My WordPress Blog

Tangisan Uli: Guru PPPK Tak Diperpanjang Meski Sudah 20 Tahun Mengabdi

Nasib Guru PPPK yang Tidak Diperpanjang Kontrak

Uli Sinaga, seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, hanya bisa meratapi nasibnya setelah kontraknya tidak diperpanjang. Ia telah mengabdi selama lebih dari 20 tahun sebagai guru, tetapi kini harus kehilangan statusnya sebagai PPPK mulai Januari 2026.

Uli adalah salah satu dari angkatan pertama guru PPPK di Deli Serdang. Ia hanya menikmati masa kerjanya selama lima tahun sejak pengangkatannya pada Januari 2021. Kini, ia merasa bingung dan sedih karena statusnya berubah meskipun telah lama berkontribusi dalam dunia pendidikan.

“Saya laki-laki nggak pernah menangis tapi sekarang karena hal ini jujur saya menangis. Nggak sangka saya seperti ini padahal mengabdi sudah lebih dari 20 tahun,” ujar Uli Sinaga, guru SD dari Desa Pasar Melintang, Deli Serdang.

Tidak hanya Uli, ternyata ada 14 dari 65 guru PPPK yang tidak diperpanjang kontraknya. Dari total 65 orang, hanya 51 yang mendapatkan perpanjangan. Hal ini memicu rasa kecewa dan kebingungan bagi para guru yang terkena dampaknya.

Guru lain yang senasib dengan Uli, Rustiana Sembiring, juga ikut menangis dengan kondisi tersebut. Ia mengaku tidak tahu alasan mengapa kontraknya tidak diperpanjang. “Kami merasa kinerja kami selama ini bagus, nggak pernah ada masalah juga sama kepala sekolah. Harapan kami cuma satu supaya kami bisa diperpanjang lagi Pak. Saya mengabdi sudah 21 tahun,” katanya.

Empat dari 14 guru yang senasib ini datang ke DPRD Deli Serdang untuk menyampaikan aspirasi mereka. Mereka berharap agar DPRD dapat memperjuangkan nasib mereka. Meski Surat Keputusan tidak diperpanjang telah diterima, besar harapan mereka bisa ada pertimbangan lain.

Harapan mereka adalah agar Bupati bisa memperpanjang lagi kontrak mereka untuk 5 tahun ke depan. Anggota DPRD Deli Serdang yang menemui saat itu, Indra Silaban, mengaku sudah menampung aspirasi para guru. Politikus PDIP ini akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk selanjutnya dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang pihak-pihak terkait.

Alasan Pemkab Deli Serdang

Pemkab Deli Serdang menyatakan bahwa alasan utama tidak memperpanjang kontrak 14 guru PPPK tersebut adalah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Deli Serdang, Rudi Akmal Tambunan.

Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi pertimbangan Pemkab, yaitu:

  • Tidak tercapainya kinerja – Kinerja guru tidak memenuhi standar yang ditetapkan.
  • Ketidaksesuaian kompetensi – Kompetensi guru tidak sesuai dengan kebutuhan jabatan yang diemban.
  • Ketiadaan kebutuhan – Tidak ada kebutuhan tambahan untuk posisi tersebut.

Plt Kadis Pendidikan Sumut, Samsuar Sinaga, yang dikonfirmasi mengaku sudah bertemu dengan guru yang tidak disambung lagi kontraknya. Sesuai ketentuan, disebutkan juga ada tiga hal yang menjadi alasan mengapa kontrak para guru ini tidak disambung.

“Saya sudah ketemu juga sama mereka. Ada tiga itu alasannya (sama seperti yang disampaikan BKPSDM). Dari 65 orang ada 14 yang nggak disambung,” kata Samsuar.

Profil Kabupaten Deli Serdang

Deli Serdang adalah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan Lubuk Pakam. Kabupaten ini dikenal sebagai salah satu daerah dari 33 kabupaten atau kota di Provinsi Sumatera Utara.

Kabupaten yang memiliki keanekaragaman sumber daya alam yang besar sehingga merupakan daerah yang memiliki peluang investasi cukup baik. Selain memiliki sumber daya alam yang besar, Kabupaten Deli Serdang juga menjadi penyangga Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara dan memiliki keanekaragaman budaya, yang disemarakan oleh hampir semua suku-suku yang ada di Nusantara.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *