My WordPress Blog

Menjelang Liga 3 Nusantara, Persebata Lembata Kumpulkan Kekuatan di Surabaya

Persebata Lembata Siap Berlaga di Liga 3 Nusantara dengan Jersey Baru

Persebata Lembata, satu-satunya tim perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertanding di Liga 3 Nusantara, telah memulai persiapan untuk menghadapi kompetisi musim ini. Klub yang bermarkas di Lembata ini akan berlaga di Grup D bersama tim-tim seperti Persiba Bantul, Perseden Denpasar, Gresik United, Waanal Brothers, dan Persekabpas Pasuruan.

Salah satu perubahan signifikan yang dilakukan oleh Persebata Lembata adalah peluncuran jersey baru mereka yang berwarna biru dengan tulisan NTT. Jersey ini menjadi simbol baru bagi klub yang ingin menunjukkan identitasnya sebagai representasi NTT di tingkat nasional.

Kehadiran Manajer Baru, Ferry E Nababan

Persebata Lembata juga resmi mengumumkan kehadiran manajer baru, yaitu Ferry E Nababan. Sebelumnya, Ferry pernah menjabat sebagai manajer Batavia FC yang juga berkompetisi di Liga 3 Nusantara 2025/2026. Selain itu, ia juga memiliki klub sepak bola NBBN FC yang bermarkas di Jakarta.

Ferry memilih bergabung dengan Persebata Lembata karena beberapa pertimbangan. Ia baru saja tiba di klub ini dalam waktu sepekan terakhir dan berharap bisa membantu klub menghadapi kompetisi yang cukup berat. “Saya hanya ingin Persebata Lembata tetap berada di Liga 3. Keinginan kita ke Liga 2,” ujarnya.

Kondisi Finansial dan Fasilitas yang Masih Lemah

Meski memiliki ambisi untuk naik kasta, kondisi Persebata Lembata masih mengkhawatirkan dari segi finansial dan fasilitas. Salah satu tantangan utama adalah lapangan yang tidak memadai untuk latihan. Hal ini membuat pelatih kesulitan dalam mempersiapkan tim secara maksimal.

Namun, Ferry tetap optimis dengan performa pemain yang sudah cukup baik. Menurutnya, kekuatan tim dapat menjadi modal untuk bertahan di Liga 3. Untuk itu, penyesuaian cepat diperlukan agar tim bisa lebih solid.

Persiapan di Kupang dan Ke Surabaya

Sebelum berangkat ke Surabaya, Persebata Lembata akan menjalani pelatihan ringan di Kupang. Ferry menjamin seluruh akomodasi selama kompetisi berlangsung. Di Surabaya, tim akan fokus pada persiapan strategi dan evaluasi formasi.

“Fokus kita ke Surabaya. Kita latihan dan uji coba, rencana kita uji coba dengan tim Liga 3 yang bukan satu grup,” kata Ferry.

Setelah tiba di Surabaya, Ferry akan segera berkomunikasi dengan pelatih dan manajemen untuk melakukan laga uji coba. Tujuannya adalah untuk mematangkan tim dan menemukan format yang tepat.

Peringatan untuk Tim dan Pemain

Ferry juga memberikan peringatan kepada seluruh manajemen hingga pemain untuk tidak melakukan hal di luar ketentuan. Ia menegaskan bahwa semua laga harus dijalani dengan sportivitas. “Tidak boleh ada judi, kita kalah menang harus ikut,” tegasnya.

Ia juga meminta dukungan dari masyarakat NTT. Baginya, Persebata Lembata adalah klub kebanggaan bersama yang membutuhkan sokongan dari seluruh pihak. Ferry melihat antusiasme Bupati Lembata Kanis Tuaq sangat tinggi dalam mendukung tim ini.

Chemistry Tim yang Mulai Terbentuk

Kepala Pelatih Persebata Lembata, Edward Y Togo, menyatakan bahwa meskipun belum melihat kekuatan tim di Grup D, ia melihat adanya chemistry yang baik antara para pemain. “Sejak dua minggu lalu sudah ada chemistry yang sama antara satu pemain dengan yang lain,” ujarnya.

Edward juga sengaja memainkan seluruh pemain selama uji coba di Kupang untuk melihat kemampuan masing-masing. Tujuannya adalah untuk merancang tim inti dan pelapis yang lebih efektif.

Persiapan Administrasi dan Registrasi

Direktur PT Persebata Lembata, Taan Tou, Berto Take, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan administratif. Termasuk dalam registrasi klub, pemain, dan manajemen.

“Admin masih berproses untuk upload data pemain maupun manajemen. Secara administrasi semua pemain sudah clear, tambahan 5 pemain sehingga total 30 pemain,” katanya.

Berto juga mengajak masyarakat Lembata dan NTT yang ada di Surabaya dan sekitarnya untuk ikut serta mendukung tim. Ia berharap partisipasi masyarakat bisa memberikan semangat ekstra bagi Persebata Lembata.

Keterbatasan Anggaran dan Kehadiran Sponsor

Persebata Lembata tidak bisa dibiayai oleh APBD karena masuk dalam kategori semi profesional. Oleh karena itu, kehadiran sponsor menjadi penting untuk membantu klub tampil di level nasional.


Fitri Rafifah

Seorang Jurnalis yang rutin meliput dunia kecantikan, lifestyle, dan keseharian. Ia suka mencoba skincare, menonton ulasan produk, dan memotret detail kecil. Hobinya membantu meningkatkan sensitivitasnya pada tren. Motto: “Kecantikan adalah cerita yang terus berubah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *