Kecelakaan di Tol Akses Tanjung Priok: Dua Mobil Saling Senggol dan Berujung Keributan
Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan, yaitu Toyota Kijang Innova dan Nissan Grand Livina, terjadi di Tol Akses Tanjung Priok. Insiden ini berawal dari aksi ugal-ugalan kedua pengemudi yang saling adu kecepatan hingga akhirnya menyebabkan benturan dan keributan di tengah jalan tol.
Aksi Ugal-ugalan Pengemudi
Dalam video yang beredar, terlihat dua mobil saling mendahului dan melaju kencang di jalur tol arah PRJ-Sunter. Mobil pertama adalah Toyota Kijang Innova berwarna silver, sedangkan mobil lainnya adalah Nissan Grand Livina berwarna hitam. Saat berada di posisi berdempetan, mobil Innova secara sengaja memotong jalur dan menyenggol bodi mobil Grand Livina.
Benturan tersebut membuat pengemudi mobil hitam nyaris kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri. Situasi semakin memburuk ketika Grand Livina mencoba mengambil lajur untuk mendahului, tetapi terus dihalangi oleh pengemudi Innova. Akibatnya, mobil Grand Livina kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan tol di sebelah kanan.
Kondisi di Lokasi Kejadian
Setelah insiden, kedua mobil berhenti di tengah-tengah jalur satu dengan posisi mobil Innova melintang menghalangi jalur. Pengemudi Grand Livina sempat melambaikan tangan untuk meminta bantuan kepada mobil lain yang melintas. Namun, tiba-tiba seorang pria pengemudi Innova turun dari kendaraannya dan langsung mencoba merampas kunci mobil Livina.
Cekcok antara keduanya tak terhindarkan hingga membuat arus lalu lintas di jalan tol sempat terhambat. Hal ini juga membahayakan pengguna jalan lain yang terlibat dalam manuver saling senggol tersebut.
Penjelasan dari Polisi
Menanggapi video viral tersebut, Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, membenarkan adanya peristiwa keributan jalanan itu. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Tol akses pelabuhan, jalur B arah Tj. Priok, tepatnya di ruas tol Km 19+000 B lajur 1, pada Jumat, 3 April 2026 sekitar pukul 15.09 WIB.
Reiki mengatakan bahwa petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi usai memantau adanya gangguan lalu lintas tersebut. Namun, saat polisi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kedua pengemudi yang berseteru sudah tidak ada di lokasi.
“Kami lihat dari CCTV, tapi saat didatangi, para pengendara ini sudah membubarkan diri sebelum petugas polisi datang, sudah tidak di lokasi,” jelasnya.
Tindakan yang Akan Dilakukan
Reiki mengaku tidak bisa memastikan apakah kedua belah pihak sudah menyelesaikan masalahnya atau belum. Pasalnya, ia juga menyebut tidak mengetahui kapan dan bagaimana kedua pengemudi itu membubarkan diri dari lokasi keributan.
“Kalau sudah selesai damai atau belum, kami tidak tahu, penyebabnya apa juga kami tidak tahu ya. Tapi memang mereka ini sudah bubar duluan sebelum polisi datang,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengetahui secara pasti apa pemicu awal adu kecepatan yang berujung aksi saling senggol tersebut. Meski begitu, polisi menyebut akan menindak kedua pengemudi tersebut melalui penilangan karena berhenti di tengah jalan dan mengganggu ketertiban arus lalu lintas.











