My WordPress Blog

Politeknik Seluruh Indonesia Minta Status Setara Universitas di Makassar

Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia Berdiskusi Soal Status Kampus

Direktur dari berbagai Politeknik Negeri di Indonesia berkumpul di Hotel Claro Makassar pada Jumat (10/4/2026). Acara ini bertajuk Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI) 2026 yang membahas isu penting terkait status Politeknik dalam konteks revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Salah satu poin utama yang dibahas adalah usulan penyetaraan status Politeknik dengan Universitas. Tim Percepatan Polytechnic University dibentuk untuk terlibat dalam pembahasan RUU Sisdiknas tersebut. Di Sulawesi Selatan, kampus Politeknik ikut serta dalam pencanangan Polytechnic University.

Menurut Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Beny Bandanadjaja, kampus Politeknik sedang berjuang menaikkan statusnya menjadi setara dengan universitas. Usulan ini ingin dimasukkan dalam RUU Sisdiknas baru.

“Politeknik mengusulkan agar secara tugas dan fungsinya atau organisasinya disetarakan dengan universitas. Saat ini sedang di godok di Kementerian meningkatkan status Politeknik sejajar dengan Universitas,” ujar Beny Bandanadjaja yang mengenakan songkok recca.

Dalam rancangan tersebut, Politeknik diupayakan bisa membuka fakultas. Selama ini, secara organisasi, Politeknik berbeda dengan Universitas. Apabila Universitas memiliki struktur dari Rektor, Fakultas hingga dekan, maka di Politeknik hanya direktur yang langsung membawahi program studi.

Aspek organisasi ini masuk salah satu poin usulan Polytechnic University. “Politeknik itu banyak variasinya. Ada mahasiswa sedikit, ada yang banyak. Sumber dayanya bertumbuh terus. Politeknik sekarang semakin besar. Kalau ditanya kesiapan, tentu Politeknik akan menyesuaikan organisasi. Harus membuat semacam roadmap,” kata Beny.

Inilah yang coba dimasukkan dalam RUU Sisdiknas, berkaitan dengan status politeknik. Sembari itu berjalan, pihak kampus juga terus diminta menyiapkan infrastruktur hingga SDM.

“Kalau aturan ternyata diperbolehkan buka fakultas, ya politeknik apa yang bisa membuka. Misalnya Politeknik dengan mahasiswa 5 ribu berapa fakultas bisa dibuka. Atau yang jumlah 15 sampai 20 ribu mahasiswa, bisa lebih banyak fakultas,” jelasnya.

Transformasi Politeknik Menuju Status Universitas

Ketua FDPNI Ahyar Muhammad Diah menyebut tim khusus dibentuk untuk membahas Polytechnic University. “Hampir semua Politeknik sebenarnya sudah siap bertransformasi. Ini dalam proses di Biro Hukum,” kata Ahyar Muhammad Diah di depan ruang rapat di Hotel Claro.

Ahyar menyebut meski nantinya status setara Universitas, Politeknik akan tetap berkonsentrasi pada pendidikan vokasi. Itulah yang membedakan Politeknik dan Universitas. “Politeknik dulukan cuma progam DIII dan DII, tapi sekarang Politeknik programnya sudah S1, S2 terapan, S3 terapan bisa di Politeknik. Jadi sudah sama gitu,” ujar Ahyar.

Sehingga menurutnya inilah saatnya Politeknik menyetarakan status dengan Universitas di tengah pembahasan RUU Sisdiknas.

Inisiatif Politani Pangkep dalam Penyerataan Status

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep), Prof Mauli Kasmi menyebut kampusnya sebagai inisiator naskah akademik penyerataan status ini. “Yang pertama mengajukan naskah akademik transformasi Polytechnic University adalah Politeknik Pertanian Pangkajene. Kami sudah audiens pertama, kami melengkapi kekurangan kemarin,” kata Prof Mauli Kasmi yang mengenakan batik hijau hitam.

Dari 49 Politeknik Negeri se-Indonesia, Prof Mauli meyakini Politani Pangkep akan jadi kampus pertama membuka fakultas bila usulan Polytechnic University disetujui. Mengingat secara SDM disebutnya sudah siap.

Seperti politeknik yang memiliki dewan guru besar hanya ada di Politani Pangkep. Sebanyak 9 dewan guru besar bergabung. Modal inilah diyakini bisa membawa Politani Pangkep mendapat tiket sebagai Polytechnic University.


Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *