Persiapan Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran di Kabupaten Kediri
Polres Kediri menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026). Apel ini menjadi tanda dimulainya kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Kediri. Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, jajaran kepolisian, TNI, serta sejumlah instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan Lebaran tahun ini.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan bahwa pengamanan arus mudik telah dipersiapkan melalui koordinasi lintas instansi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI. Ia menjelaskan bahwa selama ini telah dilakukan rapat koordinasi dengan Kapolres dan Dandim untuk memastikan kesiapan pengamanan.
“Ini habis rakor dengan Pak Kapolres dengan Pak Dandim yang mewakili Pak Dandim. Jadi alhamdulillah Pores kediri luar biasa. Sudah menyiapkan 5 titik pos pantau dan 1 posiyan untuk persiapan mudik,” kata Mas Dhito.
Menurutnya, lima pos pengamanan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diperkirakan menjadi jalur utama pergerakan masyarakat selama Lebaran. Lima pos tersebut antara lain di Papar, Ngadiluwih, Plemahan, SLG, Kandangan, Ringin Budho Pare, dan Mengkreng.
Selain memantau kesiapan pengamanan, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok dan barang penting menjelang Lebaran. Mas Dhito mengatakan sejauh ini kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Kediri masih stabil.
“Dan yang kita himbau hari ini adalah tadi kalau saya memantau bapokting, bahan pokok dan barang penting. Sampai hari ini alhamdulillah tidak ada komoditas yang inflasinya signifikan,” ucapnya.
Mas Dhito berharap kondisi tersebut tetap terjaga hingga perayaan Idul Fitri sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang. “Dan kita berdoa bersama semoga sampai dengan Hari Raya tidak ada sesuatu hal yang krusial,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menjelaskan bahwa pengamanan Lebaran tahun ini dilakukan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. “Jadi kepolisian, saat ini melaksanakan operasi terpusat dengan Sandi Operasi Ketupat, khusus di Jawa Timur, Operasi Ketupat Semeru 2026 dari tanggal 13 hingga tanggal 25 Maret 2026,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, Polres Kediri menyiapkan 365 personel yang akan bertugas mengamankan berbagai titik rawan kemacetan, kecelakaan maupun pusat keramaian. Jika digabung dengan personel dari TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat, total kekuatan yang diterjunkan mencapai 536 personel.
“Polres kediri menyiapkan personil sejumlah 365, dan jika ditambah dengan pemerintah daerah, dengan dinas terkait, kemudian TNI, dan juga dari masyarakat, sejumlah 536,” ungkap Kapolres.
Ratusan personel tersebut akan disiagakan untuk melakukan pengamanan di 19 Polsek jajaran yang mencakup 21 kecamatan di wilayah hukum Polres Kediri.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian jika membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik. “Yang pertama adalah, tadi sudah sampaikan Mas Bub, terkait 110, monggo bisa digunakan,” jelasnya.
Selain itu, Polres Kediri juga membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik Lebaran. “Kemudian kendaraan yang ditinggal oleh penghuni, oleh pemilik untuk pepergian keluar kota, ataupun besila terambil dan berlebaran, silakan kita membuka penitipan kendaraan di kantor kepolisian, baik di posek maupun di Polres,” jelasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggal bepergian serta menyimpan dokumen penting di tempat yang aman. Di sisi lain, pengendara yang melakukan perjalanan mudik diminta untuk memperhatikan keselamatan berkendara dengan menggunakan kendaraan yang laik jalan dan tidak membawa muatan berlebih.
Selain itu, para pengendara juga diminta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan selama perjalanan. Kapolres menyebut jalur nasional dari Simpang Tiga Mengkreng hingga perbatasan Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu titik yang rawan terjadi kepadatan kendaraan. Untuk mengantisipasi kemacetan, kepolisian akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah simpang strategis seperti Simpang Papar, Simpang Plemahan, dan Simpang Mengkreng.
“Silakan jangan sungan-sungan untuk menghubungi 110, apabila masyarakat kediri maupun luar kediri, dimanapun berada saat melaksanakan aktivitas mudik,” tandasnya.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











