Ayush Shetty, tunggal putra asal India, menunjukkan kemajuan yang luar biasa setelah berhasil melaju ke babak final Kejuaraan Asia 2026. Pemain muda ini menciptakan kejutan dengan mengalahkan pemain nomor satu dunia, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 10-21, 21-19, 21-17. Kemenangan ini membawa Shetty menuju laga puncak yang akan dihelat di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada Minggu (12/4/2026).
Shetty kini berada di ambang sejarah sebagai tunggal putra India yang berpeluang menjadi juara Asia setelah 61 tahun. Di final nanti, ia akan menghadapi Shi Yu Qi, unggulan kedua asal Tiongkok. Meskipun hasil akhir pertandingan masih belum bisa diprediksi, Shetty telah menunjukkan potensi besar sebagai pemain masa depan.
Kemampuan Shetty tidak hanya terlihat dari performanya di lapangan, tetapi juga dari persaingannya dengan pemain Indonesia, Alwi Farhan. Keduanya sama-sama berasal dari persaingan yang ketat dalam kompetisi junior. Dalam Kejuaraan Dunia Junior 2023, Alwi berhasil meraih gelar juara sementara Shetty mendapatkan medali perunggu. Sejak saat itu, keduanya terus bersaing untuk meraih prestasi di level senior.
Alwi Farhan telah memiliki beberapa gelar BWF World Tour Super 300 dan Super 500, seperti Macau Open 2025 dan Indonesia Masters 2026. Sementara itu, Shetty belum memiliki gelar BWF World Tour Super 500, tetapi ia sudah memastikan diri untuk meraih medali perak atau bahkan emas Kejuaraan Asia.
Kejuaraan Asia merupakan turnamen kontinental yang sangat bergengsi di kawasan Asia. Perkembangan Ayush Shetty diakui oleh Pusarla Venkata Sindhu, juara dunia tunggal putri 2019 dan seniornya. Sindhu mengungkapkan bahwa Shetty adalah pemain yang sangat berbakat.
“Menurut saya, dia adalah salah satu pemain yang sangat berbakat dalam satu generasi,” ujar Sindhu melalui akun media sosialnya. “Dari segi bakat alami murni, dia setara dengan para pemain muda terbaik yang pernah saya temui.”
Sindhu juga menyebutkan bahwa Shetty baru bergabung dengan latihan bersamanya dan pelatih Irwansyah selama tiga minggu terakhir sebelum Kejuaraan Asia 2026. “Dia telah berlatih di grup latihan saya selama tiga minggu terakhir bersama pelatih Irwan, dan periode ini semakin memperkuat keyakinan saya terhadap potensinya,” tambah Sindhu.
Dari segi fisik, Shetty memiliki kehadiran yang kuat di lapangan. Tingginya memberinya jangkauan yang luar biasa, serta smash yang dalam dan berat yang bisa memberikan tekanan serius kepada lawan. Selain itu, insting pertahanannya sangat baik. Dia mampu membaca shuttlecock dengan baik dan menunjukkan kemampuan alami untuk menahan tekanan dalam reli.
Namun, Sindhu juga menyebutkan bahwa ada beberapa aspek yang harus diperhatikan agar Shetty dapat berkembang lebih jauh. “Kebugaran dan kemampuan untuk terhindar dari cedera akan sangat krusial dalam membentuk karier jangka panjangnya,” ujarnya.
Selain itu, Sindhu memuji sikap Shetty saat berlatih bersamanya. “Yang sangat menggembirakan selama tiga minggu terakhir ini adalah sikapnya,” ujarnya. “Dia telah berlatih dengan sangat serius bersama saya, Pelatih Irwan, dan tim yang lebih luas, dan tanda-tanda awal kemajuan sudah mulai terlihat.”











