Pemerintah Pusat Resmikan Revitalisasi dan Pembangunan Unit Sekolah Baru Persis
Pemerintah pusat menegaskan komitmennya dalam memperbaiki kualitas pendidikan nasional melalui program revitalisasi satuan pendidikan dan pembangunan unit sekolah baru. Komitmen ini ditandai dengan peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Unit Sekolah Baru (USB) Persatuan Islam (Persis) oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Atip Latipulhayat.
Peresmian dilaksanakan di Jalan Prabu Gajah Agung, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (24/1/2026). Program yang diresmikan mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK Persis Tahun 2025. Revitalisasi dan pembangunan USB Persis ini menjadi bagian dari kebijakan strategis nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, jajaran pimpinan pusat Persis, seperti Ketua Umum PP Persis K.H. Dr. Jeje Zaenudin, Ketua PD Persis Sumedang H. Saeful Bahri, Ketua Umum Persistri Dra. Hj. Lia Yuliani, Ketua Umum PP Pemuda Persis Ibrahim Al Fahmi, Direktur PAUD Dr. Nia Nurhasanah, serta tamu undangan lainnya.
Program Prioritas Nasional untuk Pemerataan Kualitas Pendidikan
Wamen Dikdasmen, Prof. Atip Latipulhayat menegaskan bahwa revitalisasi sarana pendidikan merupakan salah satu program prioritas nasional yang menyasar pemerataan kualitas pendidikan, termasuk di daerah dengan kondisi infrastruktur sekolah yang telah lama tidak tersentuh perbaikan.
“Dalam pengamatan kami, kurang lebih 25 tahun sarana pendidikan kita belum tersentuh perbaikan secara menyeluruh. Maka program revitalisasi ini bisa dikatakan sangat strategis dan kolosal karena dilaksanakan di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Atip usai peresmian.
Ia menjelaskan, kebijakan revitalisasi ini dirancang dengan skema swakelola, yang dinilai lebih efisien dan tepat sasaran dalam memperbaiki sarana fisik sekolah yang kritis.
“Dengan hadirnya program ini, diharapkan sarana pendidikan menjadi lebih layak dan memadai, sekaligus menjadi modal penting untuk melahirkan pendidikan yang bermutu,” tuturnya.
Peran Strategis Persatuan Islam dalam Pendidikan
Lebih jauh, Prof. Atip menilai Persatuan Islam memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan kepengurusan wilayah di 27 provinsi, Persis dinilai memiliki jangkauan luas dalam pengembangan pendidikan berbasis keumatan.
“Revitalisasi dan USB ini jangan hanya berorientasi pada bangunan fisik. Sekolah harus benar-benar berkualitas. Dana yang berasal dari uang rakyat ini harus dimanfaatkan dan dipelihara sebaik-baiknya,” pesannya.
Apresiasi dari Ketua Umum PP Persis
Sementara itu, Ketua Umum PP Persis K.H. Dr. Jeje Zaenudin menyampaikan apresiasi atas kebijakan pemerintah yang dinilainya sangat bermakna, terutama bagi lembaga pendidikan Persis yang puluhan tahun belum sempat direnovasi.
“Melalui program ini, kami bisa memperbaiki sekolah-sekolah lama, sekaligus memberdayakan wakaf-wakaf yang sebelumnya belum optimal melalui pembangunan unit sekolah baru,” ungkapnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat langsung dari peningkatan kualitas sarana pendidikan.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyatakan bahwa revitalisasi dan pembangunan sekolah baru Persis merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas di Sumedang.
“Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai akan menunjang proses belajar mengajar dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi peserta didik,” ujarnya.
Revitalisasi sejumlah satuan pendidikan Persis, mulai dari TK Persis Sumedang, SD IT Ala Asma Persis, SD IT Kayatal Johat Tanjungsari, hingga SMP Plus Persis Tanjungsari, diharapkan mampu memperkuat peran pendidikan keagamaan dalam membentuk generasi muda yang beriman, cerdas, dan berdaya saing.
“Ini menjadi stimulan bagi kami di daerah untuk terus berkolaborasi meningkatkan rata-rata lama sekolah dan kualitas pendidikan anak-anak Sumedang,” katanya.
Wabup menekankan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi masyarakat seperti Persis dapat terus diperkuat demi mewujudkan pendidikan yang inklusif dan bermutu.











