Mengapa Beberapa Makanan Tidak Disarankan Disimpan di Freezer
Freezer sering menjadi tempat penyimpanan berbagai makanan dan minuman. Tujuan utamanya adalah membekukan makanan dan minuman agar tetap segar dan bisa digunakan dalam waktu lama. Namun, tidak semua makanan ideal disimpan di freezer karena berkaitan dengan keamanan pangan dan kualitasnya.
Menurut Meredith Carothers, spesialis keamanan pangan untuk Layanan Keamanan dan Inspeksi Pangan USDA di Washington D.C., makanan yang disimpan terus-menerus pada suhu -17 derajat Celsius (suhu freezer yang direkomendasikan USDA) akan selalu aman karena pembekuan memperlambat pergerakan molekul, menyebabkan mikroba memasuki tahap dorman. Meskipun demikian, makanan mungkin mulai kehilangan rasa atau menjadi kering.
Carothers menegaskan bahwa meski makanan tersebut masih aman dikonsumsi, rasanya tidak akan sebagus dan memuaskan seperti seharusnya. Selain itu, dari segi kualitas, jika kadar air, komposisi, atau kemasan makanan atau minuman tidak sesuai dengan kondisi dingin, maka makanan tersebut hanya akan memenuhi ruang di dalam freezer sebelum akhirnya dibuang ke tempat sampah atau dikomposkan.
Berikut tujuh makanan yang sebaiknya tidak disimpan di freezer:
1. Sayuran Kaya Air dan Beberapa Buah
Sayuran dengan daun lunak atau kandungan air tinggi, seperti selada, mentimun, dan seledri, tidak cocok disimpan di freezer. Setelah dicairkan, sayuran tersebut akan layu, berlendir, berair, dan teroksidasi. Untuk menjaga kualitasnya, simpan sayuran tersebut di laci pendingin kulkas dan usahakan menggunakannya dalam waktu tujuh hingga 10 hari.
Kentang mentah juga memiliki kandungan air yang tinggi. Setelah dicairkan, kemungkinan besar akan lembek dan bertekstur kasar. Simpan kentang mentah di tempat sejuk, gelap, dan kering di rumah, idealnya di tempat yang mirip dengan ruang penyimpanan bawah tanah.
2. Bahan-Bahan yang Diemulsikan
Makanan yang sebaiknya tidak disimpan di freezer adalah bahan-bahan yang diemulsikan, seperti mayones. Itu karena apa pun yang bergantung pada emulsifikasi agar tetap menyatu, seperti mayones dan saus salad, cenderung terpisah setelah dibekukan dan kemudian dicairkan. Simpan mayones dan saus salad yang dibeli di toko atau buatan sendiri di kulkas. Usahakan menggunakan saus buatan sendiri dalam waktu empat hari dan mayones buatan sendiri dalam waktu dua minggu.
3. Krim Asam dan Produk Susu Lainnya
Produk krim asam dan susu lainnya, seperti keju keras dan keju parut, idealnya disimpan di laci penyimpanan sayuran di kulkas. Sebaiknya, simpan keju lunak dan produk susu kental lainnya, seperti krim asam, keju cottage, dan saus krim, di luar kulkas karena ketika dicairkan, teksturnya akan encer, terpisah, dan kurang enak.
4. Makanan dan Minuman dengan Kandungan Gelatin
Makanan dan minuman dengan kandungan gelatin juga termasuk makanan yang sebaiknya tidak disimpan di freezer. Menurut Brekke, makanan atau minuman apa pun yang mengandung gelatin cenderung tidak membeku dengan baik karena kristal es merusak struktur makanan dan hasilnya ketika dicairkan, menjadi cairan yang encer. Untuk mempertahankan tekstur kenyal dan konsistensi yang diinginkan, simpan resep gelatin manis dan gurih tersebut di kulkas.
5. Minuman Kalengan atau Botol
Minuman dalam botol dan kalengan tidak boleh dibekukan di freezer. Ini membuka kemungkinan nyata masalah keamanan (dan kekacauan). Minuman ini akan mengembang saat membeku. Tekanan akan meningkat dan kemasannya mungkin pecah atau hancur.
6. Telur Mentah atau Telur Rebus dalam Cangkangnya
Telur mentah dan telur rebus dalam cangkangnya juga menjadi makanan yang sebaiknya tidak disimpan di freezer. Sama dengan membekukan sekaleng soda, isi di dalam cangkang akan mengembang selama proses pembekuan dan cangkangnya akan retak. Jika perlu membekukan telur dalam keadaan mentah, kocok putih telur dan kuning telur bersama-sama, lalu simpan dalam wadah kedap udara yang aman untuk freezer. Penyimpanan ini bisa membuat telur bertahan hingga satu tahun.
7. Makanan Goreng Buatan Sendiri
Makanan goreng buatan sendiri juga sebaiknya tidak disimpan di freezer. Bagian freezer di supermarket penuh dengan makanan goreng yang fantastis, seperti chicken tenders, fish sticks, potato tots, dan kentang goreng. Barang-barang ini telah dirancang secara ahli untuk dimasak di rumah dengan hasil luar biasa. Di sisi lain, makanan goreng rumahan tidak akan pernah sama setelah dibekukan karena adonan, remah roti, atau lapisan tempura akan menyerap kelembapan selama proses pembekuan.
Setelah dicairkan, ikan goreng, ayam goreng, atau makanan goreng lainnya akan memiliki lapisan tepung yang lembek. Simpan sisa makanan goreng, goreng oven, atau goreng air fryer dalam wadah kedap udara di kulkas dan usahakan menikmati sisa makanan tersebut dalam waktu empat hari setelah persiapan. Panaskan kembali dalam penggorengan udara atau di rak dalam oven untuk hasil terbaik.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











