Profil dan Pengalaman Unik Dokter Gia Pratama Putra
Dokter Gia Pratama Putra kini menjadi sorotan di kalangan warganet berkat cerita menarik yang ia bagikan dalam sebuah podcast. Sebagai seorang dokter dan penulis buku, ia memiliki latar belakang yang cukup menarik. Saat ini, ia bertugas di beberapa rumah sakit dan aktif dalam berbagai kegiatan medis serta edukasi kesehatan.
Dalam sebuah acara podcast yang dipandu oleh Raditya Dika, Gia menceritakan pengalamannya saat bertugas di IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD Dokter Selamat, Garut, Jawa Barat. Suatu malam, ia mendapat tugas jaga pukul 02.00 dini hari. Tiba-tiba, ada keluarga pasien yang datang dengan membawa kantong kresek berwarna hitam. Awalnya, mereka menggunakan bahasa Sunda untuk meminta konsultasi.
“Dok punten boleh konsul? Muhun pak aya naon? Iya pak ada apa? Dok kalau ini apa, sambil tunjukin ke aku kantong kresek warna hitam,” ujar Gia dalam podcast tersebut.
Saat melihat isi kantong itu, Gia terkejut karena ternyata di dalamnya adalah rahim manusia. Ia langsung bertanya kepada keluarga pasien mengenai pemilik rahim tersebut. Ternyata, pemilik rahim itu sedang berada di dalam mobil dan langsung diminta masuk ke dalam rumah sakit.
Menurut penjelasan Gia, wanita tersebut sempat ditangani oleh dukun beranak. Sayangnya, penanganan yang dilakukan tidak sesuai prosedur. Menurut Gia, setelah bayi lahir, plasenta seharusnya dibiarkan keluar secara alami. Namun, dukun tersebut menarik tali pusar secara paksa, sehingga menyebabkan rahim copot. Pengalaman ini membuat Gia merasa sangat shock.
Sejak cerita ini viral, Gia semakin dikenal dan banyak dibicarakan oleh publik. Berikut adalah profil lengkap dari dr Gia Pratama Putra:
Profil Lengkap Dr Gia Pratama Putra
- Nama Lengkap: Dr Gia Pratama Putra
- Tanggal Lahir: 31 Agustus 1985
- Pendidikan: Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi
- Profesi: Dokter, penulis, edukator kesehatan
Gia awalnya bercita-cita menjadi astronot, namun tekadnya untuk menjadi dokter tumbuh saat menjalani koas di rumah sakit daerah seperti RSUD Garut dan RSUD Serang. Ia menganggap profesi dokter sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan.
Dalam karier medisnya, Gia aktif sebagai Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Manajer Humas di Rumah Sakit Prikasih serta Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta Selatan.
Selain praktik medis, Gia juga dikenal sebagai penulis buku novel. Novel pertamanya berjudul #Berhentidikamu, yang menceritakan kisah nyata pertemuannya dengan sang istri melalui sebuah kejadian medis. Buku ini laris dan diangkat ke layar lebar pada tahun 2020. Buku kedua Gia berjudul Perikardia, yang diterbitkan pada Desember 2019.
Gia juga aktif di media sosial untuk memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Keluarga dan Inspirasi
Keluarga Gia juga menarik perhatian. Ayahnya adalah Capt. Amir Hamzah, seorang pilot maskapai Garuda Indonesia yang pernah menerbangkan Boeing 747 pada tahun 1999. Kisah inspiratif tentang keluarga dan profesinya sering dibagikan oleh Gia di media sosial.
Catatan Inspiratif
- Awalnya bercita-cita menjadi astronot, namun tekad menjadi dokter tumbuh saat menjalani koas di RSUD Garut dan RSUD Serang.
- Aktif dalam edukasi kesehatan melalui media sosial.
- Menulis buku-buku yang menginspirasi banyak orang.











