dan paha atas. Hal ini membuat keluarga memutuskan untuk menyerahkan kasus kematian Maria ke pihak kepolisian.

Selain itu, pengacara keluarga Maria, Cyprus Tatali, menyatakan bahwa posisi kain di kamar kos korban juga terlihat janggal. Karenanya, keluarga meminta agar jenazah Maria diotopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Penutup

Surat yang ditulis oleh Maria menjadi bukti penting dalam kasus ini. Isi surat tersebut tidak hanya menggambarkan pengalaman traumatis yang dialaminya, tetapi juga memohon kepada pihak pimpinan universitas untuk menindaklanjuti masalah ini. Maria berharap agar Mner Danny mendapatkan sanksi yang layak, agar tidak ada lagi korban yang mengalami hal serupa.




Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *