My WordPress Blog

Tas KTP Kopilot Muh Farhan Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Penemuan Tas Berisi Identitas Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Tim SAR menemukan sebuah tas berisi dompet dan kartu identitas korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Senin (19/1/2026) malam. Tas tersebut diserahkan ke Posko SAR AJU Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, pukul 19.20 Wita, bersama pelampung darurat berwarna kuning yang tampak terbakar.

Di dalam tas ditemukan KTP atas nama Muh Farhan Gunawan, kopilot pesawat asal Luwu Timur, serta KTP dan ID Card milik Dwi Murdiono, awak pesawat asal Bogor. Selain itu, ada juga beberapa kartu debit ATM dan beberapa lembar uang rupiah. Dalam tas tersebut juga ditemukan pistol flare gun berwarna orange hitam, senjata yang biasanya digunakan dalam kondisi darurat untuk memberi tanda butuh bantuan atau pertolongan.

Belum ada keterangan resmi dari Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan ihwal temuan benda dan kartu identitas itu.

Ribuan Relawan Turun Mencari Korban Pesawat ATR

Ribuan relawan dan petugas turun mencari penumpang Pesawat ATR 42-500 di Lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep Sulsel. Data dari Kepala Basarnas, operasi ini melibatkan 1.200 orang. Relawan dari berbagai latar belakang mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini.

Tim juga melibatkan warga Desa Tompobulu, Arman (38), yang merupakan sosok pertama menemukan lokasi mayat di jurang kedalam 200 meter. Arman mengenakan jaket lengkap dengan sebilah parang di pinggangnya.

Sebelum diberangkatkan, tim SAR yang terlibat lebih dahulu mendengar pengarahan lewat apel yang dipimpin Asrem Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Abi Kusnianto. Kolonel Inf Abi Kusnianto memimpin apel didampingi Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan. Ia menyampaikan arahan agar setiap dantim selalu memantau anggotanya setiap saat. Setelah memberikan pengarahan, Kolonel Inf Abi memimpin doa untuk kesuksesan misi evakuasi itu.

Abi Kusnianto juga menyebut, sudah ada empat tim dikerahkan ke lokasi yang sama lewat jalur Kabupaten Maros. “Empat Tim ini, dari SAR Basarnas TNI-Polri, termasuk Polhut dan masyarakat akan fokus menjangkau dasar jurang, karena diperkirakan serpihan jatuh hingga di dasar,” terangnya.

Fokus Evakuasi Korban di Jalur Darat

Andi Sultan mengatakan, pengerahan Tim SAR SRU 4 ini akan berfokus melakukan proses evakuasi korban. “Jadi kita fokuskan evakuasi sambil juga melakukan pencarian,” kata Andi Sultan. Proses evakuasi korban berjenis kelamin laki-laki itu, kata dia, akan difokuskan lewat jalur darat. Pasalnya, kondisi cuaca di lereng gunung Bulusaraung kata dia, tidak memungkinkan dilakukan evakuasi lewat jalur udara. “Jadi kita mengambil opsi jalur masyarakat, ya jalur darat,” jelasnya.

Daftar Unsur Relawan yang Terlibat

Berikut daftar unsur relawan yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi:

  • BASARNAS — 29 orang + 27 orang
  • BPBD Makassar City — 14 orang + 2 + 3 orang
  • Kodim Pangkep — 35 orang
  • Polairud Polda South Sulawesi — 6 orang
  • Koramil Balocci — 10 orang
  • Mapala UMI — 4 orang
  • Dompet Dhuafa — 6 orang + 5
  • TRC Tohasa — 6 orang
  • KSR UMI — 3 orang
  • Makassar Fire Department — 16 orang
  • SAR Locust — 3 orang + 3
  • SAR Unhas — 7 orang
  • SAR Pramuka — 3 orang + 5
  • PMI Makassar City — 3 orang + 16 + 2
  • KSB — 2 orang
  • Daeng Tisya Rescuer — 1 orang
  • FPL South Sulawesi — 5 orang
  • SAR GT TTR — 3 orang
  • Jasdam XIV/Hasanuddin — 10 orang
  • Mapala PNUP — 6 orang
  • Pangkep Police (Polres) — 16 orang
  • Balocci Police Sector (Polsek) — 8 orang
  • RSKD Dadi South Sulawesi — 6 orang
  • Tekpala UMI — 1 orang
  • Pangkep Health Office — 3 orang
  • Balocci Community Health Center (Puskesmas) — 10 orang
  • Laskar Pala — 3 orang
  • KGB Katimbang — 2 orang
  • KPA Tropika Pkp — 3 orang
  • Celebes Navigator — 1 orang
  • AKSI Makassar — 4 orang + 1
  • Wanadri Makassar — 1 orang
  • COMCAD — 1 orang
  • SUAGA Nurses Unhas — 7 orang
  • Brimob Polda South Sulawesi — 8 orang + 13
  • PUSTU — 4 orang
  • Redkar Makassar — 11 orang
  • SRC Pramuka Peduli — 7 orang
  • SAR MAR Team — 10 orang
  • KPE Banti Murung — 10 orang
  • SAR Unibos — 10 orang
  • TNI Pasgat — 65 orang
  • SAR Pangkep — 9 orang
  • Maros Fire Department — 3 orang
  • SAR UNM — 5 orang
  • BAZNAS Maros — 8 orang
  • Pammat Polda — 7 orang + 19 orang
  • Samapta Polres Pangkep — 7 orang + 25 orang
  • SAR Humanity — 1 orang
  • Rumah Zakat — 6 orang
  • Yon Kav 10 — 20 orang
  • CAICA — 13 orang
  • KPA Hijau — 6 orang
  • Mapala STIBA — 1 orang
  • SAR Ojol — 1 orang
  • Mahespala — 2 orang
  • TN Babul / Polhut / Galla — 25 orang
  • Mapala UHM — 5 orang
  • Mapala STIM — 1 orang
  • SAR Pangkarm — 2 orang
  • Mapala UTS — 2 orang
  • BPBD Pangkep — 20 orang
  • KPH Bulusaraung — 12 orang
  • Rescue 13 — 1 orang
  • Airport Authority — 4 orang
  • Kalla Rescue — 5 orang
  • Gojek Brigade Rescue — 2 orang
  • Kodam XIV — 35 orang
  • BBK Makassar — 8 orang
  • TBM 101 Faculty of Medicine UMI — 11 orang
  • Hive Volunteers — 6 orang
  • Banser Maros — 4 orang
  • Human Initiative — 8 orang
  • AREI South Sulawesi — 4 orang
  • MAHDIPA — 25 orang
  • SIMTALARAS — 1 orang
  • Joint SAR Maros — 20 orang
  • BPBD Maros — 20 orang
  • Korpala Unhas — 10 orang
  • ERT PT Makassar Metro Network — 1 orang
  • SAR Luwu — 1 orang
  • Himalapana — 1 orang
  • SKL — 5 orang


Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *