Reza Arap Minta Tren “Furab” Dihentikan
Reza Arap, yang dikenal sebagai salah satu tokoh publik di Indonesia, akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai tren candaan “Furab” yang sedang ramai dibicarakan. Ia menegaskan bahwa candaan tersebut sudah tidak lagi menjadi sekadar lelucon biasa, melainkan telah mencapai titik yang membuatnya merasa tidak nyaman.
Dalam pernyataannya, Reza Arap menyebut bahwa situasi ini sudah melewati batas. Ia meminta agar tren tersebut segera dihentikan karena mulai mengganggu kenyamanan dirinya dan pihak lain yang terkait. “Bapaknya udah risih. Cukuplah, nggak enak gua,” ujarnya dengan nada serius.
Ia juga menyampaikan bahwa Haji Faisal, ayah dari Fuji Utami, tampaknya sudah merasa tidak nyaman dengan isu yang muncul. Hal ini membuat Reza Arap semakin mempertimbangkan untuk menghentikan candaan tersebut. “Nggak, tapi bapaknya Fuji udah risih juga, nggak enak,” tambahnya.
Sahabat Reza Arap, DJ Bravy, juga turut memberikan komentar mengenai perubahan tren “Furab”. Menurutnya, candaan tersebut berubah setelah masuk ke ranah media dan infotainment. “Apapun kalau udah masuk ke infotainment rese deh, kalau udah masuk ke wartawan apa segala macem, udah jadi rese,” ujar Bravy.
Reza Arap pun kembali menegaskan keinginannya agar tren “Furab” segera dihentikan. “Udahan lah, udah mager gua. Maksudnya, ya gua manusia juga gitu,” katanya dengan nada bercanda namun tetap tegas.
Reaksi Fuji terhadap Tren “Furab”
Berbeda dengan Reza Arap, Fuji Utami justru merespons tren “Furab” dengan santai. Meskipun ia tidak mempermasalahkan dukungan dari netizen yang terus menyuarakan candaan tersebut, ia memiliki satu permintaan khusus kepada warganet.
Fuji mengungkapkan bahwa ia tidak kesal dengan adanya fenomena “Furab”, tetapi ia berharap netizen tidak perlu menandai akun media sosial pribadinya dalam unggahan terkait fenomena tersebut. “Jadinya aku berterima kasih, ya udah nggak apa-apa. Kalau-kalau aku nggak apa-apa, tapi jangan nge-tag ke aku ya,” ujarnya sambil berjalan dan berusaha menghindari awak media.
Sebelumnya, kedekatan Fuji dan Reza Arap kembali menjadi sorotan publik setelah keduanya tampil bersama dalam sebuah acara Marapthon. Interaksi mereka memicu berbagai spekulasi dari warganet dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Tak sedikit yang kemudian menjuluki mereka dengan sebutan FURAB, singkatan dari Fuji dan Reza Arap, yang menjadi ship name populer di kalangan penggemar. Fenomena ini semakin viral setelah potongan interaksi keduanya beredar di YouTube. Muncul berbagai tagar seperti #Furab, video editan kocak, hingga komunitas pendukung dengan ciri khas warna ungu.
Momen kebersamaan mereka bahkan dianggap sebagian warganet menunjukkan sikap “salah tingkah” saat tampil di depan publik. Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh pakar ekspresi Kirdi. Ia menilai interaksi Fuji dan Reza Arap masih tergolong wajar dan tidak menunjukkan tanda kecanggungan yang berarti.
“Ditampilkan seolah-olah salah tingkah, tapi apakah salah tingkah beneran? Biasa aja. Ini pola yang sama untuk Fuji dan Reza Arap,” jelas Kirdi, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, anggapan tersebut lebih dipengaruhi oleh sudut pandang penonton yang cenderung menafsirkan gestur secara berlebihan. Ia juga menambahkan bahwa hal seperti ini kerap terjadi pada figur publik yang sedang menjadi sorotan. Karena itu, Kirdi menegaskan tidak ada indikasi kuat yang menunjukkan adanya kecanggungan atau perasaan tertentu di antara keduanya berdasarkan ekspresi yang terlihat.











