Kinerja Miller di Balapan Thailand
Pembalap Yamaha, Miller, sempat memimpin dalam balapan pembuka Grand Prix Thailand. Meskipun menghadapi kontroversi penalti pada hari Sabtu, ia berhasil memulai balapan dari posisi keenam. Namun, ia menghadapi kendala besar dengan ban belakang yang mengalami wheelspin parah, sehingga akhirnya turun ke posisi kesembilan saat bendera finish dikibarkan.
Miller mengungkapkan bahwa balapannya berjalan cukup baik, meskipun ia mengalami kesulitan karena harus terus-menerus memacu motor secara keras untuk tetap bisa bersaing dengan pembalap lain. Ia menjelaskan bahwa pada beberapa tikungan seperti Tikungan 1, 2, 6, dan 8, ban mengalami wheelspin, namun ia tidak bisa mengorbankan apa pun karena pembalap lain tidak mengalami hal yang sama dan justru semakin cepat.
Menurut Miller, ia mengalami wheelspin lebih banyak dibandingkan pembalap lain, dengan akselerasi yang lebih rendah. Ia mencoba mengendalikan sisi kiri ban saat memasuki tikungan dan mengendalikan kecepatan, tetapi akhirnya, dengan sepuluh putaran tersisa, ban menyerah dan ia hanya bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
Perubahan Mesin Yamaha M1
Hari Minggu kemarin juga menjadi penampilan terakhir Yamaha M1 bermesin Inline-4 di MotoGP. Pabrikan telah mengonfirmasi rencana peralihan ke mesin V4 pada tahun 2026. Miller yakin bahwa transisi ini akan lebih mulus dibandingkan penyesuaian yang ia lakukan ketika beralih dari KTM ke Yamaha.
Ia menjelaskan bahwa sekarang mereka akan menyimpan motor Inline-4 tersebut di gudang dan mulai bekerja pada motor baru untuk melihat apa yang bisa mereka lakukan. Menurutnya, perubahan ini tidak akan sebesar langkah yang ia lakukan tahun ini, yaitu beralih dari motor yang ia ketahui sebelumnya ke motor Yamaha.
Selama musim ini, Miller mengalami pasang surut, dengan beberapa balapan yang bagus dan beberapa yang lumayan buruk. Namun, sejak Australia, ia dan tim berhasil lebih memahami bagian depan motor. Meskipun sedikit kehilangan performa secara keseluruhan, mereka mendapatkan umpan balik yang baik dalam hal stabilitas dan manajemen ban. Sekarang, Miller semakin memahami motor ini.
Kehadiran Toprak Razgatlioglu
Saat ini, Miller telah menyelesaikan musim dengan posisi ke-17 dalam klasemen kejuaraan dunia, menjadi pembalap Yamaha terbaik kedua di belakang Fabio Quartararo (posisi kesembilan). Hari Minggu juga menjadi hari terakhir rekan setim Miller di Pramac Yamaha, Miguel Oliveira, yang akan digantikan oleh Juara Dunia 3 kali WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, di musim balap 2026.
Mereka sudah berbagi garasi pada tes musim dingin di Valencia hari ini, kemudian tes privat pada hari Rabu. Juara bertahan WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, akan membalap bersama Miller dan sebagian besar pembalap untuk musim 2026 dalam tes resmi di Valencia pada hari Selasa, kemudian tes privat pada hari Rabu.
Ucapan Perpisahan untuk Miguel Oliveira
Miller mengucapkan selamat tinggal dan terima kasih kepada Miguel, yang menjalani balapan MotoGP terakhirnya hari ini. Ia mengatakan bahwa Miguel adalah pembalap yang fantastis bagi olahraga ini, dan mereka telah berbagi momen-momen indah sejak kecil.
Ia mengaku sedih melihat Miguel meninggalkan paddock, tetapi menantikan perjalanan baru sang pembalap di Superbike. Miller juga siap untuk bekerja sama dengan Toprak, yang merupakan pembalap fantastis lainnya, dan bersemangat untuk melihat apa yang bisa dilakukannya.











