My WordPress Blog

Jatim Terpopuler: Komplotan Peminta Dana Raup Rp5 Juta, Penyanyi Joget di Acara Isra Miraj

Berita Terpopuler di Jawa Timur pada Sabtu 17 Januari 2026

Berikut adalah rangkuman berita menarik yang terjadi di Jawa Timur pada hari ini. Beberapa topik yang menjadi perhatian masyarakat mencakup kasus peminta sumbangan, aksi biduan joget dalam acara Isra Miraj, dan penerimaan uang pengganti kerugian negara oleh jaksa Nganjuk.

Komplotan Peminta Sumbangan Dapat Rp5 Juta per Hari

Satreskrim Polres Ponorogo berhasil membongkar modus komplotan peminta sumbangan yang mengatasnamakan yayasan yatim piatu. Mereka memperoleh pendapatan sebesar Rp5 juta per hari dari warga. Namun, uang tersebut tidak digunakan untuk kepentingan anak yatim piatu, melainkan disalahgunakan untuk judi dan penginapan di hotel.

Modus ini dimulai dari keresahan masyarakat setempat yang melihat sekelompok orang meminta sumbangan di wilayah hukum Ponorogo. Total ada 23 orang yang berkeliling mencari sumbangan dari satu desa ke desa lain. Mereka juga menggunakan surat tugas yang bertuliskan Yayasan untuk memperkuat modus mereka.

“Kami awalnya menyisir mereka dimana. Ternyata menginap di hotel. Malah ada perjudian di hotel tersebut yang dilakukan peminta sumbangan itu,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali.

Ke 23 peminta sumbangan langsung digiring dari hotel menuju Mapolres Ponorogo. Mereka mengaku memesan 8 kamar di hotel tersebut dan sudah menginap selama satu pekan. Asal mereka dari Lampung.

Mereka juga mengaku bahwa setiap pagi sampai sore mencari sumbangan kerumah di wilayah hukum Polres Ponorogo. Setiap hari, warga menyumbang rata-rata antara Rp2.000 hingga Rp10 ribu. Ada juga yang lebih besar. Selanjutnya, penyumbang diberi 1 stiker atasnama yayasan.

Penyebab Biduan Joget saat Acara Isra Miraj di Banyuwangi

Video aksi joget biduan dalam acara peringatan Isra Miraj di Banyuwangi viral di media sosial. Tampak biduan berbaju hitam dengan pakaian minim sedang berjoget dalam acara tersebut. Gerakan yang cukup erotis kontras dengan latar tulisan peringatan Isra Miraj dan iringan pemusik yang menggunakan pakaian islami.

Setelah ditelusuri, peristiwa dalam video tersebut terjadi di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon dan dibagikan melalui pesan berantai WhatsApp. Video ini menuai beragam komentar bernada kecewa dari masyarakat setelah diunggah di media sosial.

Mengetahui acaranya menjadi kontroversi di kalangan masyarakat, panitia acara merilis video permintaan maaf. “Atas nama pribadi dan sebagai ketua panitia, saya memohon maaf sebesar-besarnya,” kata ketua panitia acara, Muhammad Hadiyanto.

Ia membenarkan bahwa aksi biduan berjoget di panggung peringatan Isra Miraj di Dusun Bangunrejo tersebut memang terjadi. Namun demikian ia juga mengurai penjelasan.

Jaksa Nganjuk Terima Uang Pengganti Kerugian Negara Rp150 Juta

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menerima penitipan uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 150 juta. Uang tersebut dititipkan oleh keluarga tersangka perkara tindak pidana korupsi dana desa, Desa Dadapan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Yuliantono, Selasa (13/1/2026).

Kepala Kejari Nganjuk, Dino Kriesmiardi, mengatakan penitipan uang pengganti ini merupakan bagian dari proses penanganan perkara korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Dadapan 2023–2024. Menurutnya, pengembalian ini menjadi langkah penting dalam upaya pemulihan keuangan negara atau desa yang terdampak.

Dino menyatakan pihaknya berkomitmen memberantas tindak pidana korupsi secara profesional, proporsional, dan berkeadilan. Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Termasuk, berperan aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.




Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *