Penyaluran BLTS Kesra di Berau Masih Berlangsung
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melalui Kantor Pos Tanjung Redeb masih berlangsung hingga saat ini. Hingga 27 November, sebanyak 57 persen dari total penerima manfaat telah mengambil bantuan tersebut. Dari total 5.898 penerima yang terdaftar, sekitar 3.390 orang sudah menerima dana BLTS Kesra.
Sisanya, yaitu sebanyak 2.508 penerima, masih dalam proses penyaluran dan ditargetkan tuntas sebelum masa pembayaran utama berakhir pada 30 November. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga yang berhak mendapatkan bantuan dapat menerima haknya sebelum batas akhir.
Tiga Pola Penyaluran BLTS Kesra
Untuk memastikan bantuan bisa diterima oleh seluruh penerima sesuai kategori, Kantor Pos menggunakan tiga pola penyaluran:
-
Pengambilan langsung di kantor pos
Pola ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang dekat dengan kantor pos. Mereka dapat datang langsung ke lokasi penyaluran sesuai jadwal yang telah ditentukan. -
Melalui komunitas
Untuk wilayah yang jauh dari akses kantor pos, penyaluran dilakukan melalui komunitas, biasanya di kantor kelurahan atau kecamatan. Penerima akan dipanggil berdasarkan jadwal yang telah disusun. -
Door to door
Pola ini khusus untuk lansia, penyandang disabilitas, atau penerima dengan kondisi sakit yang tidak memungkinkan hadir ke lokasi pembayaran. Petugas Kantor Pos akan mendatangi rumah penerima secara langsung.
Jadwal Penyaluran dan Proses Pengambilan
Jadwal penyaluran bagi warga telah disusun sejak pekan sebelumnya dan dibagi berdasarkan wilayah kelurahan. Meski demikian, masih ada masyarakat yang hadir di luar jadwal yang sudah ditentukan, sehingga memunculkan antrean pada hari tertentu. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab penyaluran belum sepenuhnya tuntas meski jadwal sudah berjalan.
Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk periode tiga bulan atau Rp 200 ribu per bulan. Kategori penerima merupakan warga kurang mampu yang bukan bagian dari aparatur negara seperti PNS, P3K, serta anggota TNI dan Polri.
Cara Cek dan Mengambil Bantuan BLTS Kesra
BLTS Kesra tidak menerima pendaftaran mandiri, karena data penerima ditentukan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui beberapa cara:
-
Datang ke Kantor Pos
Masyarakat dapat datang ke Kantor Pos dengan menunjukkan KTP atau KK lalu petugas akan mengecek apakah nama Anda masuk daftar penerima BLTS Kesra. -
Menunggu Jadwal Penyaluran di Kelurahan
Kantor Pos mengirimkan daftar penerima ke kelurahan dan warga biasanya dipanggil berdasarkan jadwal lalu dibagikan melalui RT. -
Mengecek Melalui Aplikasi / Website Kemensos
Masyarakat juga bisa mengecek melalui aplikasi atau website Kemensos https://cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan NIK dan alamat sesuai KTP.
Prosedur Pengambilan Dana
Proses pengambilan BLTS Kesra cukup mudah asalkan penerima mengikuti prosedur yang ditetapkan. Berikut langkah-langkahnya:
-
Cek Nama di Daftar Penerima
Nama penerima BLTS Kesra ditentukan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Nama penerima bisa dicek melalui informasi dari kelurahan, kecamatan, atau pengumuman yang disampaikan RT/RW. -
Persiapkan Dokumen Wajib
Saat mengambil bantuan, siapkan dokumen berikut: - KTP asli penerima manfaat
- KK (Kartu Keluarga)
- Surat Undangan/Pemberitahuan jika ada
-
Penerima wajib datang sendiri, kecuali kategori khusus (lansia/disabilitas)
-
Datang Sesuai Jadwal Penyaluran
Jadwal biasanya dibagi berdasarkan kelurahan untuk menghindari antrean. Lokasi penyaluran bisa berupa kantor pos, kantor kelurahan, atau titik komunitas lain. -
Verifikasi Petugas
Petugas Kantor Pos akan melakukan: - Pengecekan kecocokan data NIK
- Verifikasi wajah dan tanda tangan
-
Pencatatan administrasi penyaluran
-
Penerimaan Dana
Penerima akan menerima uang Rp 600.000 (periode 3 bulan) dan dana diberikan tunai atau non-tunai, tergantung sistem setiap daerah. -
Door to Door (Khusus Penerima Rentan)
Lansia, penyandang disabilitas, atau warga sakit akan didatangi langsung oleh petugas Kantor Pos ke rumah.
Penutup
Kantor Pos Tanjung Redeb tetap membuka layanan hingga hari terakhir penyaluran, bahkan pada Minggu 30 November pelayanan tetap berjalan agar masyarakat yang belum sempat hadir dapat tetap menerima haknya. Saat ini, kantor pos yang beroperasi di Berau berjumlah tujuh cabang dan seluruhnya turut mendukung distribusi bantuan tersebut.











