My WordPress Blog

Pesan menyentuh 2 kakak untuk Florencia Ollen pasca tragedi ATR 42-500, puisi duka yang menggugah hati

Duka Mendalam Menghiasi Keluarga Ollen

Keluarga Florencia Lolita Wibisono, atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan Ollen, merasakan duka yang mendalam setelah kepergian sang adik dalam tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Air Indonesia Transport (IAT) di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Sebagai seorang pramugari, Ollen meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang, termasuk keluarganya sendiri.

Dua kakak Ollen, Natasya dan Felix, menyampaikan pesan-pesan pilu yang menyentuh hati warganet. Natasya mengunggah foto Ollen di Instagram dengan tulisan singkat namun penuh makna: “Fly higher sayangnya kakak.” Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungan selama proses pencarian hingga menerima kabar duka.

“Terima kasih teman-teman buat doa, perhatian dan dukungannya. Saatnya kami keluarga mengantarkan adik kami ke tempat peristirahatan yang terakhir,” tulis Natasya di Instagram Story. Ia menegaskan bahwa keluarga akan segera memberikan informasi lebih lanjut mengenai pemakaman Ollen.

Puisi yang Menyentuh Hati

Sementara itu, kakak Ollen yang lain, Felix, menyampaikan kabar duka melalui tulisan panjang yang puitis. Dalam puisinya, Felix mengungkapkan betapa besar rasa kehilangan yang dirasakan oleh keluarga. Ia menulis:

“Ketika ‘baik gak baik, Tuhan Yesus tetap baik’ berdiri di titik yang berbeda. Hari ini kami tidak berusaha meniadakannya. Ini adalah duka. Ini adalah luka. Ini adalah kehilangan yang sangat dalam bagi kami.”

Felix juga menyampaikan rasa percaya kepada Tuhan meskipun dalam ketidakpercayaan. Ia menegaskan bahwa hanya kepada-Nya mereka bisa membawa cinta, kehilangan, dan air mata mereka.

“Tuhan, hari ini kami menyerahkannya ke dalam tangan-Mu. Karena hanya di dalam-Mu kami tahu dia aman. Di tempat terbaiknya. Flying higher, Olen kami sayang.”

Masa Depan yang Tengah Dipersiapkan

Duka semakin dalam saat diketahui bahwa Ollen sedang mempersiapkan masa depannya. Ia berencana menikah dengan kekasihnya, seorang pilot. Keduanya sudah membicarakan rencana pernikahan secara serius. Juwita, kerabat Ollen, mengungkapkan bahwa keluarga sangat menantikan momen bahagia tersebut.

“Ya, dia memang akan segera menikah. Kami semua sudah menantikan momen bahagia itu,” ujar Juwita dengan nada lirih. Sementara itu, Yanti, kerabat lainnya, menambahkan bahwa rencana pernikahan tersebut sudah dibicarakan secara serius, meski tanggal pasti belum ditentukan.

Identifikasi Korban

Identitas korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 disampaikan oleh Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan, Polda Sulsel Kombes Pol dr Muhammad Haris. Ia menyatakan bahwa jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono.

Florencia Lolita Wibisono teridentifikasi berumur 33 tahun, dengan alamat di Alamat OAK Tower A Unit 216 Pulo Gadung, Jakarta Timur. Identifikasi dilakukan melalui sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis.

Penemuan Jenazah

Jasad Florencia ditemukan oleh personel SAR ARAI Sulawesi Selatan, Saiful Malik. Ia menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan di Bulusaraung, Pangkep sekira pukul 14.00 Wita pada Senin (19/1/2026). Saiful menjelaskan bahwa awalnya ia sedang mencari jalur menuju lokasi penyelamatan di sekitar titik jatuh pesawat.

Setelah menyisir area di sekitar posisi kepala pesawat, Saiful kemudian bergerak ke arah kanan lereng gunung. Ia melihat bekas-bekas pohon serta batu yang pecah, sehingga memastikan ada sesuatu di area tersebut. Setelah menemukan korban, ia menunggu kedatangan kantong jenazah sebelum melakukan pengemasan dan mobilisasi korban menuju jalur utama evakuasi.

Proses Evakuasi yang Rumit

Ollen ditemukan dalam posisi tengkurap di lereng gunung. Ia mengenakan pakaian non uniform berupa celana jeans dan sepatu kets berwarna hitam. Bagian atas diduga bukan seragam penerbangan. Setelah proses penemuan, jenazah Ollen dibungkus dan digantung sekitar 25 meter dari jarak ditemukan dan akan kembali dievakuasi besok pagi.

Proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena kondisi medan yang ekstrem. Saiful menjelaskan bahwa mekanismenya menggunakan tali dari puncak ke lokasi, namun untuk penurunan dari puncak ke titik evakuasi masih diatur secara teknis.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *