Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Kotamobagu Mencapai 265 Peristiwa Tahun 2025
Polres Kotamobagu mencatat sebanyak 265 kecelakaan lalu lintas selama tahun 2025. Dari jumlah tersebut, terdapat 23 korban meninggal dunia, 39 orang mengalami luka berat, dan 355 lainnya menderita luka ringan. Angka ini menunjukkan tingginya risiko kecelakaan di wilayah Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.
Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kotamobagu, ratusan peristiwa kecelakaan terjadi di jalan raya sepanjang tahun 2025. Kepala Satuan Lalu Lintas, Iptu Luster Simanjuntak, menyatakan bahwa sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengendara, seperti melanggar rambu lalu lintas, berkendara dengan kecepatan tinggi, tidak memakai helm, serta menggunakan ponsel saat berkendara.
Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas
Menurut Iptu Luster Simanjuntak, faktor utama kecelakaan lalu lintas adalah perilaku tidak tertib di jalan raya. Beberapa contoh tindakan yang sering dilakukan pengemudi antara lain:
- Melanggar rambu lalu lintas
- Memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi
- Mengabaikan penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman
- Menggunakan ponsel saat berkendara
“Mayoritas kecelakaan disebabkan oleh kesalahan manusia. Mulai dari tidak memakai helm, berkendara melawan arus, hingga menggunakan ponsel saat mengemudi,” ujar Kasat Lantas.
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. “Kami mengajak seluruh pengendara untuk tertib berlalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan, gunakan helm dan sabuk pengaman, serta patuhi rambu-rambu. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Upaya Pencegahan dan Edukasi
Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli serta kegiatan preventif dan edukatif. Selain itu, polisi juga melakukan penyelidikan terhadap kejadian kecelakaan terbaru yang terjadi di Jalan AKD Trans Sulawesi, Kota Kotamobagu, pada Jumat (30/1/2026) malam.
Jalan AKD Trans Sulawesi merupakan bagian dari jaringan Jalan Raya Trans-Sulawesi yang menghubungkan wilayah Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, hingga Gorontalo Utara. Kecelakaan yang terjadi melibatkan sebuah kendaraan roda empat dan sepeda motor, dan menyebabkan pengendara roda dua meninggal.
Menurut saksi mata, insiden bermula ketika mobil berusaha mendahului kendaraan lain, namun kurang memperhatikan adanya sepeda motor di depan. Akibatnya, pengendara motor terjatuh dan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Tips Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya:
- Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
- Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
- Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
- Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah-pindah jalur.
- Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
- Antisipasi blindspot pada kendaraan.
- Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
- Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
- Jangan lawan arus.
- Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
Profil Kota Kotamobagu
Kota Kotamobagu adalah kota di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Kota ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2007 pada tanggal 2 Januari 2007. Sebelumnya, Kotamobagu berstatus sebagai ibukota Kabupaten Bolaang Mongondow yang kemudian dipindahkan ke Lolak.
Jumlah penduduk Kotamobagu pada akhir tahun 2024 sebanyak 121.526 jiwa. Mayoritas suku yang ada di kota ini adalah suku Mongondow.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











