Kejadian Pencurian di Gudang Ban Mobil di Kalisari Surabaya
Pada bulan November 2025, sebuah rumah kosong yang digunakan sebagai gudang penyimpanan ban mobil di kawasan Jalan Kalisari, Surabaya, disatroni oleh komplotan pencuri. Aksi pencurian terjadi sebanyak dua kali berturut-turut, yaitu pada Kamis (27/11/2025) dan Jumat (28/11/2025).
Pemilik gudang, yang dikenal dengan inisial EO, mengetahui kejadian tersebut setelah menerima telepon dari pengurus RT setempat. Saat tiba di lokasi, ia melihat beberapa orang seperti sekuriti permukiman, pengurus RT, dan dua orang polisi sedang berada di tempat kejadian.
Tindakan Awal dan Proses Pendataan
Setelah tiba di lokasi, EO mulai memeriksa kondisi bangunan dan barang-barang yang ada di dalamnya. Ia kemudian mencoba mendata benda-benda yang hilang akibat aksi pencurian. Beberapa ban mobil yang belum sempat dicuri dipindahkan ke gudang lain menggunakan mobil pikap. Dibantu oleh dua orang karyawan, proses pendataan dan pemindahan barang dilakukan sejak siang hingga sore hari.
Menurut EO, pintu pagar dan pintu samping rumah telah dijebol oleh pelaku. Ia meyakini bahwa beberapa barang seperti ban dan velg telah hilang. Namun, kerugian pasti masih dalam proses pendataan ulang.
Aksi Kedua dan Perkiraan Pelaku
EO mengungkapkan bahwa aksi pencurian bukan hanya terjadi pada Jumat, tetapi juga pada hari sebelumnya, yaitu Kamis. Ia menyatakan bahwa dirinya belum melaporkan secara resmi ke mapolsek setempat, karena masih perlu melakukan pendataan lebih lanjut. Ia juga mengatakan bahwa ia yakin ada barang yang hilang, termasuk ban dan velg.
Beberapa warga sempat memberikan informasi kepada EO tentang keberadaan orang-orang mencurigakan di sekitar permukiman. Menurut perkiraan, jumlah pelaku mencapai empat orang. Diantara mereka, ada pelaku yang memiliki tato, satu pelaku berpostur tubuh kurus, dan satu lagi berkaus warna hijau tosca.
Pengamatan dari Tukang Parkir
Mariono, tukang parkir gudang yang berusia 69 tahun, mengaku sempat melihat aksi pencurian yang dilakukan oleh empat orang di rumah tersebut. Saat itu, ia sedang menjaga parkir di salah satu gudang di ujung gang Jalan Kalisari. Lokasi gudang yang dijaganya berada tepat di pertigaan jalan, dengan jarak sekitar 100 meter dari rumah milik EO.
Dari jarak tersebut, Mariono melihat gerak-gerik komplotan pelaku. Mereka tampak menunggu kedatangan mobil taksi online di pertigaan jalan dekat gudang yang dijaganya. Setelah mobil datang, dua orang perempuan naik ke dalam mobil tersebut, sementara satu orang pria berjalan kaki menuju arah rumah milik EO.
Mobil tersebut berjalan pelan hingga berhenti tepat di depan rumah EO. Selanjutnya, seorang pelaku keluar dari pintu gerbang pagar dan memasukkan benda berwarna hitam besar ke dalam mobil. Seorang pelaku lainnya juga keluar dari rumah dan membawa benda yang sama untuk dimasukkan ke dalam mobil.
Tindakan Lanjutan
Saat berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait aksi pencurian ini. EO masih menunggu hasil pendataan ulang untuk menentukan kerugian pasti dan akan melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke pihak berwajib.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











